Des
31st

Refleksi Tahun Baru 1430 H : Memperkuat Komunitas Blogger Hijau Partai Bulan Bintang

Bismillahirrahmanirrahim, [Bulan Bintang Media – Refleksi Tahun Baru 1 Muharram 1430 H] Media selama ini kita pahami sebagai arena penebar wacana, ruang pembentuk opini, corong pemercik gagasan dan pemikiran, disamping itu media ternyata punya power yang sangat besar, daya kejut yang menggetarkan dan daya serang yang menggemparkan. Dalam realitas kehidupan dikenal ada ‘pertempuran’ yang tak kasat mata [...]
Des
31st

dekCrayon Tata 2008-12-31 12:24:00

Files under | Leave a Comment
Des
31st

haneev [Flickr]

Files under | Leave a Comment

mosleh_id posted a photo:

haneev

keep cool in d'office

Des
31st

promo [Flickr]

Files under | Leave a Comment

mosleh_id posted a photo:

promo

promo blog di new york mall

Des
31st

Skenario Di Balik Holocaust Gazza Jilid II

Files under | Leave a Comment
eramuslim--Ada sebuah sinyalemen yang cukup merisaukan. Ini berdasarkan fakta —sekalipun— negara-negara Arab sendiri akan bersikeras mengeluarkan petisi berisi penolakan. Bahwa agresi militer Israel jilid II ke Gazza pada 27 Desember kemarin yang menelan 271 jiwa dan melukai 750 korban; yang menjadi edisi lanjutan jilid I agresi militer Israel ke Gazza pada 28 Februari 2008 silam yang menewaskan 132 rakyat Palestina, 26 diantaranya adalah balita seakan direstui oleh Negara-negara Arab. Haim Ramon, Wakil Menteri Pertahanan Israel menyebut agresi jilid I itu sebagai "Holocaust".

Sinyalemen yang menguatkan keterlibatan bangsa Arab dalam tragedi itu adalah: pertama, karena sampai sekarang semuanya secara serempak membicarakan program follow up setelah Pemerintahan HAMAS di Gazza berakhir. Kedua, pada Holocaust Jilid I Februari silam, seluruh negara-negara Arab memilih membisu tanpa memberikan respon apa pun. Seolah menyalakan lampu hijau bagi Israel untuk tidak merisaukan sikap Bangsa Arab, bila kemudian Israel merencanakan menggelar Holocoust jilid II.

Israel dan —sebagian— bangsa Arab menilai agresi militer Sabtu (27/12) lalu yang meluluhlantakkan markas kepolisian Palestina di Gazza, penghancuran kantor pemerintahan HAMAS, dan peleburan pelabuhan laut Gazza bukanlah perkara arbitrer (sewenang-wenang). Dibandingkan dengan target kolektif yang memuat kepentingan besar yaitu menghentikan penguasaan HAMAS di Gazza. Infasi arbitrer itu tak seberapa dibandingkan rencana pembentukan pemerintahan baru di Gazza yang pro-Israel. Tzipi Livni, Menteri Luar Negeri Israel yang saat itu sedang berada di kota Kairo, tepat setelah dalam 24 jam 150 rakyat Palestina tewas, mengeluarkan pernyataan menggelitik bahwa Holocoust jilid II itu terjadi hanya "just coincidence!" Hanya kebetulan.Tanpa skenario.

Barangkali termasuk kebetulan statemen Presiden Palestina, Mahmoud Abbas yang menganggap perlawanan serta upaya dunia luar untuk menghentikan blokade Gazza melalui intifadhah kapal sebagai tindakan sia-sia. Dan, juga penyampaian kabar gembira oleh Dewan Kementerian Ramallah bahwa pemerintahan HAMAS di Gazza sebentar lagi akan berakhir. Tidak berlangsung lama setelah statemen tersebut keluar, puluhan F16 milik Israel mengudara di langit Gazza dan menghancurkan pelabuhan laut Gazza. Penghancuran itu sebagai langkah preventif menggagalkan rencana intifadhah kapal besar-besaran untuk menghentikan blokade Israel.

Situasi Politik Menjelang Hollocoust Gazza

Beberapa hari sebelum Israel menggelar drama Holocoust, dua surat kabar terbitan Israel: Maariv dan Yediot Aharonot melansir berita yang menyebutkan bahwa Israel telah memulai melakukan pendekatan diplomasi dan kampanye media ke dunia Arab. Israel melayangkan proposal legitimasi kolektif sebagai pembenaran rencana membunuh para petinggi dan kader HAMAS di Gazza.

Olekes Fishman, pengamat militer di koran Yediot Aharonot menjelaskan, Israel berupaya maksimal meyakinkan Dunia Arab, khususnya Mesir, terkait rencana menggelar operasi militer ke HAMAS. Bahkan sebagai upaya yang bukan basa-basi, Israel telah mengutus Amos Gilad, Direktur Bidang Politik dan Keamanan Kementerian Pertahanan Israel ke Mesir guna memperoleh legalitas Mesir dalam rangka membersihkan petinggi dan anggota HAMAS.

Fishman dan juga Ben Caspit, pengamat politik di Harian Maariv melansir laporan dari Kementerian Pertahanan Israel bahwa Direktur Intelejen Mesir, Menteri Omar Sulaiman, menyetujui rencana infasi ke Gazza dan Israel berhak menempuh langkah itu. Muh. Jamal Arafah, analis di Islamonline.net menyayangkan pihak Mesir sama sekali tidak melakukan konfirmasi terhadap klaim tersebut. Padahal pada momen yang lain dan tidak terlalu urgen kementerian Luar Negeri Mesir begitu responsif menanggapi berbagai tuduhan. Pembisuan Mesir menimbulkan tanda tanya besar?

Kedua pengamat itu memproyeksikan Israel tidak lama lagi akan segera menggelar agresi militer ke Gazza, memprioritaskan penghancuran basis militer dan kantor sipil pemerintahan HAMAS. Langkah berani yang sudah dipelajari secara matang.

Sebelumnya juga Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert, dalam sebuah acara dialog dengan Channel Televisi Al-Arabea secara transparan melontarkan ancaman dimana Israel akan melancarkan infasi militer ke Gazza dan membersihkan faksi HAMAS. Olmert berupaya menciptakan perspektif negatif tentang HAMAS kepada warga Palestina. Ditindaklanjuti dengan melemparkan selebaran melalui udara ke rakyat Gazza, berisi ultimatum agar mereka segera meninggalkan wilayah itu. Bahkan Israel secara terang-terangan mempublikasikan rapat Dewan Menteri yang khusus membicarakan strategi Holocoust jilid II.

Perihal rencana penyerangan Israel yang telah menghegemoni headline pemberitaan media massa Israel, tidak menciptakan kemelut di negara-negara Arab, minimal semacam kecaman resmi terhadap Tel Aviv. Di detik-detik menjelang infasi, mayoritas media massa ibukota di Arab justeru sibuk membicarakan urgensi menghentikan Pemerintahan HAMAS. Dan, memposisikan HAMAS sebagai biang keladi krisis kemanusiaan yang melanda Gazza. Dunia Arab melupakan akar persoalan Palestina yaitu imperalisme Israel dan mendiskreditkan sekelompok manusia yang tidak sudi mengakui pendudukan Zionis-Israel. Faksi yang berjuang demi merebut kembali tanah air mereka yang dirampas oleh bangsa Yahudi.

Sederet Pertanyaan Penting

Mencermati tragedi Holocoust di Gazza, setidaknya akan melahirkan beragam pertanyaan menarik dan membutuhkan analisa yang lebih mendalam, hingga akhirnya dengan menjawab rangkaian soalan ini kita dapat mengetahui alur strategi yang diterapkan oleh Israel sekaligus gambaran masa depan Gazza secara spesifik dan Palestina secara umum.

Pertama: mungkinkah melalui mekanisme militaire approach yang dilancarkan oleh Israel ke jantung perlawanan Palestina di Gazza akan mampu memutihkan kekuatan HAMAS?

Kedua: benarkah petinggi Arab telah menyusun rancangan dasar pembentukan Palestina Bersatu dan mempersilahkan Israel untuk mengeksekusi HAMAS sebagai langkah penyelesaian konflik antara HAMAS dan FATAH? Pada saat yang sama FATAH dipersiapkan menggantikan pemerintahan HAMAS di Gazza, lalu skenario itu diklaim sebagai langkah moderat petinggi Arab?

Ketiga: sudahkah Zionis-Israel beralibi bahwa penyerangannya ke Gazza berdasarkan lampu hijau yang dinyalakan petinggi Arab? Atau, serangan itu dilakukan karena telah ada sebentuk jaminan dari petinggi Arab yang mereka peroleh dalam rangkaian konsolidasi-diplomasi ke sejumlah negara Arab, khususnya Kairo? Lalu kenapa Tzipi Livni yang saat itu berada bersama Presiden Mesir, Husni Mubarak, tanpa merasa canggung menyatakan perang ke Gazza?

Keempat: baiklah kita mengakui kelambanan Arab merespon tragedi Gazza atau mungkin Arab lebih memilih berdiam diri. Lalu kelirukah bila karena hal itu kemudian tercipta tudingan adanya kesepahaman Arab-Zionis untuk menyusun strategi berikutnya? Atau, barangkali Israel menggelar serangan itu berdasarkan inisiatif sendiri sehingga setelah Gazza dikuasai, Israel menyerahkan Gazza kepada Mesir, atau kepada Mahmoud Abbas misalnya? Bagaimana jika Abbas kembali memerintah Gazza? Apakah Abbas berani menolak? Atau, Abbas akan langsung menerima paket cuma-cuma itu karena memang itulah obsesinya merebut Gazza dari HAMAS. Baginya itu lebih penting ketimbang merebut kembali Palestina dari cengkeraman Israel!
Des
31st

10 Cara, Anda Sudah Termasuk Membantu Yahudi-Israel

Files under | 5 Comments
Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi tak berdampak apa-apa. Padahal Yahudi sendiri mengatakan, 54 cara, Anda telah membantunya. Apa saja?


Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi, mengibarkan bendera Israel bahkan sekedar memakai kalung “Bintang David” tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Israel. Siapa bilang?

“Banyak misinformasi di luaran sana. Terutama ketika sebuah insiden terjadi di Israel. Kunjungi situs Kementerian Luar Negeri Israel (www.mfa.gov.il) dan situs Pertahanan Israel (www.idf.il) guna memperoleh cerita dari sudut pandang Israel,” demikian bunyi poin ke 33 dari “54 Cara Bagaimana Mendukung Israel”.

Ringan dan tidak terlalu berat. Cukup membaca berita dari sudut pandang Israel, Anda sudah dianggap “mendukung zionis”. Bahkan Anda tidak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk dikirim ke Yerusalem atau Israel, yang jelas-jelas lebih kelihatan dianggap menyumbang Zionis.

Tapi tips seperti itulah yang digalakkan kalangan Zionis-Israel untuk mendapatkan simpati dunia, bahwa dirinya ada dipihak yang benar. Sekurang-kurangnya, Anda bersimpati atas tindakannya sudah bentuk dukungan moril.

Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi itu tak ada sangkut paut dengan sikap keberpihakan pada Yahudi. Bahkan ketika salah seorang pemain Extravaganza di sebuah stasiun televisi swasta kita mengenakan kalung bergambar “Bintang David” --yang nota-bene adalah lambang dan bendera Israel—atau penyanyi Ahmad Dani bangga gambar itu, seolah-olah tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Zionis-Israel. Siapa bilang???

Ahmad Dani dan bagi mereka yang tak paham sepak terjang Yahudi, sebaiknya bacalah baik-baik artikel ini dan beberapa pesan dari media-media Yahudi di bawah ini. Juli tahun 2006 lalu --terutama ketika Zionis-Israel banyak mendapat tekanan dunia karena menyerang Libanon-- bermunculan pesan melalui internet berupa kampanye menggalang opini Yahudi-Israel.

Sederhana. Rata-rata mengajak orang berempati dan bersimpati, syukur-syukur memberikan dukungan uang dana dan investasi ke tanah Israel. Jika uang dan investasi tak punya, cukup kiriman bunga. Jika itu tak bisa pula, dukunglah dengan do’a atau besimpatilah atas banyaknya warga Israel yang meninggal oleh bom bunuh diri.

Beberapa media Yahudi itu bisa Anda klik, di http://www.ou.org/Israel// dan http://www.ujc.org. Situs ini memberikan 10 tips bagaimana harus mendukung Yahudi. Ada juga situs www.25waystohelpisrael.com, yang memberikan 25 tips bagaimana seharusnya Anda bisa membantu Yahudi. Yang paling banyak adalah situs http://www.aish.com. Karena tidak tanggung-tanggung, mengeluarkan petunjuk “54 Ways You Can Help Israel” [54 cara Anda bisa mendukung Israel].

Lantas apa saja yang dianggap mendukung kaum Zionis itu? Diantaranya; membeli produk Yahudi, unjuk rasa mendukung Yahudi atau Israel, melakukan perjalanan ke Israel, menulis surat dukungan terhadap berdirinya Negara Israel Raya baik ke pihak terkait (termasuk ke Gedung Putih) dan mengibarkan bendera atau simbol-simbol Israel (Yahudi). Sekurang-kurangnya bersimpati denganya.

Di bawah ini adalah 10 cara, yang kemungkinan sering kita lakukan secara tidak terasa.

1. Membeli produk serta jasa AS/Israel

Bagi Yahudi & Israel, peran ini sangat vital. Situs Yahudi, http://www.aish.com menulis, dengan penderitaan ekonomi yang Kami (Israel) alami, membeli produk Yahudi sama halnya meningkatkan ekspor Israel.

2. Berkunjung ke Israel

“Kunjungi Israel untuk berlibur, sekolah, atau menjumpai keluarga. Dorong organisasi-organisasi lokal Anda untuk mensponsori kunjungan in, dalam bentuk study tour, religious tour, Bar/Bat Mitzvah tour-- bisa untukk 3-10 hari. Habiskan sebanyak mungkin uang Anda untuk membantu ekonomi Israel. “Hotel, toko, restoran di Israel kekurangan turis,” demikian tulis media Yahudi.

"Mengunjungi Israel akan menunjukkan kepada orang-orang Israel bahwa Anda peduli, dan akan membuat perbedaan yang hebat. Buatlah motto; “Turisme melawan Terorisme!"," tambahnya.

3. Mengibarkan bendera atau lambang Israel

Bagi Israel, dukungan tak harus uang atau dana. Cukup mengibarkan bendera atau simbol-simbol Yahudi lain, Anda sudah ikut memberikan harapan dan support.

Banyak orang tak menyangka, sekedar memakai kalung “Bintang David” saja adalah sebuah dukungan. “Kibarkan bendera Israel di depan rumah Anda, gereja dll. Biarkan semua orang tahu bahwa Anda bangga terhadap Israel. Pasang sebuah stiker bertuliskan “Saya Mendukung Israel” di belakang mobil. Pakailah pin gambar bendera kombinasi Amerika/Israel. Jika Anda tidak dapat menemukan bendera Israel, buatlah sendiri, atau suruh anak-anak kecil menggambarnya, lalu pasang di jendela atau kantor,” demikian dikutip dari http://www.aish.com/

4. Meyakini Holocaust

Holocaust adalah istilah yang sering dikutip kalangan Yahudi tentang adanya pembantaian massa puluhan juta penganutnya oleh Nazi di kamp Treblinka II di Polandia. Namun penelitian membuktikan tak ada pembantaian kaum Yahudi di kamar gas. Istilah itu dimunculkan guna mencari simpati dunia. Jika yakin, Anda telah mendukungnya.

“Belajarlah tentang holocaust untuk membantu kita mengerti dalamnya anti-Yahudi (anti-Semit) dan akar penyebabnya. Bungkamlah seluruh bahasa anti-Semit dimanapun Anda berada. Bersiaplah melawan kebencian mereka, apapun konsekuensinya,” tulis media Yahudi.

5. Tidak Berpihak pada Palestina

Meski di pihak terdzalimi dan dijajah, media Barat (bahkan pers Indonesia) kerap memposisikan Palestina sebagai kelompok radikal. Sebalinya, Israel (meski penjajah) di pihak yang benar (dalam posisi menumpas terorisme). Jika Anda yakini itu, Anda telah membantu Yahudi.

6. Bersimpati pada Israel

Cukup bersimpati saja, sudah dukungan. Kata kaum Yahudi,"Banyak misinformasi di luar sana. Ketika sebuah insiden terjadi di Israel, kunjungi situs Kementerian Luar Negeri Israel www.mfa.gov.il dan Kekuatan Pertahanan Israel www.idf.il/english/news/main.stm guna memperoleh cerita dari sudut pandang Israel.”

7. Belajar bahasa Yahudi

8. Mempelajari Taurat (Tora)

Untuk poit 7 & 8, jika dimaksudkan untuk semakin mendakatkan hati Anda dengan bangsa Yahudi dan Israel.

9. Berinvestasi ke Israel

10. Mendukung berdirinya Negara Israel
Apapun alasanya, mengakui berdirinya Negeri Israel sama halnya membenarkan Zionisme-Israel atas tindakannya menjajah dan menyerobot tanah sah rakyat Palestina. Nah, apakah Anda termasuk di antara 10 hal yang telah disebutkan? [ kartika, cholis akbar, diolah dari www.aish.com, www.ou.org, www.ujc.org, dan www.25waystohelpisrael.com.

Tulisan ini pertama kali diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh www.hidayatullah.com dan dimuat tahun 2006]
Des
31st

Harapan itu Semakin Suram (Analisa Pascapembunuhan Komandan Hizbullah, Lebanon)

Files under , NTB | Leave a Comment
oleh H. Mutammumul ‘Ula, SH Hari-hari mendatang, harapan untuk terciptanya perdamaian yang dicita-citakan oleh dunia internasional (baca; barat dan Amerika) juga penduduk di kawasan Timur Tengah sendiri akan semakin suram. Paling tidak itu yang bisa diamati pascapembunuhan Imad Mughniyeh, komandan militer Hizbullah, Lebanon yang meninggal akibat bom mobil yang terjadi di ibukota Suriah, Damaskus, Selasa (12/2). Bom [...]
Des
30th

Yusuf Al Qaradhawi: Dunia Arab Bertanggungjawab atas Bumi Hangus Gaza

Files under | 1 Comment
Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional menegaskan: “Apa yang terjadi di Gaza sekarang ini menuntut setiap umat manusia tak terkecuali, baik warga negaranya atau pemerintahnya untuk membela hak-hak bangsa Palestina di Gaza yang sedang mengalami pembunuhan secara massif dan massal.”

Beliau menambahkan,“Zionis Israel tidak merasa cukup dengan memblokade Gaza saja, bahkan mereka melancarkan serangan yang membabi buta terhadap rakyat yang sedang memperjuangkan bumi dan kehormatannya.”

Beliau juga menyindir dengan bungkamnya Dunia Arab dan negara-negara dunia.

Beliau menyatakan bahwa negara-negara Arab bertanggungjawab atas apa yang sekarang terjadi di Gaza, karena mereka bungkam tidak bereaksi, padahal mereka bisa untuk itu. Beliau mempertanyakan:

“Mana suara lantang kita yang bisa menghengkangkan penjajah Israel?!”

Beliau juga tidak bisa menerika diamnya universitas di dunia Arab dan lembaga muktamar Islam. Beliau menuntut kepada mereka agar berdiri tegar bersama melawan penghancuran bangsa Palestina.

Beliau menghimbau negara Mesir, Arab Saudi dan negara-negara Teluk untuk tegas berani melawan kedzaliman dan membela bersama orang-orang yang terdzalimi.

Buka blokade Gaza
Dr. Ibrahim Hamami, salah seorang peserta yang ikut dalam aksi solidaritas kapal pembebas blokade Gaza, menegaskan tidak ada alasan bagi individu, negara atau pemerintah Arab untuk tidak membebaskan blokade atas Jalur Gaza. Menurutnya, jalan laut menuju Jalur Gaza terbuka dan jalan darat harus dibuka.

Kepada koresponden Infopalestina, setelah tiba di Gaza menggunakan kalal ‘harapan’, Hamami mengatakan, “Perjalanan ini merupakan kemenangan hakiki bagi keinginan membebaskan blokade dan membuka jalur laut antara Jalur Gaza dan dunia luar. Sebelumnya sudah ada perjalanan laut yang pertama dan hari ini adalah yang kedua. Dengan izin Allah akan ada yang kedua, keempat dan kelima untuk membuka jalur laut.”

Hamami menyampaikan pesan kepada warga Jalur Gaza dengan mengatakan, “Dari anda kami belajar samangat dan kemauan. Dari anda kami berlajar bahwa mungkin menghancurkan ksombongan penjajah. Dari anda juga kami belajar kemuliaan dan kehormatan. Untuk itulah, nama kapal ini adalah kapal ‘harapan dan kehormatan’ untuk menghancurkan blokade atas Jalur Gaza.”

Gerakan Eropa Anti Blokade Gaza mengecam keras berlanjutnya balokade terhadap Jalur Gaza dan dihentikannya bahan bakar ke sana.

Mereka menilai tindakan ini akan menciptakan bahaya besar dan akibat buruk. Terutama, Badan Bantuan Internasional untuk Pengungsi Palestina (UNWRA) mengumumkan menghentikan pelayanannya akibat hilangnya bahan bakar di Jalur Gaza.

Melalui jubirnya, Madli Arafat dari Brussel gerakan ini menilai apa yang dilakukan pemerintah penjajah Israel hanya memberikan pasokan bahan bakar dengan jumlah sangat sedikit untuk pembangkit listrik. Sementara bahan bakar lainnya distop. Mereka menilai Israel ingin membiarkan Jalur Gaza yang terblokade sejak beberapa bulan lalu dalam kondisi mati suri.

Pengungsi PalestinaArafat kembali meminta kepada pemerintah Mesir agar segera membebaskan Jalur Gaza dari blockade dengan membuka perlintasan Gaza – Mesir, sehingga bantuan kemanusiaan dan transaksi ekonomi bisa berjalan dengan lancer.

Dalam pernyataannya gerakan ini menegaskan, akibat blokade ini, akan terjadi krisis dari hari ke hari setelah bahan bakar distop. Ini akan menyebabkan kelumpuhan total di Jalur Gaza.

Gerakan Eropa Anti Blokade meminta kepada masyarakat internasional untuk mengambil sikap segera terhadap apa yang terjadi di Jalur Gaza. Yakni dengan menekan politik sanksi massal yang mengancam kehidupan Palestina.

Apakah Anda rela bisa makan kenyang, hidangan lezat dan minuman mahal, sedangkan penduduk Gaza sekarat? (dakwatuna/amz)
Des
30th

Israel: Gencatan Panjang dengan Hamas Lebih Utama dari Berdamai dengan Abbas

Files under | Leave a Comment
Infopalestina: Sejumlah petinggi Israel lebih yakin bahwa gencatan jangka panjang dengan Gerakan Perlawanan Islam Hamas lebih utama bagi Zionis Israel dalam jangka pendek, dibantingkan dengan kesepakatan konpromi damai dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Mereka sampai pada keyakinan ini karena tuntutan yang diajukan Abu Mazen (Mahmud Abbas) untuk kesepakatan damai dinilai “keras” dalam pandangan mereka. Mereka menegaskan bahwa apa yang pada pemerintahan Ehud Olmert telah diajukan kepadanya, tidak akan diajukan sekali lagi dalam pemerintahan Israel berikutnya.

Seperti dilansir harian asy Syarq al Awsath, (5/12), para pejabat keamanan Israel melihat bahwa gerakan Hamas telah membuktikan kemampuannya mengendalikan masalah dan menerapkan otoritas hukum tunggal sekaligus mengendalikan semua organisasi di Jalur Gaza.

Berbeda dengan Hizbullah yang memisahkan tanggungjawabnya dari pemerintahan dan meninggalkan urusan resmi kepada pemerintah Libanon, Hamas nampaknya berkepentingan untuk muncul sebagai partai penguasa. Menjelaskan dengan pasti apa yang diinginkan dan disiarkan media massa dengan jelas kepada Israel seputar batas-batas politiknya.

Para pejabat keamanan Israel ini mengatakan, “Siatuasi di Tepi Barat masih tidak jelas. Hanya dalam minggu-minggi terakhir ini kita mulai melihat perubahan kondisi keamanan dan kesungguhan dalam mengendalikan masalah di sana. Namun hal ini, pertama, terjadi karena keraguan kita terus menerus pada aktivitas dinas keamanan Otoritas Palestina yang bekerja di bahwa otoritas Abu Mazen, dan bukan dengan inisiatifnya.”

Bahkan meskipun Otoritas Palestina berhasil mengendalikan dan mencegah gerakan Hamas melanjutkan aktivitas bersenjata, maka alternative pengganti Hamas masih tidak jelas. Gerakan Fatah tindak nampak melakukan penegasan sesuatu pun.

Menurut para pejabat keamanan Israel, pihaknya terus mengikuti persiapan konferensi gerakan Fatah dan pihaknya tidak melihat perubahan esensial apapun dalam praktek-praktek yang bisa menjatuhkan gerakan Hamas dalam pemilu-pemilu terakhir. “Untuk itu anda harus tahu apa yang anda tunggi di sana,” ungkapnya.

Dari sini para pejabat keamanan Israel berkesimpulan bahwa kesepakatan gencatan senjata jangka panjang dengan gerakan Hamas lebih baik dan utama bagi entitas Zionis Israel daripada kesepakatan kompromi damai dengan Otoritas Palestina, paling tidak dalam jangka pendek, tenganya.

Konfrontasi Militer

Sebelumnya harian asy Syarq al Awsath, 4/12/2008, menulis bahwa Panglima Daerah Militer Selatan Angkatan Bersenjata Israel, yang bertugas untuk memimpin aksi perang di Jalur Gaza, Jenderal Yoev Gilant mengatakan bahwa konfrontasi dengan gerakan Hamas hanya menunggu masalah waktu saja. Dia menyatakan bahwa benturan dengan gerakan Hamas akan “memiliki urgensi yang besar”.

Gilant menyebut Jalur Gaza mirip dengan “kencil bertekanan” (pressure cooker) yang mendidih. Dia mengisyaratkan kepada aksi berkelanjutan serangan roket-roket perlawanan Palestina dari Jalur Gaza ke permukiman-permukiman Yahudi di sekitarnya.

Dalam pidato yang disampaikan dakan konferensi yang diadakan di kota Esdod, Gilant berhati-hati dengan memilih apa yang disebutnya “kelembutan hati” balasan yang dilakukan Negara entitas Israel terhadap aksi-aksi serangan roket yang dilakukan gerakan-gerakan perlawanan Palestina.

Dia menambahkan, “Akan datang saatnya kami terpaksa menyelesaikan lokasi kobaran. Kalau tidak maka ledakan tidak akan bisa dikendalikan. Saya tidak tahu hal ini terjadi. Namun militer Israel siap untuk memberikan solusi dan semua sangat memahami bahwa kita telah sampai kepada perdamaian dengan musuh karena tegas di medan pertempuran. Sebagaimana yang kita capai dengan Mesir.”

Di sisi lain Negara Israel telah menyatakan bahwa pihaknya akan terus menutup seluruh perlintasan Jalur Gaza dengan dalih berlanjutnya serangan roket-roket Palestina yang dilakukan gerakan-gerakan perlawanan ke permukiman-permukiman Yahudi di sekitar Jalur Gaza.

Radio Israel menyebutkan bahwa menyusul permbicaraan yang dilakukan dengan para pemimpin dinas keamanan, Menhan Israel Ehud Barak memutuskan untuk melanjutkan penutupan perlintasan barak di Jalur Gaza dan mencegah masuknya bahan, barang dan dagangan.
Des
30th

800 Ribu Zionis dan Fasilitas Strategis Israel dalam Jangkauan Roket

Files under | 1 Comment
Jerusalem – Infopalestina: Media-media Israel hari-hari ini dihiasi dengan judul-judul yang berkaitan dengan perkataan Kepala Dinas Intelijen Dalam Negeri Israel “Shabak”, Yuval Diskin, yang menyatakan tentang keberadaan roket-roket di tangan gerakan Hamas yang mampu menjangkau pinggiran kota Beer Sheba, yang berjarak 40 kilometer dari Jalur Gaza.

Harian Israel Yedeot Aharonot mengatakan bahwa satu dari 8 orang Israel, yakni 800 ribu orang Israel berada dalam jangkauan roket al Qassam. Harian Israel yang memiliki peredaran luas ini memuar daftar kota-kota dan daerah-daerah yang berada dalam jangkauan roket Palestina, berdasarkan pernyataan Diskin. Diskin mengatakan, “Sayap militer gerakan Hamas memanfaatkan setengah tahun terakhir (saat berlangsung gencatan senjata) dan memperbaiki kemampuannya menembakkan roket jarak jauh dan menengah.”

Berdasarkan jarak jangkau yang disebutkan Diskin, maka fasilitas strategis Israel masih tetap dalam jangkauan roket-roket al Qassam. Seperti pusat penelitian nuklir di nahal Shuraik dan pangkalan angkatan udara Israel di Hatsur.

Diskin mengatakan tentang perlawanan Palestina di Jalur Gaza, “Mereka semua siap untuk konfrontasi militer. Mereka memiliki kemampuan roket yang menjangkau sampai Keryat Gate dan Esdod, bahkan sampai pinggiran Beer Sheba.”

Diskin menambahkan, “Tidak ada keputusan pada Hamas untuk menggunakan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk membalas. Kami memperkirakan mereka akan memutuskan memanfaatkan tingkat kesiapan mereka yang tinggi saja pada saat kondisi sudah terakumulasi yang memberinya alasan untuk melakukan serangan balasan lebih meluas. Kami memprediksi bila kita lancarkan serangan ke cadangan amunisi penting mereka, maka mereka akan membalas dengan melancarkan serangan roket jarak jauh.”

Diskin mengatakan, “Pimpinan politik Hamas khawatir serangan balasan militer Israel, terutama mereka khawatir kehilangan sesuatu yang sangat berharga,” yakti para pemimpin gerakan Hamas yang mendapatkan ancaman operasi pembunuhan oleh pihak Israel.

Petinggi intelijen Israel ini menambahkan, Hamas mengizinkan faksi-faksi perlawanan Palestina lain di Jalur Gaza untuk melancarkan serangan roketnya ke target-target Zionis Israel. Dan Hamas sendiri akan melanjutkan serangan roketnya ke Israel. Pada Kamis (18/12) malam, geraka Hamas telah mengumumkan berakhirnya masa gencatan senjata yang sudah berlangsung selama 6 bulan. Menurut Diskin, Hamas mau melanjutkan gencatan dengan dilakukan perubahan syarat-syaratnya.

Diskin melihat bahwa Hamas berkepentingan pada kelanjutan gencatan senjata. Namun Hamas ingin memperbaiki syarat-syaratnya. “Dia ingin kami membebaskan blockade, menghentikan serangan-serangan, memperluas gencatan senjata hingga mencakup Tepi Barat,” ungkap Diskin.

Diskin mengisyaratkan tidak ada mediator yang memiliki pengaruh anara pihak Israel dan pihak Palestina di Jalur Gaza. “Orang-orang Mesir duduk di pagar perbatasan dan di sana telah kehilangan kepercayaan antara mereka dengan Hamas. Meski demikian tidak seyogianya meremehkan mediator Mesir. Sebab pada saat Hamas menghadapi situasi yang membuatnya membutuhkan mediator Mesir maka orang-orang Mesir akan kembali menjadi pemain,” jelasnya. Petinggi intelijen Israel ini menambahkan, “Di sana ada pihak-pihak internasional lain yang berupaya memediatori demi kembalinya gencatan senjata seperti semula.”

Sebuah laporan yang dilansir harian Israel Ha’aretz menegaskan bahwa menyusul pengumuman berakhirnya gencatan senjata maka terjadi kepanikan di permukiman Yahudi Sedirot. Nampak di jalan-jalan permukiman sepi dari lalu lalang orang dan kendaraan. Kafe-kafe menutup pintu-pintu mereka. Sejumlah besar penduduk berinisiatif meninggalkan kota Sedirot.

Laporan ini mengutip dari salah seorang warga Israel yang mengatakan dia lari meninggalkan Sedirot ke utara. Dia bersama istri dan keempat anaknya terpaksa melakukan itu karena takut kondisi di kota Sedirot. Dia menambahkan tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi bahaya. Dia bertekad akan tetap tinggal di utara selama kondisi di Siderot masih seperti itu.

Seorang warga Israel lainnya yang dikutip Ha’aretz mengatakan dirinya jauh lebih percaya pada gerakan Hamas dari pemerintah Israel yang disebutnya takut masuk ke Jalur Gaza, sementara penduduk yang membayar harganya. (seto)
Des
30th

Israel: 5 Alasan Menggempur Hamas di Gaza

Files under | Leave a Comment
Infopalestina: Puluhan roket Palestina yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke sejumlah daerah sekitar Jalur Gaza sejak pekan-pekan kemarin, kembali menorehkan jadwal proyek pertempuran Israel. tulis Ishak Belle di harian Israel Ma’arev, edisi 15 November 2008. Respon Israel tidak cukup hanya dengan menutup perlintasan untuk sementara waktu. Karena cara ini jelas dinilai tidak akan membuahkan hasil. Tapi harus dengan serangan yang lebih dahsyat ke sumber-sumber serangan al Qassam. Apalagi, menurutnya, Israel memiliki kekuatan 1000 kali lebih kuat disbanding kekuatan musuh-musuhnya (Palestina).

Dia menilai sudah tiba masanya untuk menggunakan cara seperti ini sebagai dasar proyek untuk menggempur Gaza dan pemerintahan Hamas di sana. Terutama jika ternyata fakta lapangan menunjukan, gencatan senjata akan gugur dalam waktu yang tidak lama lagi. Karena penutupan sejumlah perlintasan sebagai sanksi dipastikan akan gagal. Sebagian besar penduduk Gaza sudah terbiasa dengan kekurangan. Mereka mampu bertahan dalam kesempitan. Krisis ekonomi tidak akan mampu mendorong mereka untuk menghentikan tembakan al Qassam.

Menurut Belle sekarang adalah saatnya untuk mendorong terjadinya gempuran terhadap kekuatan Hamas di Jalur Gaza dengan dengan beberapa alasan di bawah ini:

Pertama, menghentikan secepatnya serangan musuh. Menurut Belle, jika Israel membalas serangan secara terus menerus dalam waktu lama ke sejumlah tempat di mana roket-roket al Qassam ditembakan, akan menambah kekhawatiran terhadap penduduk sipil Gaza. Hal ini juga akan mempercepat tuntutan public untuk menjauhkan sumber-sumber tembakan yang kemungkinan ada di tengah-tengah mereka.

Kedua, menurunkan tingkat penyelundupan senjata. Namun militer Israel harus bersiap menghadapi ancaman serangan terhadap warganya yang tinggal berdekatan dengan sumber serangan. Kondisi ini akan berpengaruh kepada warga Palestina yang tinggal di sekitar terowongan tempat di mana diselundupkanya senjata dari Mesir untuk segera menutup terowongan tersebut, karena khawatir Israel menyerang mereka juga.

Ketiga, menghilangkan perlunya serangan darat. Belle menilai jika Israel berhasil memakai teori serangan dibalas serangan, maka tidak perlu lagi melakukan serangan darat secara besar-besaran dengan segala konsekwensinya.

Keempat, mengubah pandangan yang menganggap remeh kekuatan Israel di kawasan. Serangan balasan terhadap sumber al Qassam akan memberikan pemahaman pada mereka bahwa Israel tidak akan melakukan tawar menawar dalam masalah keamananya. Di samping akan memberikan pengaruh signifikan terhadap sikap permusuhan kelompok perlawanan serta provokasi dalam masalah Gilad Shalit hingga program nuklir Iran.

Kelima, mendorong perdamaian bersama Palestina. Gambaran yang dirancang Israel ini akan memberikan keringanan pada Palestina yang moderat untuk melanjutkan upaya perdamaian dengan Israel. Di samping menunjukkan kemampuan Israel dalam menyelesaikan masalah dengan kekuatan pribadinya. Hal ini akan memberikan kepercayaan pada Israel untuk merealisasikan keamananya di kawasan.
Des
30th

Ketua Baleg Parlemen Palestina: Setelah 8 Januari 2009 Kekuasaan Abbas Berakhir

Files under | 1 Comment
Gaza – infopalestina; -Anggota parlemen Palestina, Muhammad Faraj al-Ghul yang juga menjabat sebagai ketua badan legislasi (Baleg) di parlemen Palestina menegaskan bahwa setelah tanggal 8 Januari 2009 kekuasan Mahmud Abbas sebagai Kepala Otoritas Palestina (OP) berakhir. Hal ini sesuai dengan UUD Palestina dan tidak berhak diperpanjang lagi.

Ghul mengisyaratkan bahwa “Keberadaan Abbas, setelah masa kekuasaannya berakhir di OP merupakan kekuasaan illegal dan inkonstitusional sesuai hukum yang berlaku.” Ia juga menekankan jika Abbas tetap melanjutkan menjalankan kekuasaannya setelah masa jabatannya berakhir maka ia sebagai “diktator” seperti kata Ghul.

Ketua Baleg ini menjelaskan bahwa “Tidak ada hukum Palestina yang membolehkan kepala OP memperpanjang kekuasaannya sendiri.” Ia menekankan semua ahli hukum dan konstitusi di dunia telah sepakat bahwa jika ada materi hukum bertentangan dengan materi konstitusi bahwa secara otomatis materi hukum itu batal demi hukum itu sendiri.

Dalam wawancara khusus dengan koresponden infopalestina di Gaza, Ghul menjelaskan bahwa ajakan untuk melakukan pemilihan presiden menjadi kekuatan hukum Palestina. “Tidak ada bagi kita selain menerapkan hukum Palestina yang mengatakan bahwa kekuasaan kepala OP berakhir pada tanggal 8 Januari 2009,” ungkap Ghul yang menambahkan jika terjadi masa kekosongan setelah Abbas lengser, maka yang menjabat kepala OP adalah ketua parlemen Palestina.

Ghul mengatakan bahwa kepala OP sekarang Mahmud Abbas “Telah melakukan penyimpangan dan pembantaian hukum Palestina. Ini terbukti secara hukum.” Demikian jawaban beliau yang rinciannya bisa kita simak bersama dalam wawancara berikut ini.

Akhir Masa Kekuasaan Tanpa Perpanjangan

Menurut Anda sampai sejauh apa legalitas hukum keberadaan kepala OP Mahmud Abbas di kekuasaannya setelah tanggal 8 Januari 2009?

Setelah tanggal 8 Januari 2009 tepat pukul sepuluh malam masa jabatan Mahmud Abbas sebagai kepala OP berakhir. Ini sesuai dengan UUD Palestina dan kalau masih bertengger merupakan bentuk inkonstitusional dan illegal. Itu karena masa jabatannya berakhir seperti yang diatur dalam UUD.

Ustadz Abu Ahmad, Fatah melihat bahwa ada solusi hukum untuk menjadikan Abbas tetap sebagai kepala OP. Mereka mengatakan bahwa secara hukum membolehkan pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden. Dengan tegas lagi mereka mengatakan hukum membolehkan pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden berbarengan pada bulan Januari 2010 sesuai hukum Palestina, bagaimana Anda menjawabnya?

Pada dasarnya tidak ada hukum Palestina yang menyebutkan tentang perpanjangan kekuasaan kepala OP atau mengisyaratkan tentang pelaksanaan pemilu gabungan. Klaim ini bertolak-belakang dengan hukum Palestina. Agar persoalan ini menjadi gamblang, saya ingin mengatakan bahwa setiap ahli hukum di dunia memahami bahwa setiap materi hukum yang bertentangan dengan materi konstitusi, maka materi hukum tersebut batal. Karena hal itu menyalahi UUD. Untuk itu kami menegaskan dan mengatakan bahwa klaim mereka itu muncul karena alasan taktik semata dan juga pelanggaran jelas terhadap UUD Palestina.

Terkait persoalan ini (kekuasaan Abbas) bunyi teks UUD Palestina seperti apa?

UUD Palestina dalam pasal 36 menyebutkan bahwa masa kekuasaan kepala OP itu adalah empat tahun saja. Dengan demikian, kalau dilakukan pemilu presiden maka dilakukan pada tanggal 9 Januari 2009. Sesuai UUD itu pula kekuasaan Abbas berakhir pada tanggal 8 Januari 2009. Inilah bentuk pelaksanaan konstitusi yang tidak boleh dilanggar sama sekali dan tidak boleh dipermainkan. Selama hidup ini, kami belum mendengar ada orang yang mengatakan bahwa 4 tahun itu berarti 4 tahun lebih sebulan. Karena Abbas sendiri menyampaikan sumpah jabatan saat menjabat sebagai kepala OP dan batas terakhir kekuasaannya adalah tanggal 8 Januari 2009.

Pemilu Dengan Kekuatan Hukum

Kapan seharusnya diselenggarakan pemilu presiden secara resmi? Dan strategi apa yang Anda lakukan kalau terjadi pelanggaran selama masa kekuasaan ini?

Yang berhak mengajak pemilu adalah hukum Palestina yang mewajibkan Abbas untuk mengumumkan penyelenggaraan pemilu presiden tiga bulan sebelum masa jabatannya berakhir. Artinya, Abbas seharusnya menyelenggarakan pemilu presiden pada tanggal 8 Oktober 2008. Namun jika Abbas tidak mau mengadakan pemilu presiden, maka ajakan untuk itu dilakukan dengan kekuatan UUD. Tidak ada lain selain kami harus menerapkan UUD yang menyatakan berakhirnya kekuasaan Abbas sebagai kepala OP pada tanggal 8 Januari 2009. UUD juga mengatakan jika terjadi kekosongan kekuasaan di OP, maka sebagai pejabat sementara adalah ketua parlemen Palestina.

Persetujuan Arab!?

Bagaimana Anda menilai terhadap apa yang diberitakan di media-media bahwa sebagian pemimpin Arab menginginkan Abbas tetap bertengger di posisinya sebagai kepala OP?

Kami tidak bisa mencampuri urusan internal suatu negara dan kita tidak campur tangan dalam urusan pemilihan umumnya. Baik pemimpin Arab atau tidak setuju, UUD kami harus diterapkan. Dengan begitu, jika persetujuan para pemimpin Arab atas penerapan UUD Palestina itu kami sambut baik. Tapi jika mereka tidak setuju dengan penerapan UUD Palestina, maka rakyat Palestina sendirilah yang menentukan apakah kepala OP tetap berkuasan atau lengser. Dan apapun yang terjadi, tak ada yang bisa mendikte kepada rakyat Palestina walaupun disana ada sebuah kesepakatan. Semuanya harus dikembalikan kepada dewan perwakilan rakyat Palestina. Kalau duapertiga dari anggota dewan setuju dengan langkah ini (Abbas tetap berkuasa sebagai kepala OP) maka UUD harus direvisi.

Pemilu Presiden dan Legislatif

Pada saat Abbas mengajak untuk menyelenggarakan baik pemilu presiden terpisah ataupun pemilu presiden dan legislatif dilakukan bersama-sama, apa sikap Anda, apakah Anda akan mengizinkan penyelenggaraannya dilakukan di Jalur Gaza?

Pertama, terkait pemilu presiden, saya tidak mengatakan itu pemilu yang dipercepat karena masa hukumnya memang sudah berakhir. Adapun soal ajakan Abbas untuk pemilu presiden, saya yakin Hamas di Jalur Gaza akan mempermudah jalannya pelaksanaan pesta demokrasi tersebut dan memfasilitasinya dengan baik. Tak ada penghalang bagi penyelenggaraan pemilu tersebut di Jalur Gaza. Bahkan menurut keyakinan saya, pemilu presiden di Jalur Gaza lebih mudah dibandingkan dengan pemilu di Tepi Barat karena akan mendapatkan berbagai ancaman dari pihak dinas keamanan milik Abbas sendiri.

Adapun soal ajakan menyelenggarakan pemilu legislatif dini, maka hal ini menyalahi UUD Palestina sebab parlemen Palestina masanya adalah 4 tahun. Dan tak ada satupun orang di atas muka bumi ini yang bisa melanggar UUD. Maka ajakan untuk menyelenggarakan pemilu legisltif dipercepat untuk melanggar konstitusi. Secara konstitusi, masa parlemen Palestina akan berakhir pada tanggal 24/1/2010 sementara masa jabatan kepala OP adalah tanggal 8 Januari 2009.

Pembantaian Hukum

Disana ada yang mengatakan bahwa konflik di Palestina adalah konflik politik bukan konflik hukum dan Hamas banyak melanggar aturan hukum, maka tidak pantas kalau Hamas berbicara soal hukum, apa jawaban Anda?

Secara logika, jika kita ingin membandingkan masalah-masalah ini secara realita, kita bisa menemukan bahwa yang sebaliknya itu adalah yang benar. Kepala OP Mahmud Abbas, dia yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dan pembantaian terhadap UUD Palestina. Salah satu pelanggaran penting yang dilakukan Abbas adalah pembentukan pemerintahan illegal pimpinan Salam Fayyadh, karena pemerintahan bayangan ini bekerja diluar konstitusi. Jika sesuai dengan konstitusi, siapapun pemerintahannya tidak boleh bekerja kecuali mendapatkan mandat kepercayaan dari DPR Palestina. Dan ini yang tidak dijalankan oleh pemerintahan bentukan Abbas. Langkah ini tentu bertentangan dengan UUD. Pelanggaran Abbas yang lain adalah ketika Abbas dengan beraninya merevisi UUD yang belum pernah terjadi dalam sejarah hukum di Palestina. Dengan begitu, langkah Abbas ini bisa dikategorikan sebagai kejahatan dan pembantaian konstitusi yang sebenarnya.

Dan kini, Abbas tengah berupaya melanggar konstitusi lagi ketika ingin memperpanjang masa jabatannya . Karena hal ini tidak ada pasalnya dalam UUD dan cara ini adalah cara illegal. Semua upaya yang tengah mereka upayakan hari ini adalah merupakan pembantaian terhadap UUD. Ditambah lagi tindakan dinas keamanan dan pemerintahan illegal bentukan Abbas di Tepi Barat adalah pelanggaran nyata terhadap UUD. Dimana mereka melakukan penangkapan secara terencana terhadap warga sipil Palestina di Tepi Barat dan menyiksa para tahanan hingga meninggal dunia. Sebagaimana yang mereka lakukan terhadap diri Syeikh Majed Barghothi yang dibunuh di penjara dinas keamanan milik Abbas. Begitu juga langkah pemerintahan illegal di Tepi Barat yang menyetop gaji para pegawai, aksi-aksi perusakan di sektor kesehatan, pendidikan dan melakukan aksi-aksi mogok yang berbau politik. Semua tindakan dan langkah tersebut adalah pelanggaran nyata terhadap hukum dan UUD.

Sementara itu, kondisi hukum dan konstitusi di Jalur Gaza sangat baik, 100%. Pemerintahan Palestina pimpinan Ismail Haniyah adalah pemerintahan illegal walaupun diberhentikan secara paksa. Tapi menurut UUD pemerintahan ini tetap menjadi pemerintahan transisi sampai ada pemerintahan defenitif baru yang mendapatkan pengesahan dari pihak DPR Palestina. Kalau sudah ada pemerintahan baru itu, maka pemerintahan Haniyah illegal. Adapun kini, pemerintahan ini masih legal. Ditambah lagi pemerintahan ini benar-benar menjalankan UUD dengan menerapkan keamanan dan rasa aman. Pemerintahan ini yang menjadi tameng untuk melindungi perlawanan perjuangan rakyat Palestina. Sementara pemerintahan Tepi Barat, melalui dinas keamanannya, yang malah mengejar-ngejar para pejuang. Pemerintahan Haniyah yang terus mempertahakan hak kembali pengungsi Palestina ke tanah airnya dan yang membuat undang-undang tentang siapa yang kompromi dengan status kota Al-Quds (terjajah) dengan pihak penjajah Zionis 'Israel' maka ia melakukan kejahatan.

Kami juga ingin mengisyaratkan bahwa Abbas telah melanggar UUD saat beberapa kali mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Zionis 'Israel'. Ini jelas-jelas melanggar UUD dan keputusan-keputusan DPR Palestina yang salah satu bunyinya adalah barangsiapa yang mengadakan pertemuan apapun dengan orang-orang Zionis maka ia telah melanggar hukum, khususnya dalam masalah status kota Al-Quds (terjajah).

Di akhir jawaban atas pertanyaan, maka bisa saya katakan mereka yang melanggar hukum tapi kemudian menuduh kami yang melanggar hukum tersebut.

Dialog Kairo

Apakah Anda berharap dialog Kairo bisa menyelesaikan masalah hukum ini?

Masalah ini sangat gambling sekali. Azam Ahmad dan para pimpinan Fatah lainnya, dalam banyak kesempatan, menegaskan bahwa disana ada veto Amerika atas dialog dengan Hamas. Merekalah yang melanggar hukum dan kesepakatan di Yaman serta kesepakatan-kesepakatan lainnya. Mereka yang tidak menginginkan terjadinya dialog. Dalam kaitan ini, Condoleezza Rice (Menlu Amerika) mengatakan;”Tidak mungkin dilakukan dialog dengan Hamas selama mereka tidak komitmen dengan syarat-syarat tim kwartet (Amerika, Rusia, Uni Eropa dan PBB).” Kami ingin kembali mengatakan jika Abbas dan Fatah jujur dalam niatnya serta menolak veto Amerika maka pembicaraan soal keberhasilan sebuah dialog adalah kepastian. Namun kalau mereka berpegang teguh dengan hak veto Amerika dan dibawah tekanan pemerintah Amerika dan Zionis 'Israel', maka dialog itu hanyalah mimpi belaka. Dari sini kami kembali tegaskan bahwa keputusan Palestina harus independen jangan dibawah tekanan dan dikte pemerintah Amerika dan Zionis 'Israel'.

Adapun gerakan Hamas, hingga kini, masih terus mengajak dialog dengan hati terbuka dan seruan Hamas untuk dialog adalah sungguh-sungguh ingin mengakhiri konflik internal Palestina.

Mahkamah Konstitusi

Baru-baru ini ada pembicaraan tentang pembentukan lembaga yang disebut dengan “Mahkamah Konstitusi” di pemerintahan illegal Fayyadh, apa komentar Anda?

Apa yang dibangun di atas kebatilan adalah kebatilan semata. Sebagai contoh ajakan untuk memulai membentuk mahkamah semacam itu adalah ajakan dari menteri pengadilan di pemerintahan illegal Fayyah. Sementara pemerintahan ini sendiri kehilangan legalitasnya dan tidak sah secara hukum. Maka setiap keputusan yang terlahir dari pemerintahan ini, maka tidak sah, illegal dan inkonstitusional. Ini dari sisi hukum, adapun dari sisi politik ide pembentukan mahkamah ini adalah bertujuan khusus, yaitu memperpanjang kekuasaan Abbas. Langkah ini tentu bertentangan dengan UUD Palestina.

Kami ingin mengatakan bahwa mahkamah semacam ini adalah mahkamah simbol belaka dan bukan mahkamah konstitusi yang sebenarnya. Pembentukan mahkamah ini, seperti yang saya katakan, adalah bertentangan dengan hukum Palestina.

Apa yang akan terjadi jika Abbas tetap bertengger di kekuasaannya setelah masa jabatannya berakhir, apa yang bisa dinamakan hal itu?
Pertama, jika Abbas tetap berkuasa sebagai kepala OP setelah tanggal 8 Januari 2009, itu berarti Abbas melakukan kudeta terhadap UUD. Dengan demikian ia menjadi ditaktor karena ia tidak menghormati hukum dan menduduki jabatan itu secara paksa. Maka ia harus bertanggungjawab dihadapan rakyat Palestina. Semua tindakan Abbas atau keputusan yang diambil Abbas setelah masa jabatannya berakhir maka dia yang bertanggungjawab dan tidak bisa diterapkan kepada rakyat Palestina. Kami juga di dewan tidak akan pernah memberikan pengesahan dan legalitas apapun terhadap keputusan-keputusan itu. Maka keputusan itu hanyalah sebatas tinta di atas kertas. Dengan demikian, secara konstitusi, ketua dewan Palestina yang berhak menjabat sebagai kepala OP dan merangkap sebagai ketua parlemen. Setelah itu, kami mengajak dunia untuk berinteraksi dengan kepala OP yang baru tersebut. (AMRais)
Des
30th

Daftar Produk AS yang Diboikot Oleh Para Ulama

Files under | Leave a Comment
Restoran:


KFC
Arbys
McDonalds
McBurger
Pizza Hut
Chilies
Hardees
Paridies
Pizza Little Sitzer
Jack in the Box
A&W
Kantez
Baskin Robbins
Wimpy
Dominos Pizza
Texas
Slizer


Produsen Makanan & Minuman AS:

Minuman:

- Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up
- Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca): Sprite dan Fanta


Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap
California Garden and Warner & Lambert
T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata "Allah" dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein

Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.

Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill

Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck

Dan Semua produk General Electric

Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:


A & M FOODS
A & W BRANDS
A. CAMACHO, INC .
A. ZEREGA'S SONS
A. PANZA & SONS
A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY
A.J. ALTMAN
A.L. BAZZINI CO
A ARHUS, INC
ABBA AB BEIJER COMPANY
ABCO LABORATORIES
ABEL & SCHAFER
ABELES & HEYMANN
ABRAHAM'S NATURAL FOOD
ACCRU PAC GROUP
ACE BAKING CO .
ACIME SMOKED FISH CORP
ADAMS VEG. OILS
ADAM MILLING
ADRIENNE'S GOURMET FOODS
ADVANCED SPICE & TRADING
AG PROCESSING
AGRO FOODS
AIR PRODUCTS & CHEMICALS,INC
AJINOMOTO, U.S.A
AK PHARMA, INC
AKZO & PACIFIC OLEOCHEMICALS
ALBERTO-CULVER COMPANY
ALBRIGHT & WILSON CO .
ALCAN FOIL PRODUCTS
ALEX FRIES & BROS .
ALGOOD FOOD COMPANY
ALL STAR FOODS
ALLE PROCESSING
LLEN FOOD PRODUCTS
ALLFRESH FOOD PRODUCTS
ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY
ALLIED FOOD DISTRIBUTORS
ALLTECH
ALEO FARMS
ALTA DENA
� ALUMAX FOILS

Bahan-bahan Kimia dan pembersih:

1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen)

2. PT. Johnson & Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson�)

3. Nectar

4. Avon

5. Revlon

6. Gardena

7. Pasta gigi Corset

Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear

Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of America, Bank of New York
Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold Cost, Carlton, LM, More.

Para ulama' tersebut adalah:

1. Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Ulama dan Cendekiawan Muslim kondang di seluruh dunia. Kini tinggal di Doha, Qatar.

2. Syeikh Salman bin Fahd Al Audah, ulama' kharismatik dari Arab Saudi

3. Syeikh Muhammad Saed Ramadhan al Buthi, ulama' kharismatik tinggal di Suriah

4. Syeikh Abdullah al Jibrin, ulama' Arab Saudi dan anggota Persatuan Ulama Besar Arab Saudi

5. DR. Hammam Saed dan DR. Muhammad Abu Faris, Intelektual Muslim tinggal Amman, Yordania.

6. DR. Naser Farid Wasil, Mufti Mesir

7. Fatwa Majelis Ulama Sudan

8. Fatwa Majelis Ulama Palestina

Sumber: al Markaz al Filistini lil I'lam (PIC) (abu ais)
Des
30th

350 Gugur, Sejumlah Keluarga Habis, 1700 Luka-luka di Gaza

Files under | Leave a Comment
Gaza – Infopalestina: Jumlah korban dalam serangan udara Israel dan laut Israel di Jalur Gaza, dimana masjid dan permukiman penduduk menjadi sasaran mencapai 350 orang. Sementara korban luka-luka hingga kini mencapai 1650 orang, 300 di antaranya luka-luka berat.

Kemarin malam Ahad, pesawat tempur Israel dan kapal tempurnya menggempur wilayah barat kota Gaza sehingga korban meninggal. Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa pesawat Israel jenis F-16 buatan Amerika, heli tempur dan kapal temur Israel menyerang wilayah tersebut.

Dr. Basem Naeem, Menkes Palestina menyebutkan bahwa korban akibat seragan Israel sejak Sabtu kemarin luasa (27/12) diperkirakan akan meningkat tajam. Apalagi lebih dari 180 luka-luka dalam kondisi parah dan masih ada puluhan syuhada yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan yang diserang Israel.

Dalam konferensi persnya Ahad sore kemarin (28/12) ia menegaskan bahwa udara Gaza diselimuti oleh kabut hitam dan pesawat Israel. Sementara bumi Gaza penuh dengan syuhada, korban luka-luka dan kehancuran di sana-sini.

Ia juga menegaskan bahwa telah terjadi penurunan persediaan obat-obatan dan layanan kesehatan yang bekerja di bagian unit gawat darurat. Bahkan ada 105 jenis obat, 225 jenis peralatan kesehatan dan 93 bahan khusus untuk lab semuanya persediannya nol.

Basem menegaskan bahwa 50 persen mobil ambulan tidak bisa dioperasikan karena spearpartnya tidak tersedia karena blokade dan kekurangan bahan bakar. Semuanya terjadi di tengah dunia yang bungkam.

Ia menegaskan, pasukan Israel menyerang lembaga-lembaga dan pusat layanan umum. Bahkan sejak awal yang diserangan adalah lembaga sosial dan rumah-rumah penduduk.

Basem meminta kepada tim kesehatan Arab untuk segera pergi ke Gaza untuk memberikan bantuan kepada rakyat sipil.

Soal sejumlah korban yang dievakuasi keluar Gaza dan pernyataan sejumlah pejabat Arab yang tidak bertanggungjawab, ia menegaskan bahwa evakuasi bisa membahayakan karena kondisi luka sangat hebat. Karenanya, ia mengecam tindakan yang menyebabkan enam orang sipil Palestina yang gugur di Areys, Mesir.

Evakuasi akan dilakukan apalagi kondisi memungkinkan dan mobil ambulan Mesir harus memberikan bantuannya. Namun pihak Mesir menolak hal itu karena pertimbangan politik. Ia menegaskan bahwa sejumlah tim medis Arab siap pergi ke Gaza dan sebagian lagi masih berada di Mesir yang pemerintahannya melarang mereka pergi ke Gaza. Bahkan Mesir juga melarang bantuan medis Arab yang akan disalurkan ke Gaza.

Basem menyampaikan terimakasihnya kepada negara-negara yang memberikan bantuannya terutama Qatar, Saudi, Libia. Ia meminta Mesir agar mempermudah sampainya bantuan ke Gaza dan membuka perlintasan untuk masuknya tim medis. (bn-bsyr)
Des
30th

Kegagalan Militer Israel di Gaza dan Tidak Mungkin Hamas Mati

Files under | 1 Comment
Sebuah harian Jerman mengecam serangan Israel ke Jalur Gaza yang hanya menimbulkan korban sipil. Harian mengusulkan agar PBB mengirim pasukan ke Jalur Gaza.

Angge Gunter, pakar urusan Israel di harian Frankrut Roundsya menyebutkan bahwa serangan tahap awal Israel yang hanya membunuh warga sipil adalah penerapan teori “menciptakan sock terapi dan teror” yang pernah dilakukan Amerika dalam perangnya di Irak.

Ia menambahkan bahwa korban yang terbunuh kebanyakan adalah warga sipil dan anak-anak yang menjadi perhitungan militer Israel. Jika dilanjutkan serangan Israel ini, wilayah Jalur Gaza akan menjadi pusat tragedi kemanusiaan.

Ia mempertanyakan apa yang diinginkan Israel dalam perang ini? Jika Israel ingin mewujudkan keberhasilan perang dengan serangan mendadak, ini bukan sebuah kemenangan, Israel sebenarnya menyadari ini dalam pengalamnya di Libanon.

Di musim panas 2006, Israel pernah menyerang Libanon selama 36 hari dimana pejuang Syiah menyerang utara Israel dengan roket sehingga Tel Aviv terpaksa meminta perdamaian kepada PBB.

Israel kini ingin kondisi yang sama terjadi di Jalur Gaza. Sebab Hamas tidak akan sembunyi di bawah tanah. Jika Israel berhasil melemahkan Hamas dan menghancurkan tim militernya maka gagasan Islam ‘ekstrim’, di gerakan Palestina tidak akan hilang, tukas Angge.

Ia menegaskan bahwa Israel mengerti betul bahwa Hamas adalah kekuatan sistematis di Gaza dimana jika mereka sembunyi akan terjadi kekacauan keamanan sehingga Al-Qaedah akan terjun ke sana dan berkembang dengan aman.

Menurutnya, solusi terbaik sekarang ini bagi Israel adalah menciptakan gencatan senjata jangka panjang di Gaza dan menerima pengiriman pasukan internasional yang mencakup pasukan negara-negara Islam seperti Mesir, Turki di Gaza sehingga bisa menghalangi Hamas dan Israel. (bn-bsyr)
Des
30th

Bantuan Negara Arab Tiba, Tapi Mesir Masih Tutup Pintu Perbatasan Gaza

Files under | 1 Comment
Tujuh pesawat Libya, dua pesawat Saudi mendarat di bandara El-Arish, Sinai, Mesir. Tapi Mesir masih menutup perbatasan

Sumber keamanan Mesir mengabarkan sebanyak tujuh buah pesawat Libya dan dua buah pesawat Saudi Arabia telah mendarat di bandara El-Arish, Sinai, Mesir, pada pagi hari Senin (29/12) ini.

Pesawat-pesawat tersebut membawa berbagai macam barang bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan ke masyarakat Gaza yang ini tengah dibombardir secara brutal oleh Israel.

Sebelumnya, dua buah pesawat Qatar telah lebih dahulu mendarat di El-Arish, dan pada akhirnya diizinkan untuk melintasi perbatasan dan memasuki Gaza. Sementara itu, dua buah pesawat lain dari Aljazair dikabarkan akan segera tiba.

Meski demikian, pihak pemerintahan Mesir masih menutup pintu perbatasan Rafah, yang berbatasan langsung dengan Gaza. Belum dapat dipastikan apakah Mesir akan membukakan pintu perbatasan itu untuk masuknya barang-barang bantuan kemanusiaan tersebut.

Situs berita Islamonline (29/12) mengabarkan, pemerintahan Mesir enggan membuka pintu perbatasannya terkait insiden bentrokan beberapa saat yang lalu, antara rakyat Palestina dan keamanan Mesir, yang mengakibatkan seorang warga Palestina dan seorang polisi Mesir tewas. Rakyat Palestina menuntut Mesir untuk membukakan pintu perbatasan kedua negara.
Namun, beberapa dokter Mesir yang tergabung dalam Niqabah al-Athibba al-Arab (Sindikat Dokter Arab) dikabarkan telah berkumpul di Sinai. Mereka terdiri dari para ahli bedah, dokter tulang, dan lain-lain, yang berencana akan memasuki Gaza. [iol/atj/www.hidayatullah.com]
Des
30th

Palestina Meminta DK PBB Hentikan Kekerasan Israel

Files under | Leave a Comment
Duta besar Mesir dan Palestina di PBB, New York, mengatakan, Senin, mereka meminta Dewan Keamanan PBB membuat Israel mematuhi seruan dunia untuk segera menghentikan kekerasan dan aksi militer di Jalur Gaza.

Xinhua melaporkan, Duta besar kedua negara Timur Tengah tersebut berbicara kepada wartawan setelah pertemuan mereka dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, yang berulangkali menyampaikan seruannya bagi segera diakhirinya tindakan kekerasan "yang tak dapat diterima" di Jalur Gaza.

Riyad Mansour, pengamat tetap Palestina untuk PBB, mengatakan kepada wartawan bahwa Israel harus dibuat mematuhi seruan dengan suara bulat Dewan 15-anggota tersebut bagi segera diakhirinya aksi kekerasan dan pertumpahan darah di Jalur Gaza.

Mansour mengeluarkan seruannya kepada wartawan bersama Duta Besar Mesir Maged Abdelaziz, setelah pertemuan mereka dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, yang berulangkali menyampaikan seruannya bagi segera diakhirinya aksi kekerasan yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

"Tanggung-jawab Dewan lah untuk bertindak dengan cara praktis guna membuat Israel mematuhi" serangan dengan suara bulat Dewan bagi gencatan senjata, kata Mansour.

Mansour mengatakan Sekretaris Jenderal PBB ban Ki-moon dan Presiden DK PBB yaitu Duta Besar Kroasia untuk PBB Neven Jurica berjanji kepada dia bahwa mereka akan berusaha keras untuk menangani situasi paling akhir di Jalur Gaza dan kebutuhan kemanusiaan rakyat di sana.

"Apa yang kami ingini ialah untuk membawa Israel mematuhi keinginan Dewan Keamanan," katanya. Ia menambahkan telah lebih dari 48 jam sejak Dewan mengeluarkan seruan, tapi Israel tak mematuhinya.

Sedikit-dikitnya 345 orang tewas sejak Israel melancarkan serangan udara terhadap Jalur Gaza pada Sabtu untuk membalas serangan mortir dan roket yang meningkat dari Jalur Gaza ke Israel selatan, demikian isi banyak laporan.

Mansour pada Ahad memperingatkan di markas PBB, New York, kalau Israel "tak mematuhi seruan gencatan senjata Dewan Keamanan, negara Arab dan pendukung mereka akan kembali bertemu dengan Dewan guna membuat Israel mematuhi seruan itu".

Dewan Keamanan, Sabtu, menyelenggarakan pertemuan darurat mengenai situasi paling akhir di Jalur Gaza dan belakangan dengan suara bulat menyerukan segera diakhirinya semua aksi kekerasan di Jalur Gaza dan Israel selatan.

Sebelumnya, Ban, dalam suatu pernyataan yang dikeluarkan di New York, Senin, mengatakan, "Israel dan HAMAS harus menghentikan semua aksi kekeasan dan melakukan semua tindakan yang diperlukan guna menghindari korban jiwa sipil. Gencatan senjata harus segera diumumkan."

"Saya sangat prihatin dengan peningkatan kekerasan saat ini di Jalur Gaza dan sekitarnya," kata Ban. "Ini tak dapat diterima. (ant)
Des
30th

RI Desak PBB Keluarkan Resolusi

Files under | 1 Comment
Indonesia desak Dewan Keamanan PBB bersidang guna mengeluarkan resolusi. Muhammadiyah desak beri sanksi Israel


Pada konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ia telah mengirim surat secara resmi kepada Sesjen PBB Ban Ki-moon dan Presiden DK PBB agar kedua lembaga itu mengeluarkan resolusi bagi Israel untuk menghentikan serangannya ke Jalur Gaza.

"Indonesia berpendapat DK PBB harus bersidang secara formal untuk mengeluarkan resolusi kemudian bisa betul-betul memaksa Israel untuk menghentikan serangan-serangan," tutur Presiden.

Dalam suratnya, Presiden menambahkan, Indonesia juga mengimbau agar Israel dan Palestina kembali masuk ke proses perdamaian seperti setengah tahun lalu agar tercipta keamanan dan perdamaian di Jalur Gaza.

Presiden menjelaskan ia telah berkomunikasi dengan perwakilan Indonesia di PBB, Marty Natalegawa, untuk mendapatkan laporan tentang langkah-langkah yang telah dilakukan DK PBB untuk menghentikan aksi militer Israel.

Presiden mengatakan langkah PBB yang telah melaksanakan pertemuan informal dan hanya menghasilkan pernyataan tertulis DK PBB tentang Israel yang harus menghentikan aksi militernya, belum cukup untuk meredakan ketegangan di Jalur Gaza.

"Pemerintah Indonesia berpendapat mesti ada kegiatan dan langkah-langkah yang lebih nyata, lebih `firm` dalam arti untuk bisa dipatuhi oleh pihak Israel," tuturnya.

Presiden menambahkan, dalam suratnya kepada Sesjen PBB dan Presiden DK PBB, ia menyampaikan sikap Indonesia yang mengecam keras aksi-aksi militer Israel yang dinilai berlebihan dan tidak proporsional.

"Dalam surat ini saya menggarisbawahi bahwa masyarakat dunia, terutama PBB, terutama lagi DK PBB harus mengambil langkah-langkah cepat," ujarnya.

Mengingat kondisi kemanusiaan yang buruk di Jalur Gaza akibat serangan roket Israel yang menewaskan 225 warga Palestina, Presiden Yudhoyono dalam suratnya juga mengimbau masyarakat dunia untuk memberi bantuan kemanusiaan kepada Palestina.

"Indonesia akan memberikan bantuan tunai senilai 1 juta dolar AS di luar obat-obatan yang dikirim ke wilayah konflik," ujar Presiden.

Presiden mengatakan, serangan besar-besaran Israel ke Jalur Gaza kali ini seharusnya membuat masyarakat dunia, terutama PBB dan DK PBB untuk memberikan perhatian sungguh-sungguh dan kontribusi nyata demi terwujudnya perdamaian.

Sesuai konstitusi, Presiden menambahkan Indonesia akan berperan aktif dan siap berkontribusi apa pun demi terwujudnya keamanan dan perdamaian di Jalur Gaza.

"Kami akan memantau terus perkembangan di Gaza dan Indonesia akan melakukan segala upaya, regional dan multilateral, demi pulihnya situasi di sana," demikian Presiden.

Sebelum mengeluarkan pernyataan itu, Presiden mengadakan rapat terbatas selama kurang lebih satu jam bersama dengan Menko Polhukam Widodo AS, Menhan Juwono Sudarsono, Panglima TNI Djoko Santoso, Mensesneg Hatta Rajasa dan Dirjen Multilateral Deplu RI Rezlan A Djenie.

Israel melancarkan serangan roket ke Jalur Gaza pada Sabtu yang menewaskan 200-an orang dan ratusan yang lain luka-luka.

Serangan itu memancing reaksi keras dunia internasional yang meminta Israel menghentikan serangannya. Namun hingga Minggu, roket-roket Isreal dikabarkan masih menyerang wilayah Palestina yang dikuasai Hamas itu.

Muhammadiyah Desak Sanksi

Sementara itu, Muhammadiyah mendesak pemerintah mendorong Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memberlakukan sanksi bagi Israel. Hal ini penting karena sikap lunak PBB tidak akan membuat Israel jera.

"Muhammadiyah mendukung sikap Pemerintah RI yang mengutuk serangan tersebut. Namun juga mendorong RI memprakarsai resolusi sanksi atas Israel, khususnya melalui Dewan Kemanan PBB," ujar Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam rilis diberitakan detikcom, Senin (29/12).

Menurut Din, serangan tersebut merupakan bentuk kezaliman dan kebiadaban nyata yang tidak dapat dibenarkan dengan dalih apapun. Karena itu, tidak cukup bagi PBB hanya dengan mendesak Israel menghentikan serangan brutal tersebut. Sanksi berat harus dijatuhkan kepada Israel. [ant/dtn/www.hidayatullah.com]
Des
30th

Anda Bisa Berjuang Untuk Rakyat Palestina!

Files under | Leave a Comment
Syeikh Al-Azhar dan Mufti Mesir menyatakan Fardhu 'Ain hukumnya membantu rakyat Palestina. Andapun, bisa melakukannya!

Dalam situs an-Nasij al-Islami Lembaga Islam Al-Azhar dan Mufti Mesir untuk "mengerahkan kemampuan " untuk membantu Gaza. Fardhu 'ain, hukumnya bagi umat Islam.

Mufti Mesir Dr. Ali Jum'ah dan Syeikh Thantawi mengeluarkan seruan membantu warga Palestina di Jalur Gaza.

"Ini adalah fardhu 'ain bagi setiap umat Islam, baik pemimpin maupun rakyat biasa. Tidak hanya diam di hadapan bala dan musibah besar ini."

Pemimpin Umum Majma' Al-Buhust Al-Islami Mesir, Syekh Ali Abdul Baqi hampir tidak percaya terhadap kondisi buruk yang menimpa Gaza dengan mengatakan, "Di mana Arab? Di mana mata hati dunia di hadapan pembantaian massal seperti ini?"

Di Libanon, Suriah, Mufti wilayah Sidon (Shayda), Syeikh Salim Susan as-Shaydawi, menyerukan masyakarat negara itu untuk menginfakkan sebagian harta mereka sebagai bantuan yang akan diberikan kepada rakyat Gaza.

Andapun Bisa

Membantu rakyat Palestina tak sekedar uang. Selain jihad harta dan doa, kita juga masih bisa melakukan hal terbaik mendukung Palestina. Syeikh Dr. Yusuf Qardhawi pernah mengeluarkan fatwa yang berkaitan dengan produk Israel dan Amerika.

Menurut Qardhawi, salah satu bentuk dukungan konkret bagi perjuangan rakyat Palestina adalah dengan mengembargo/memboikot total produk Israel dan AS.

"Satu real (mata uang Arab-red) yang Anda keluarkan untuk membeli produk Israel dan AS, sama dengan satu peluru yang akan merobek tubuh saudara Anda di Palestina."

Qardhawi menyatakan keterkejutannya terhadap sebagian umat Islam yang merasa tidak dapat hidup tanpa produk Amerika.

"Saya terkejut ketika ada sebagian umat Islam mengatakan tidak mungkin hidup tanpa Pepsi, Coca Cola, Pizza Hut, atau peralatan modern produk Amerika," kata Qardhawi sebelum ini.

Marilah bantu warga Palestina dengan sekuat tenaga dan berhentilah menggunakan produk Israel dan Yahudi sekarang juga. [www.hidayatullah.com]
Des
30th

Akankah….ada perubahan….

Files under | Leave a Comment
Menjelang pergantian tahun baru Islam dan tahun baru Masehi....gegap gempita seremonial dilakukan, semua mempersiapkan, akan datangnya perubahan sang waktu, terlintas dikala akan hadirnya pergantian tahun, akankah ada secercak perubahan dalam hati atau perubahan yang membuat mandiri...mulailah pada diri sendiri..kepercayaan pada bangsa dan negara, kita adalah komunitas kecil diantara masyarakat dan diri kita adalah gen yang paling kecil diantara sekitar kita.kini....akan datang satu pergantian tahun, dari hati kecil saya berkata...Ragukan anda pada perubahan negara ini, Ragukan anda pada kondisi membaik negara ini, Ragukan anda pada situasi aman pada negara ini, Ragukan anda akan kenyamanan dalam hidup di negara ini, Ragukan anda pada kepemimpinan ini, juga Ragukan anda pada kepemimpinan 2009....semuanya tampat kelabu...wajah buram....bagai asap mengepul di atas bumi palestine....karena semua pemimpin-pemimpin hanya bermodal Nafsu kekuasaan belaka, awal sebuah..impian dan janji...belaka, semua akan sirna jika itu sudah digapai...karena negara ini bukan orang pribumi sendiri yang ngatur, belajar dari sebuah pengalaman adalah tolak ukur yang utama, maka...Ragukan semua itu.....akan tetapi jangan RAGUKAN ANDA PADA TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1430 HIJRIYAH.............