Mei
31st

Kenapa harus pacaran?

Files under Tak Berkategori | Comments Off
“KENAPA HARUS PACARAN?!” Sekelumit Upaya Mengkomunikasiakan Prinsip Oleh: Robi’ah al-Adawiyah Suatu siang, di tahun 2000 saya berada di sebuah forum kajian yang diadakan oleh Forum Silaturahmi Mahasiswa Islam (FOSMI) Fakultas Hukum UNS. Tema tentang Cinta masih menjadi pilihan menarik untuk dibincangkan. Disjkusi mengalir dinamis dan menghantarkan kami pada satu topik seputar pacaran dan pernikahan muda usia. Sampai akhirnya seorang teman mengomentari tentang “pacaran Islami” yang banyak dibincangkan. Begini katanya, “Kalau memang Pacaran itu tidak ada dalam Islam, mestinya ada dong yang nulis buku bahwa nggak ada pacaran dalam Islam, apalagi Pacarn Islami segala” Berawal dari celetukan teman itulah saya terinspirasi untuk membuat buku tentang pacaran dengan sudut pandang yang berbeda.Ya… buku yang berbeda yang tidak hanya berbicara tentang “boleh” dan “tidak boleh” tentang pacaran. Proses Kreatif Buku ini Penulisan buku ini terhitung lama. Maklum, ini adalah buku yang me...
Mei
29th

Ulama dalam Bingkai Dakwah Politik


Membaca pemberitaan Radar Banjarmasin beberapa hari yang lalu, yang mengangkat adanya perseteruan dua kubu elite politik menjelang konferensi wilayah (Konferwil) Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kalimantan Selatan 28-29 Mei 2007. Kita mengetahui bahwasanya Nahdatul Ulama sebagaimana organisasi dakwah lainnya merupakan aset bangsa. Nahdatul Ulama sebagai sebuah organisasi dakwah di Indonesia tentu sudah sangat mafhum dan berpengalaman dalam wilayah politik bangsa ini. Perhatian NU dalam kancah politik bisa dilihat sejak tahun 1945, dimana NU menyerukan untuk mempertahankan tanah air dari serangan penjajah pada saat itu.

Bahkan kita juga mengetahui bahwasanya Nahdatul Ulama pernah terlibat dan bergabung dalam partai Masyumi, yang kemudian menyatakan diri keluar dalam koalisi tersebut dengan memilih berdiri sendiri sebagai sebuah gerakan dakwah sekaligus politik pada tahun 1952.

Sebagaimana kita ketahui pula, bahwasanya Nahdatul Ulama merupakan sebuah organisasi dakwah yang berorientasi pada terwujudnya cita-cita Islam yang berpegang pada ahlus sunnah wal jamaah. Dan kita patut menyadari bahwasanya pembangunan bangsa ini dan bahkan banua ini pun tidak terlepas dari peran serta ulama dalam kancah politik.

Apabila kita melihat sejarah Nabi, maka kita akan melihat juga aktifitas dakwah nabi dalam perpolitikan, yang tentunya politik yang digunakan untuk kepentingan dakwah, bukan politik semata. Sebagai manusia yang menyatakan dirinya dai atau ulama harus dapat menempatkan diri sebagai dai yang menjadikan dakwah sebagai tujuan utama berpolitik, bukan sebaliknya.

Dan kita juga pun menyadari bahwasanya sudah sekian lama gerakan-gerakan dakwah Islam dijauhkan dari wilayah politik, terlebih lagi pada pemerintahan Orde Baru. Pada masa itu, dakwah dan politik merupakan wilayah yang berbeda, dimana dakwah menyeru pada perbuatan moral transendent, sedangkan politik adalah wilayah kotor yang horizontal berliku bagaikan hutan belantara.

Tentu saja hal ini membuat terpinggirkannya para ulama dalam kancah perpolitikan nasional. Ulama hanya mengurusi wilayah masjid dan diperlukan ketika pembacaan do’a. Sedangkan para politisi merupakan kaum yang mengurusi permasalahan masyarakat dan negara yang carut marut.

Segala gerakan dakwah yang hendak tumbuh dengan kesadaran untuk membangun bangsa dicurigai dengan sinis, dicap pemberontak bahkan teroris. Stigma ini melakat dan mulai mendarah daging sehingga apapun gerakan dakwah yang dimotori para ulama tidak diberikan tempat dalam perpolitikan nasional.

Berbeda jauh dengan apa yang dilakukan Rasullah, dimana Nabi Muhammad SAW merupakan penyeru pada kebenaran sekaligus kepala pemerintahan di zamannya. Ulama atau dai sudah saatnya memasuki seluruh wilayah kehidupan berbangsa dan bernegara. Baik ekonomi, sosial, budaya, akademik maupun politik. Karena pada hakekatnya Islam itu universal, luas, serta lengkap.

Politik yang digunakan para dai atau para ulama tentunya bukanlah politik yang menghalalkan semua cara, dimana kekuasaan sebagai tujuan. Hal ini tentunya akan mengakibatkan kekacauan politik, bahkan dakwah itu sendiri. Dalam berpolitik, sudah semestinya kita dapat menggunakan dakwah sebagai tujuan utama. Politik hanyalah salah satu media dalam berdakwah. Hingga para dai atau aktivis dakwah yang memasuki ranah politik harus dapat menjadi wakil rakyat sekaligus dai yang menyampaikan kebenaran untuk dijadikan acuan bagi anak bangsa.

Gerakan dakwah ataupun para dai yang memasuki ranah politik hendaknya harus tetap berorientasi pada pembangunan masyarakat muslim, bukan berorientasi pada golongan atau kelompok tertentu. Gerakan dakwah sepanjang sejarahnya tidak boleh melalaikan setiap aspirasi dari masyarakat, bahkan harus selalu aspiratif terhadap cara pembangunan masyarakat muslim, sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Para dai atau gerakan dakwah saat ini memiliki peran dan tanggung jawab dalam membangun peradaban, yaitu peradaban yang menyeimbangkan bumi dan langit, peradaban yang bersumberkan dari intisari kehidupan hakiki yaitu Islam itu sendiri. Segala sesuatu yang berasal dari langit merupakan pekerjaan para dai untuk dapat mentrasformasikan serta membumikannya pada seluruh masyarakat.

Al-Mawardi memberikan syarat untuk tercapainya cita-cita sosial dan politik peradaban manusia. Yang pertama, berkaitan dengan pengaturan masalah publik. Mengenai pengaturan masalah publik, tentunya bukanlah pengaturan an sich semata, namun pengaturan publik yang berlandaskan pada tatanan nilai yang baik tidak menyesatkan. Syarat kedua berkaitan dengan mewujudkan keshalihan setiap warga, yang menyangkut masalah nilai-nilai yang dapat membentuk individu-individu yang shalih. Akan tetapi keshalihan pribadi yang dimiliki para dai maupun gerakan dakwah harus dapat diimplementasikan menjadi keshalihan kolektif bagi masyarakat dunia.

Pada umumnya, mewujudkan manusia yang memiliki kepribadian yang shalih, dimaksudkan agar manusia-manusia tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup serta berperan serta dalam membangun gerakan peradaban (amal hadhari). Sedangkan politik merupakan salah satu bagian dari gerakan peradaban. Bagi setiap muslim, peran peradaban identik dengan misi otentik sebagai pemimpin di muka bumi ini, yang perannya lebih besar dibandingkan memimpin sebuah provinsi atau Negara.

Keikutsertaan para ulama, dai atau gerakan dakwah dalam ranah politik merupakan haknya, akan tetapi gerakan atau organisasi dakwah juga harus menyadari serta mewaspadai terhadap orang atau oknum yang hendak memperalat dakwah sebagai kendaraan politik dunia. Gerakan dakwah atau pun para dai harus dapat mengunakan berbagai instrument kehidupan yang ada saat ini untuk kepentingan dakwah. Ulama maupun para dai yang bergabung dalam gerakan organisasi atau gerakan dakwah, harus menyadari bahwasanya dirinya merupakan bagian dari mata rantai perjuangan umat. Dan sudah saatnya para dai ataupun ulama dapat memproklamirkan diri dari belenggu masa lalu yang mengebiri kehidupan politik para ulama.

Sebagai seorang manusia sudah seyogyanya memanamkan dirinya sebagai seorang dai dengan memproklamirkan Nahnu Du’at qobla kulli sai’in, kami adalah dai sebelum menjadi apapun. Apabila tertanam dalam diri kita pernyataan tersebut maka, apapun peran yang kita miliki, politisi, pendidik, birokrat atau pedagang dan lain sebagainya pada hakikatnya kita adalah dai, yang selalu menyampaikan amar ma’ruf nahi mungkar. Menyampaikan kebaikan dan mencegah kemungkaran tidaklah hanya berada di mimbar-mimbar masjid, namun harus dilakukan diseluruh penjuru tempat, baik di kelas, kampus, pasar, bahkan di parlemen sekali pun. Karena menyampaikan kebaikan adalah hak sekaligus kewajiban bagi kita semua. Ladang dakwah bukanlah milik sekelompok golongan atau gerakan dakwah tertentu, namun ladang dakwah adalah milik gerakan dakwah manapun, tentunya dengan bingkai amar ma’ruf nahi mungkar.

Mei
25th

kata-kata bijak

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Mei
24th

Cerita Semesta

Files under , Uncategorized | Leave a Comment

“Belajar Hidup Dari Kehidupan”, Mudah mudahan tetap menjadi sebuah sandaran dalam perjalanan kehidupan. Diawali dengan niat untuk merubah diri menjadi lebih baik, semoga keberadaan blog ini menjadi awat, sebuat start untuk menatap kehidupan di Banua Kalimantan.

Perpindahan posisi, bukanlah suatu halangan, tapi sebuah tantangan yang harus dihadapi karena ketika kita diam maka kita akan menjadi batu yang hanya diam, tenggelam di dalam luasnya samudera kehidupan.

Blog ini meupakan pindahan dari blog lama, dengan cerita-cerita yang berbeda. Tentunya dengan melihat realita kehidupan yang ada disekitar kita.

Sebuah perjalan kehidupan perlu pencerahan, sehingga kita tetap bisa menikmati irama kehidupan dengan melodi-melodi yang indah.

Mei
23rd

PEMIMPIN

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Kebanyakan orang merindukan lahirnya sebuah peerubahan dan perbaikan namun mereka hanya bisa menjadi penonton, bersikap pasif dan tidak melakukan apapun untuk itu. Sementara hanya sedikit orang saja yang yang siapa menjadi aktor perubahan. Tipikal terakhir adalah tipikal orang yang memiliki jiwa kepeloporan, merekalah yang kemudian dapat dikatakan sebagai pemimipin. Seorang yang memiliki jiwa
Mei
23rd

KALA RINDU MENGGODA

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Malam ini aku menunggu pagi Menunggu dengan segenap asa dalam cemas Temani kesendirian sunyi Bilakah mentari besok bersinar Akankah ia masih menyapaku Membelai dengan sinar hangatnya Aku rindu pagi Pagi ini aku menunggu malam Menunggu dengan segenap iba Dalam risau Temani kebisingan siang Bilakah rembulan bercahaya Akankah ia masih menyambutku Membasuh wajahku dengan siraman cahayanya Aku rindu
Mei
23rd

?

Files under Tak Berkategori | Comments Off
? Apa? Siapa? Aku? Siapa aku? Apa? Aku siapa? Maka…. Aku bukan siapa-siapa? Aku hanya layak berkata Aku milk-MU
Mei
23rd

P A N A S

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Menyisiri Jakarta di siang hari begitu panas (ya iyalah, namanya juga siang, kecuali kalo lagi mendung atau hujan). Pfuhhh…keringat sudah segede biji jagung (kenapa coba harus segede jagung bukan segede beras, segede biji papaya atau yang lainnya? ). Pokoknya, siang ini begitu panas! PANAS!, otak yang ada di dalam kepalaku memilih kata dengan 5 huruf itu. Lalu memainkannya dalam pola pikir
Mei
23rd

SELAMAT JALAN SAHABATKU

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Rezeki, jodoh, kelahiran dan kematian sekali lagi adalah sebuah misteri. Hari ini, saya kembali merasakan sedihnya ditinggalkan sahabat. Dua jam sebelum jadwal penerbangan ke Jakarta telepon genggam yang biasa saya bawa berdering dengan nada yang familiar di telingaku, tapi dengan nomor yang sama sekali tak kukenal. Tak ada firasat apapun. Seorang sahabat mengabarkan. Sudirman Caco (aku sering
Mei
22nd

DPR: Presiden Jangan Cepat Bereaksi atas Terpilihnya Ramos Horta

Files under Nasional | Leave a Comment

Jakarta : Proses pemilihan presiden di Timor Leste yang menampilkan Ramos Horta sebagai pemenang patut disambut hangat, tetapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan jangan terlalu antusias bereaksi.

“Presiden Yudhoyono sebaiknya ‘wait and see’ (tunggu dan lihat) dulu terhadap perkembangan di Timor Leste. Kita perlu tetap menjaga jarak sebelum jelas policy luar negerinya terhadap Indonesia,” tegas anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar (FPG), Yuddy Chrisnandi, di Jakarta, Selasa. (more…)

Mei
22nd

PBB Izinkan Kaban Tetap di Kabinet

Files under Nasional | Leave a Comment

JAKARTA : Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) akhirnya memutuskan MS Kaban tetap dipertahankan sebagai ketua umum PBB sekaligus Menteri Kehutanan.

Seusai rapat di kantor DPP PBB, Jakarta, Senin (21/5), ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan secara bulat Dewan Syuro memutuskan untk mempertahankan Kaban sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Bersatu. (more…)

Mei
22nd

Fraksi-Fraksi DPR Tetap Minta Presiden Hadir

Files under Nasional | Leave a Comment

JAKARTA : Fraksi-fraksi DPR) menyayangkan sikap Presiden yang bersikukuh tidak hadir dalam menjawab interpelasi Dewan terkait dukungan pemerintah terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1747. Presiden seharusnya berani memberikan penjelasan terbuka kepada Sidang Paripurna DPR.

Demikian diungkapkan Ketua Fraksi PPP Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Fraksi PKS Mahfudz Siddiq, dan Ketua Fraksi BPD Jamaluddin Karim di Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta, Senin (21/5). (more…)

Mei
21st

Paket training dan kursus

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Mei
21st

Paket training dan kursus

Files under Tak Berkategori | Comments Off
BATRA< INTRA< LBTD< PMO<
Mei
21st

Swaramuslim.net | For Izzatul Islam Wal Muslimin wal Mu’minat

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Mei
21st

Situs PB

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Situsnya ga bisa di
Mei
21st

Eramuslim | Media Islam Rujukan

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Mei
21st

Advance Training dan Pendidikan Instruktur

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Mei
21st

Lanjutan Raker

Files under Tak Berkategori | Comments Off
Mei
21st

Lanjutan Raker

Files under Tak Berkategori | Comments Off