Feb
28th

Anak Tak Bermoral

encermati gerilya politik pansus akhir-akhir ini membuka ingatan saya pada pertemuan parpol koalisi pekan kemaren, 22 Februari, di Cikeas. Sebegitu gentingkah pansus menggerus posisi penguasa dan elit politik saat ini?

Pertemuan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat dinilai sangat menentukan eksistensi koalisi, mengingat pandangan akhir fraksi terkait penyelamatan Bank Century akan diumumkan besoknya.

Itu perkembangan pekan kemaren. Lalu? Saat ini yang mengejutkan adalah Kasus Politisi Golkar dan PKS Dibuka ke Publik, begitu headline yang saya baca di Liputan6.com via hape.

Sejumlah kasus yang menimpa politisi Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal dibuka ke hadapan publik. Pasti itu, menurut saya, sebagai tekanan terhadap laporan akhir skandal Bank Century.

Salah satu politisi yang kasusnya kembali diungkit adalah Andi Rahmat. Anggota Panitia Khusus dari Fraksi PKS ini tiba-tiba menjadi terlapor di Pengadilan Tata Usaha Negara dengan dugaan keanggotaan palsu di DPR. Hah?

Selain 108 anggota DPR RI -Komisi IX (52 orang) periode 1999-2004 dan Komisi XI (56 orang) periode 2004-2009- akan diadukan ke Markas Besar Polri pada Senin 1 Maret besok terkait kebijakan bailout Bank Century, beberapa politisi juga telah menjadi 'sasaran tembak' Komunitas Masyarakat Pecinta Indonesia -lihat glagat-glatnya sey mereka pro demokrat.

Jauh sebelumnya, kasus pengemplangan pajak juga telah menyasar Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Ketua Pansus Century dari Fraksi Golkar, Idrus Marham, juga tak lepas menjadi sasaran saat kasus vila ilegalnya diungkit-ungkit. Dan Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto tiba-tiba juga dibidik kasus korupsi Inkud.

Ada apa ini? Ini bisa jadi membuktikan kekhawatiran, ketakutan Si Pembawa gerbong koalisi dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua. Pasalnya, "Pemerintah tak dapat dipersalahkan dalam pengambilan keputusan saat mengatasi krisis keuangan, karena produk hukum itu dilahirkan oleh legislatif, yang kemudian dijalankan oleh eksekutif," kata M Jusuf Rizal, Ketua Komunitas Masyarakat Pecinta Indonesia.

Komunitas ini menilai bailout itu sudah berdasarkan analisis hukum dan tatanegara. Kebijakan itu diambil, kata dia, untuk menjalankan kebijakan atas produk hukum yang diambil oleh Komisi IX DPR RI periode 1999-2004 dan Komisi XI DPR RI periode 2004-2009.

Memang terlihat aneh kubu pendukung bailout akhir-akhir ini. Terlihat reaktif. Sampe-sampe Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam Andi Arief turun gunung membidik para politisi inisiator hak angket khusus Century dalam jerat hukum.

Sebut saja Misbakhun. Andi Arief getol mengungkapkan Letter of Credit bermasalah (LC) Bank Century milik Misbakhun, dari Partai Keadilan Sejahtera.

Selain akan melaporkan Misbakhun ke polisi, Andi juga aktif menemui tokoh-tokoh nasional. Aksi ini dinilai Akbar menggambarkan kepanikan Istana. "Kepanikan yang ditunjukkan secara telanjang," kata Akbar.

Saya aja yang nonton jadi panik. Lebih-lebih Pak Misbakhun. Tadi sore dengan jelas saya mendengar bantahan Misbakhun di tipi.

Ia menolak dituduh memiliki kepentingan dalam kasus Century, termasuk soal letter of credit (L/C) di bank tersebut sebesar 22,5 juta dolar Amerika Serikat. Wajar saja Misbakhun balik menyerang Andi Arief.

"Kita berhadapan dengan staf khusus yang orangnya bersifat penjilat. Kerjaannya apa? Tugasnya apa? Tapi urusannya apa. Dia mendapat SK sebagai staf khusus presiden bidang penanggulangan bencana dan bantuan sosial," ujarnya.

Ia juga menolak Andi Arief sebagai pelobi. "Lobi juga orang ini bukan kelas pelobi. Ini kelas penjilat. Kredibiltasnya tidak jelas. Seorang tokoh ulama Muhammadiyah yang terkenal pun mengatakan ini anak tidak bermoral," katanya.

Nah loh, ternyata makin terang-benderang - meminjam istilah Pak Beye - saja siapa yang tak bermoral dan siapa yang dikelilingi orang-orang tak bermoral selama ini. Ayoo.... People power dukung pansus bersih beridealisme - seruan saya dari atas gunung.
Feb
28th

FOPERTA di Marabahan

FOPERTA merupakan singkatan dari Forum Perkenalan Anggota, ini adalah acara untuk mengenalkan Pelajar Islam Indonesia (PII) kepada pelajar ataupun yang ingin mengikuti kegiatan PII.

FOPERTA ini diadakan oleh PW PII KalSel untuk membuka kepengurusan daerah yang tidak aktif atau yang belum aktif sama sekali.

FOPERTA pertama ini diadakan di Marabahan, Barito Kuala pada tanggal 27-28 Ferbuari 2010. Kegiatan ini ditempatkan di Mesjid Agung Al Anwar.

PW PII Kalsel mengirimkan anggotanya yaitu M. Rifqi, Misliansyah, Rahmatun, M. Rudiansyah, Rahmadani dan Novia Winda.
Feb
28th

MUHAMMAD TONAS, SE Berikhtiar Membangun SUMATERA BARAT dengan Semangat BARU

<<Muhammad Tonas, SE – Jujur dan Amanah>> Muhammad Tonas, SE yang lahir pada 13 Maret 1967 merupakan putera asli Minangkabau dari ibu yang berasal dari Sulit Air, Solok dan bapak yang berasal daru sianok, Bukittinggi. Menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, Jakarta dan aktif dalam berbagai kegiatan Kemahasiswaan, baik di dalam maupun di luar kampus, [...]
Feb
27th

Sholat Tahajud Sebagai Sumber Kemuliaan

Files under | Leave a Comment
Di malam yang indah ini mari kita tunaikan sholat tahajud sebab sholat tahajud adalah sumber kemuliaan abadi. Bila pada umumnya orang bangga akan harta dan kedudukannya maka sholat tahajud adalah kemuliaan orang yang beriman. Sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Salallahu 'Alaihi Wassalam dalam sebuah hadist yang berbunyi,

Nabi bersabda, 'Jibril mendatangiku dan berkata, 'Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka karena engkau akan terpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang Mukmin adalah sholat waktu malam dan ketidakbutuhannya dimuliakan oleh orang lain (HR. Al-Hakim & Al-Baihaqi).

Mari kita tunaikan sholat tahajud agar memperoleh kemuliaan dalam hidup ini..

amin ya robbal alamin..
Feb
27th

Dibodohi Bertahun-tahun

Banyak bencana yang terjadi saat ini disebabkan oleh perubahan iklim. Dalam film Inconvenient Truth, Al Gore mengatakan tahun 2050 atau 2100 akan terjadi ini itu. Tapi perubahan iklim datang lebih cepat 30-50 tahun. Rajendra Pachauri ketua IPCC PBB mengatakan bencana yang terjadi saat ini lebih buruk daripada skenario yang dibuat IPCC.


otongan pesan di wall group perubahan iklim itu ditulis Rumi Surya. Hampir tiap hari, sebagai member group perubahan iklim, saya menerima mesej dari admin.

Semua tentang faktor yang mampu meningkatkan perubahan iklim dunia saya terima, berikut sumber ilmiahnya. Tapi saya tidak berhenti di sana. Pertanyaan pun berseliweran di otak ini. Ada apa dengan dunia ini? Siapa Al Gore? Benarkah ada pemanasan global?

Di desa tempat saya tinggal akhir-akhir ini panas. Tidur di bawah, siang-siang mandi di sungai, atau sekedar rebahan di brugak depan rumah jadi solusi. Apa ini akibat pemanasan global? tanya saya.

Memang bukan itu saja yang membuat saya bertanya, otak saya tergelitik setelah membaca note "Project Management and Leadership Training on Climate Change 2010" dari temen blogger yang pernah menjadi utusan dari Indonesia dalam sebuah event internasional. Sebuah note yang mengajak para pemuda untuk ikut melindungi bumi dari pemanasan global.

Semua alasan tentang pemanasan global saya 'telen bulet-bulet'. Menurut ilmu pengetahuan, bersumber dari goup fesbuk, pemanasan global tidak hanya disebabkan oleh sektor kendaraan, listrik, atau energi saja; tapi juga oleh sektor peternakan.

PBB mengatakan bahwa daging adalah penyebab terbesar Pemanasan Global, World Watch Institut mengatakan bahwa setidaknya 51% gas rumah kaca global yang dihasilkan manusia berasal dari peternakan.

Penyebab utama pembabatan hutan tropis dunia adalah sektor peternakan. Fakta ini seperti "Inconvenient Truth" bagi kebanyakan orang karena rasa daging yang lezat ternyata membunuh iklim kita, maka seperti Dr. Rajendra Pachauri ketua IPCC PBB, Dr. James Hansen ketua Godard NASA, Yvo De Boer ketua UNFCCC, dan Al Gore adalah vegetarian. Tapi benarkah itu semua? Mari kita telisik satu per satu.

Pemanasan global adalah sebuah hoax, klaim para ilmuwan dari kubu kontra Gore. Suhu bumi sesungguhnya hanya berubah sekitar 1 derajat Fahrenheit dalam tempo satu abad. Plus, planet tercinta ini telah mengalami periode zaman es dan periode hangat tanpa ada campur tangan anda dan saya.

Ilmuwan yang beranggapan seperti ini, salah satunya adalah Steven Milloy yang memiliki gelar dalam bidang Natural Science dan gelar master dalam Biostatistik dari Universitas John Hopkins. Ia adalah salah satu juri bagi American Association for The Advancement of Science Awards dan ia pernah diminta oleh kongres Amerika untuk bersaksi mengenai masalah-masalah lingkungan.

Milloy berkata bahwa pemanasan global adalah "Ibu dari segala ilmu pengetahuan sampah". Ia merujuk kepada perubahan-perubahan suhu bumi yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia.

Milloy juga merujuk kepada protokol Kyoto yang dianggapnya sebagai suatu lelucon. Protokol ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas karbon dunia menjadi 8% pada tahun 2012. 8% adalah level emisi pada tahun 1990. Dan kita juga tahu, sekali lagi Amerika (dibawah Bush) menjadi anak nakal yang menolak protokol ini, kali ini ia juga mendapat dukungan negara-negara Eropa.

Well, Tentu saja Amerika dan Eropa akan bersikap seperti itu. Sebuah studi dari Rusia (bukan Amerika) menunjukkan bahwa konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer berada pada level sekitar 370 PPM (Parts per Million) dan bila protokol Kyoto diikuti, maka hal itu hanya akan merubah 1 atau 2 PPM saja pada tahun 2012.

Dengan menggunakan data yang disediakan oleh mereka yang mempromosikan Protokol Kyoto, jika setiap negara meratifikasi protokol tersebut, temperatur global rata-rata hanya akan berkurang sekitar 0,0015 derajat centigrades. Pada level ini, dibutuhkan 667 tahun dan $100 Trilyun untuk menurunkan suhu bumi sebanyak 1 derajat centrigades.

Dan satu lagi, ketika kita, manusia dianggap sebagai kambing hitam penyebab pemanasan global, EPA (Environmental Protection Agency) memperkirakan bahwa 25% emisi gas metana yang dilepas ke Atmosfer berasal dari kotoran ternak. Dan daging yang di konsumsi manusia seluruh dunia terus meningkat, artinya ternak tersebut di satu sisi tetap berkurang dan di sisi lain bertambah dengan angka yang berimbang. Lalu apa masalahnya?

Masalah lain yang dijadikan fakta oleh Al Gore dalam film adalah berkurangnya beruang kutub. Mari kita cross check.

Menurut teori, pemanasan global dapat menyebabkan mencairnya es yang merupakan habitat beruang kutub dan menurut para ilmuan (pendukung teori pemanasan global tentunya) populasi beruang kutub mulai berkurang.

Padahal kalau kita membaca data Polar Bears International, populasi beruang kutub telah meningkat sekitar 5.000-10.000 ekor pada tahun 1950 hingga sekitar 20.000-25.000 ekor pada tahun 2009.

Menurut para ilmuwan penentang Al Gore, pemanasan global memang pernah terjadi, namun itu disebabkan oleh alam dan tidak bisa diprediksi. Walaupun Al Gore mendapat dukungan luas dari para politisi dan media, namun kelihatannya momentum mulai bergeser menjauh darinya.

Saya pun berusaha bertanya pada mbah google, eh saya nemuin fakta yang membuat saya yakin, Al Gore telah menipu saya dan orang-orang kebanyakan. Baca saja berita Isu Perubahaan Iklim Cuma Konspirasi, 30 November tahun lalu yang saya temukan di okezone.com versi mobile.

Isu mengenai perubahan iklim yang meluas di berbagai belahan dunia, ternyata hanyalah sebuah konspirasi diantara para ilmuwan. Berita tersebut menyeruak setelah sebuah email bocor ke publik, yang menjelaskan kalau para ilmuwan tersebut telah merekayasa data.

Akibat email tersebut, George Monbiot, seorang ilmuwan menuntut Phil Jones, Direktur the Climatic Research Unit (CRU) agar mengundurkan diri dari Unit Penelitian Iklim. Dari email tersebut juga terungkap, para ilmuwan termasuk ahli iklim Amerika mengakui tidak menemukan bukti  yang kuat terhadap pemanasan global dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami tidak menemukan catatan yang tepat mengenai indikator-indikator pemanasan global seperti kenaikan permukaan laut, mencairnya gletser  dan es di Kutub Utara," tulis email tersebut, yang dikutip Guardian, Senin (30/11/2009).

Email dan dokumen yang dimanipulasi oleh beberapa ahli klimatologi terkemuka tersimpan selama 13 tahun di server University of East Anglia. Perihal mengenai bocornya email ini sendiri, dikarenakan ratusan pesan elektronik tersebut telah dicuri, versi pencurian email oleh hacker ini juga bisa di baca di sini.

Buat saya gak salah juga menjaga bumi ini dan memang harus, tapi di sisi lain ternyata para ilmuwan bahkan kita yang selalu mendengung-dengungkan pemanasan global telah terjebak dan dibodohi bertahun-tahun dalam konspirasi besarnya pemanasan global manipulatif.
Feb
26th

Makna Sholat Tahajud

Files under | 1 Comment
Tahajud artinya 'bangun dari tidur di malam hari.' Maka sholat tahajud dikerjakan di malam hari setelah tidur terlebih dahulu , walaupun tidurnya sebentar. Mengapa harus tidur dulu? Karena bangun tidur pikiran kita menjadi lebih segar dan fresh. Dengan tidur berarti proses pemulihan sel tubuh, penambahan kekuatan dan otak kita kembali berfungsi. Mengapa pula tengah malam atau sepertiga malam? Karena pada malam hari suasana hening dan tenang menunjang konsentrasi kita.

'Sesungguhnya bangun tengah malam adalah lebih mengena dan bacaannya lebih berkesan. Pasa siang hari engkau mempunyai urusan panjang. Sebutlah nama Tuhanmu dan beribadahlah kepadaNya dengan penuh ketekunan.' (QS. al-Muzzamil:1-8).

Menurut at_Tabari, bacaannya lebih berkesan, maksudnya bahwa sholat malam lebih membekas dihati kita. Ketika aktifitas kehidupan terhenti dan kebanyakan manusia tertidur lelap. Bangun tengah malam terhindarkan kita dari riya.' Sholat tahajud juga mengajarkan keikhlasan. Ia barometer bagi orang yang bersungguh-sungguh dalam ibadah. Sengaja bangun malam hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki keinginan niat kuat. Niat yang kuat didorong oleh motivasi yang kuat sehingga sholat tahajud akan dilaksanakan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh.
Feb
26th

KETUM PW PII SUMUT : “PII SUMUT SEBAGAI ORGANISASI YANG PRODUKTIF, RESPONSIF, DINAMIS, DAN BERKEMBANG DI SUMATERA UTARA”


Sei Rampah/Redaksi Esensi

Demikiankah visi PII Sumatera Utara Periode 2009-2011 yang disampaikan Ketua Umum PW PII Sumatera Utara, Aidi Sasmita dalam kata sambutannya pada acara pembukaan Rapat Pleno Wilayah I (RPW I) PII Sumatera Utara yang bertempat di Aula Balai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu 26 Februari 2010.

“Kita dihadapkan dengan masalah yang menyebabkan kondisi PII Sumatera Utara mengalami penurunan, baik penurunan kuantitas maupun kualitas kader, stagnasi perkembangan yakni jumlah pengurus daerah yang ada pengurus PII nya hanya sepertiga dari 33 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara”. Ujarnya.

Selanjutnya, beliau menyatakan bahwa misi PW PII Sumatera Utara Periode 2009-2011 adalah revitalisasi kaderisasi, ekspansi jaringan, dan ekspansi teritori. Selain itu, Ketua Umum PW PII Sumatera Utara juga menyatakan agar seluruh kader PII Sumatera Utara agar bersatu padu, menyiapkan langkah UNTUK MENYAMBUT SUMATERA UTARA MENJADI TUAN RUMAH MUKTAMAR NASIONAL (MUKNAS) PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII) KE-28 TAHUN 2012.

Kegiatan dihadiri sekitar 60 orang dari 7 delegasi pengurus daerah dari 9 pengurus daerah yang berhak hadir, yaitu PD PII Serdang Bedagai, PD PII Pematang Siantar, PD PII Tanjung Balai, PD PII Deli Serdang, PD PII Medan, PD PII Langkat, PD PII Binjai.

Sementara itu, Kakanda Zulkarnain selaku Perhimpunan KB PII Serdang Bedagai menyatakan mendukung penuh setiap aktifitas PII terutama yang diselenggarakan di Serdang Bedagai. “Generasi muda saat ini sudah teracuni, teracuni dengan hal-hal yang berdampak buruk. Oleh karenanya, kita harus memberikan penawar racunnya yakni salah satunya PII karena sebuas-buasnya Harimau, lebih buas lagi orang yang tak beragama”.

Kegiatan RPW I ini akan dirangkaikan dengan Pelantikan PD PII Serdang Bedagai Periode 2009-2010 serta Pelatihan PPA yang berlangsung pada tanggal 26-28 Februari 2010.
Feb
26th

Tifatul Dan Curhat Twitter

atu lagi kali ini saya tulis mengenai efek jejaring sosial selain Facebook. Jejaring yang berhasil menyediakan media untuk berekspresi. Inilah Twitter. Walau dibatasi hanya sampai 140 karakter, tapi Twitter mampu menjadi telegram abad 21.

Gak hanya selebriti. Politisi pun banyak meraih sukses berkat Twitter. Pengguna Twitter yang paling banyak pengikutnya adalah Barack Obama, tercatat memiliki lebih dari 265.000 pengikut.

Twitter juga terbukti menjadi sumber berita berharga dan seringkali mengalahkan kecepatan media. Update pesan penggunanya bisa dilihat semua orang. Pasti itulah alasan mengapa mantan presiden PKS kerapkali ngetwet 'curhat'nya di ruang Twitter.

Dia bisa dibilang paling aktif meng-update status. Dari kabar kegiatan harian hingga menanggapi isu yang berkembang. Tidak kurang 30-an ribuan follower ada di akun sang menteri, seperti dilansir berita metrotvnews.com.

Memang, riuh RPM Konten belum juga mereda, kini Tifatul Sembiring sebagai Menkoinfo kembali 'berulah', ia meredang setelah pemberitaan yang tak seimbang, menurutnya, di Media Indonesia, begitu yang saya baca di inilah.com.

Status di Twitternyalah semua bermula. Sehari sebelumnya, ia protes dalam jejaring sosial terkait headline koran MI, Tifatul Tuduh Pers. Melalui akun jejaring sosial twitter miliknya ia keberatan dengan pemberitaan tersebut, yang dianggap telah memelintir berita.

"Sy protes HL MI kmrin, krn mlintir brita, itu rporter ngotot trus, sy blg jngan cari rezeki dg cr2 spt itu, lalu dimuat "tifatul tuduh pers," kata Tifatul lewat status Twitter.

Lalu muncullah ancaman twit-nya sekitar 18.37 :
Setelah saya protes berita gak seimbang, Saya diberi 'hadiah' lagi oleh MI hari ini dengan judul, "Tifatul lecehkan wartawan". Saya akan somasi !!


Tidak cukup via Twitter, somasinya pun melayang via pesan pendek :
Tolong dibaca isinya, agar jelas sebenarnya, saya bilang "anda", dirubah jadi 'pers', saya sudah beberapa kali, ditulis macam-macam, dan baru 1x ini protes via sms.


Memang Pak Tif dikenal sebagai tokoh Islam moderat. Pernyataannya mudah dipahami, santun tapi tidak dibuat-buat. Kritiknya kadang pedas, meski sering dibumbui lelucon. Tidak menghindar apalagi lempar tanggung jawab apabila terlibat polemik atau menghadapi tantangan lawan.

Sebagai orang yang turut meramaikan bursa pemilihan ketua dewan syuro PKS, ia sangat sensitif atas kasus-kasus yang melanggar kemerdekaan dan kebebasan warga negara sebagaimana dijamin konstitusi.

Namun seperti merusak susu sebelanga dengan nila setitik semua persepsi baik tersebut buyar setelah dia jadi menteri. Sungguh mengherankan, menurut Didik Supriyanto, di tengah kuatnya dukungan publik menolak kriminalisasi KPK, tiba-tiba dia melansir Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Penyadapan. Padahal jika RPP berlaku, KPK akan lumpuh, karena kegiatan penyadapan adalah kunci keberhasilan membongkar kasus korupsi.

Inilah yang menarik: Tifatul tampak tidak menjadi dirinya sendiri. Dia lempar tanggung jawab. Katanya, RPP dan RPM itu sudah dipersiapkan pendahulunya. Dirinya hanya meneruskan saja kebijakan lama.

Kebijakan dan aksi 'curhat' dengan ber-twet ria benar-benar telah diagendakan menjadi personal branding sang menteri. Jadi wajar saja pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia Effendi Gazali mengatakan, demam politisi menggunakan Twitter hanyalah sebuah kelatahan. Hal ini diamini oleh pemerhati sosial media Wimar Witoelar dan Fadjroel Rachman. Terlepas dari kelatahan atau berkampanye, Twitter bisa menjadi bumerang bagi pemiliknya. Seperti sebuah peribahasa "Twittermu harimaumu".
Feb
25th

Dunia Islam Desak Penyelidikan Pencaplokan Tempat Suci

Files under , Internasional | Leave a Comment

Kairo (ANTARA News) - Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu, Rabu, mendesak UNESCO agar menyelidiki keputusan Israel untuk memasukkan tempat suci Islam ke dalam daftar warisannya, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.

Ketika berbicara kepada wartawan di ibukota Mesir, Kairo, sebelum bertolak ke Tripoli, Ihsanoglu mengatakan ia meminta UNESCO dan para duta besar negara Arab dan Islam agar menyelenggarakan pertemuan untuk menyelidiki perbuatan Israel termasuk untuk memasukkan Al-Haram Al Ibrahimi dan Makam Rachel, yang oleh umat Muslim dikenal sebagai Masjid Bilal, ke dalam daftar tempat warisannya.

"Kami mengadakan kontak diplomatik, terutama dengan UNESCO untuk mengajukan rancangan pernyataan guna menghadapi praktek Israel," kata pemimpin OKI tersebut.

Awal pekan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui satu deklarasi pemerintah Israel, yang menganggap Makam Rachel --Masjid Bilal-- di Bethlehem dan Al-Haram Al Ibrahimi di Al-Khalil sebagai tempat Yahudi yang suci bagi umat Muslim dan Yahudi.

Jordania, Senin, mengutuk rencana Israel untuk mencaplok tempat bersejarah yang berada di Tepi Barat ke dalam daftar warisannya, demikian laporan kantor berita resmi Jordania, Petra.

"Jordania menolak tindakan sepihak Israel ini. Kebijakan Israel yang juga berusaha mengubah lambang agama dan sejarah di lapangan di wilayah pendudukan ditolak dan bertentangan dengan prinsip hukum internasional," kata Menteri Negara Urusan Media dan Informasi Nabil Sharif sebagaimana dikutip.

Jordania dan Israel menandatangani kesepakatan perdamaian pada 1994. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel mengakui hak Kerajaan Arab itu untuk mengawasi tempat suci umat Muslim dan Kristiani di wilayah yang berada di bawah wewenang Palestina.(C003/A038)

Feb
25th

Sholat Menata Akhlak

Files under | Leave a Comment
Allah berfirman, 'Dirikanlah sholat, Sesungguhnya sholat mencegah perbuatan keji dan munkar.' (QS. al-Ankabut:45). ayat ini menyiratkan bahwa sholat mencegah bagi kita yang melaksanakannya dari perbuatan keji dan munkar. jika tidak, sholat hanyalah gerakan olah raga tetapi tidak akhlaknya tidak makin membaik.

Dalam salahsatu hadist Qudsi Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, 'Aku hanya menerima sholat dari orang yang dengannya ia tawaduk pada keagunganKu, tidak menyakiti makhlukKu, berhenti maksiat padaKu, melewati siangnya dengan berdzikir kepadaKu, serta mengasihi orang fakir, orang yang berjuang dijalanKu, para janda dan orang yang tertimpa musibah.' (HR. al-Zubaidi).

Bukankah kita melihat hubungan antara sholat dengan akhlak, sifat tawadhu dan kasih sayang.? Maka jika sholat kita tidak membuat kita memiliki rasa kasih sayang terhadap orang lain, memaafkan orang-orang yang telah menyakiti hati kita dan peduli kepada penderitaan sesama berarti sholat kita tidak membuahkan hasil.
Feb
24th

Doa Hendak Beraktifitas

Files under | Leave a Comment
Teman2 Yang Berbahagia..

Di pagi yang indah ini sambil menikmati indahnya mentari pagi. Izinkan saya menyapa teman2 semua... teriring doa, Semoga anda dan keluarga senantiasa sehat selalu..

Tentunya sebuah kebahagiaan tersendiri kita bisa mengawali hari untuk bisa beraktifitas. Beraktifitas keluar rumah untuk berangkat kerja, berhati-hati dijalan untuk menjaga keselamatan dan jangan lupa memohon keselamatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar bisa sampai di tempat kerja dan kembali ke rumah dalam keadaan sehat walfiat serta dijauhkan dari hal-hal yang tidak baik maupun yang tidak kita inginkan. Sebagaimana Nabi Muhamad mengajarkan kepada kita setiap hendak beraktifitas yang senantiasa memanjatkan doa berikut ini:

'Allahuma inni a'udzu bika an adhilla, au udhalla, au azilla, au azhlam, au ajhal, au yujhala 'alayya.'

Artinya, Ya Allah, sungguh aku berlindung kepadaMu agar tidak tersesat atau disesatkan atau aku tergelincir atau digelincirkan atau aku berbuat dzalim atau didzalimi atau aku berbuat bodoh atau dibodohi (HR. Nasa'i, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah).

Doa ini agar kita terhindar dari hal-hal yang buruk dalam perjalanan atau selama beraktifitas kita sehari-hari. Semoga kita semua dijauhkan dari hal-hal yang buruk.

Selamat Beraktifitas..
Feb
24th

Kegiatan SSMUN diliput B-Post

Mau Sukses Ujian Nasional?


BANJARMASIN, BPOST- Kunci sukses menghadapi Ujian Nasional (UN) ternyata tidak rumit. Pintar mengatur waktu antara belajar dan bermain adalah salah satu rahasianya.

Demikian disampaikan Rini Andriani, mahasiswa STAIN Banjarmasin di sela seminar stimulan sukses menjelang UN 2010 yang dilaksanakan di SMAN 2 Banjarmasin, kemarin. Seminar digagas Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Kalsel.

Rini yang juga menjadi ketua panitia acara mengatakan kesiapan mental psikologis dan kesiapan materi dengan belajar sungguh-sungguh serta mampu memanajemen waktu adalah kunci sukses mengerjakan UN.

"Harus bisa membagi kapan waktu belajar atau bermain," ujarnya.

Menurut Rini, dengan membagi waktu dengan baik antara belajar dan bermain, siswa akan lebih siap mental dan tidak akan tegang. Dengan kondisi demikian, konsentrasi akan lebih mudah saat mengerjakan soal ujian.

Seminar kemarin juga ditujukan untuk memberi motivasi kepada siswa agar siap mental menghadapi UN.

Dijelaskan, PII sebagai penggagas acara tidak mendukung UN sebagai patokan kelulusan siswa. Kendati begitu, sebagai kegiatan yang harus dilalui siswa, PII merasa memiliki kewajiban membantu. "Kami kan pernah jadi siswa juga. Jadi kami mengerti apa yang menjadi kesulitan siswa," imbuhnya.

Ada sejumlah materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Pertama, sharing dengan siswa yang akan mengikuti UN. Materi ini bertujuan untuk melakukan pendekatan secara psikologi pada siswa. Khususnya soal masalah pribadi yang mereka hadapi dan berpotensi mengganggu konsentrasi menghadapi UN.

Jika secara mental mereka sudah dikuatkan, pemateri juga memberikan referensi buku stimulan dari tokoh-tokoh inspirator, sehingga siswa bisa belajar dari pengalaman mereka.

Siswa juga diberi pelatihan agar siap menghadapi UN. Instruktur yang didatangkan PII ada tiga orang. Ketiganya sudah berpengalaman dalam memberi pelatihan-pelatihan.

Kegiatan ini, bukan pertama kali dilakukan PII. SMAN 2 Banjarmasin tempat acara dilaksanakan adalah sekolah ke-13 yang dikunjungi untuk memberi stimulan sukses menjelang UN ini.

Sebelumnya, PII sudah menggelar kegiatan serupa di Kabupaten Tabalong, Balangan, Amuntai, Kandangan, Tapin, Banjarbaru, Martapura. Khusus di Banjarmasin, PII melakukannya di tiga sekolah, baik tingkat SMA maupun SMP.

Pemberian stimulan sukses menjelang UN ini mendapat sambutan baik dari sejumlah siswa. Puluhan siswa kelas III di sekolah setempat mengikuti kegiatan tersebut.

Wakil Walikota Banjarmasin, Alwi Sahlan yang membuka kegiatan ini meminta siswa mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi UN. Selain mempersiapkan dari segi kemampuan mengerjakan soal, Alwi juga meminta siswa menjaga kesehatan.

(hes)
Feb
24th

SSMUN di Martapura (2)

Files under | Leave a Comment
Kali ini tim SSMUN menyambangi kota Martapura untuk kedua kalinya. Tim SSMUN mendatangi sekolah MTsN Model Darussalam Martapura. Tim yang digawangi oleh Rini Andriani, Novia Winda,Rahmadani, M. Rudiansyah dan M. Iqbal. Tim datang kesekolah jam 10.00 wita dan melaksanakan kegiatan SSMUN di musholla MTsN Model Darussalam.

Pemateri yang bergantian untuk memberi motivasi untuk siswa(i), selain itu ada juga kuis bagi siswa(i) yang diberi souvenir bagi yang dapat menjawab kuis itu.
Keep Spirit Forever!
Feb
23rd

UN Pun Dikorup

amaluddin terlihat lemas pagi itu. Tatapannya menerawang entah kemana. Duduk menyendiri, pipinya menempel di lipatan tangan di atas meja kelas. Pagi yang tidak biasa buat anak periang seperti Kama, panggilan akrabnya. “Apa yang dipikirkannya ya?” saya membatin.

“Pengkura, Kama?”
tanya saya dan duduk di depannya.
“Yaq naraq, Pak Guru,” jawab Kama, sedikit memalingkan wajahnya.
“Yaq. Pasti araq masalahm Pe. Apa ino?” selidik saya sebagai wali kelas kelasnya di kelas sembilan satu.

Dan Kama menceritakan kalau dia gak akan bisa ikut Ujian Nasional (UN) tahun ini. Alasannya sederhana, orang tuanya gak punya uang untuk membayar tes UN seperti surat edaran yang orang tuanya terima dari sekolah. Wajar saja, sebagai keluarga yang mengandalkan diri dari perputaran musim, Kama sekeluarga hanya bisa menikmati uang sisa upahnya sebagai buruh tani. Tidak lebih.

###


Hampir setahun saya sebagai guru dan wali kelas di sekolah ini. Sekolah menengah pertama di desa yang jauh dari pusat keramaian kabupaten. Dan tentunya saya sangat menikmati mengajar di sini dan berusaha menjadi solusi kependidikan seperti yang dialami Kama. Tahun ini menjadi ujian kedua kali yang saya lalui, UN dengan masalah yang sama di tahun sebelumnya. Ujian yang membuat saya bertanya-tanya, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama ini dikemanain?

Apa ini menandakan, pendidikan tidak bisa bebas biaya (free of cost) baik dalam teori maupun dalam praktek? Tidak. Pendidikan harus bebas biaya. Kan “Education shall be free, at least in the elementary and fundamental stages. Elementary education shall be compulsory,” seperti dalam salah satu pasal Universal Declaration of Human Rights tahun 1948. Lalu Kama? Itu masalah lain. Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara dan menjadi tugas utama pemerintah untuk membiayainya.

Saat menjadi tugas utama, seperti yang ditulis K. Tomaisevki dalam Free and Compulsory Education for All Children : The Gap between Promise and Performance, pemerintah haruslah menghilangkan hambatan finansial bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dasar agar dapat membuat semua anak dapat memenuhi pendidikan dasarnya.

Walau bagi pemerintah pembiayaan pendidikan merupakan anggaran utama dalam budget-nya. Tapi tetap saja orang tua harus membiayai secara rutin; biaya buku-buku, transportasi, baju seragam, alat-alat tulis, atau peralatan olahraga. Maka tak heran, beberapa murid saya harus membantu orang tuanya di sawah, ladang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan tidak dapat dibantah lagi, bahwa pendidikan adalah kewajiban asasi yang harus diwujudkan dalam menjalankan negara, sehingga rakyat akan mampu memberikan interaksi yang cerdas dalam bernegara.

Lalu berhasilkah Gerakan Peningkatan IPM yang dilaunching Bupati Lombok Timur M. Sukiman Azmy beberapa waktu yang lalu di pendoponya? Gerakan Peningkatan IPM dengan mewujudkan percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat : mempercepat pengentasan buta aksara, mempercepat peningkatan rata-rata lama sekolah, penurunan angka sekolah. Pertanyaan yang membutuhkan nalar panjang dan kejujuran untuk menjawabnya. Karena realisasi anggaran operasional sekolah dengan sasaran murid-muridlah kuncinya.

Bukan rahasia lagi, kehidupan masyarakat kabupaten Lombok Timur masih jauh dari sejahtera dan masih tertinggal dari daerah – daerah lain di Nusa Tenggara Barat, hal ini terlihat dari IPM Kabupaten Lombok Timur tahun lalu berada pada peringkat ke 7 dari 9 kabupaten/Kota se NTB belum termasuk Kabupaten Lombok Utara. Rendahnya Kesejahteraan masyarakat Lombok Timur disebabkan karena komposit pendidikan (lama sekolah 6,31 tahun dan melek aksara 79,81 tahun).

Padahal kalau kita lihat, pada tahun 2007/2008, jumlah sekolah pada jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK di Lombok Timur sebesar 843, 261 dan 172. Dengan jumlah murid SD/MI 152.692, SMP/MTs 56.383 dan SMA/MA/SMK 35.432. Tapi adanya lembaga belajar yang bernama sekolah ternyata belum bisa maksimal memberi pelayanan pendidikan terbaik dengan adanya BOS. Pantas saja Ivan Illich menyatakan, “Sekolah itu lebih berbahaya daripada nuklir! Ia adalah candu! Bebaskan warga dari sekolah!” jelasnya.

Nah, ternyata ada temuan masalah dalam pendidikan selama ini, seperti yang dialami Kamaluddin, murid saya. Fakta yang dilansir Ade Irawan, Manajer Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW), ternyata Depdiknas mencari penyakit dengan ngotot menyelenggarakan UN. UN yang dilaksanakan selama ini adalah cerminan logika terbalik pemerintah. Maksudnya? Saat ini pemerintah menginginkan mutu dan kualitas pendidikan, tapi tidak dimulai dengan standar pelayanan. Melainkan standar kelulusan.

Menjadi hal yang aneh, ketika Depdiknas tidak memulai menjalankan fungsinya sebagai penyedia pelayanan yang baik, dengan memperbaiki kualitas guru dan sarana. Eh, tiba-tiba ingin kualitas murid bagus. Analogi sederhananya seperti ini, Depdiknas punya pohon dan ingin berbuah bagus tapi tidak mau memupuk dan menyiram dulu. Pohon dipaksa langsung berbuah bagus. Mustahil bukan!

Seperti tulisan saya UN Tidak Memihak Siswa di salah satu koran lokal di Lombok, dari sisi pedagogis, UN sangat bermasalah. Padahal kalau mau mengukur secara holistik, murid harus diukur secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Tapi UN hanya mengukur aspek kognitif. Selain itu, ternyata ada anggaran pendidikan terputus di antara murid saya. Terputus hingga Kama, dan mungkin banyak murid lainnya, tidak mampu lagi menyelesaikan sekolahnya.

Bila melihat murid saya tersebut – ini menjelaskan dari sisi budgeting (penganggaran) – ternyata UN telah memobilisasi dana publik begitu besar hanya untuk kebijakan yang tidak menjawab masalah kemampuan ekonomi peserta ujian. Inilah masalah lain dalam pelaksanaan UN.

Padahal anggaran pendidikan tahun ini 195.636 triliun. Selain itu, untuk murid SMP disediakan BOS sebesar Rp 575.000 per murid per tahun. Dan anggaran UN tahun ini mencapai Rp 562,8 miliar. Tapi di sisi lain temuan ICW menunjukkan uang masyarakat tersebut telah keluar jauh-jauh hari sebelum UN. Contohnya biaya try out UN berkali-kali, dan les tambahan. Artinya, ICW menemukan modus baru dengan membayar ujian yang disamarkan.

Seperti yang diungkapkan Ade Irawan, uang publik yang dihabiskan untuk UN lebih dari Rp 1 triliun, di luar APBN dan APBD. Ini uang publik yang dipakai membiayai kebijakan yang tidak jelas. UN juga menjadi ajang baru untuk korupsi, terutama pada tingkat sekolah, apalagi di sekolah di pedesaan tempat saya mengajar sekarang.

Itu sebabnya, BOS selama ini dinyatakan gagal oleh ICW dengan dua indikator, pertama dana operasional yang sejatinya untuk mengurangi beban murid ternyata tidak mengurangi atau menghilangkan biaya yang selama ini dibebankan kepada orangtua murid. Kedua, BOS belum mampu memperbaiki kualitas layanan di bidang pendidikan.

Pantas saja Prof. DR. H. Buchari Alma, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia menulis dalam Pendidikan Anti Korupsi, kalau ujian hanya membentuk karakter murid yang korup. Tak jauh dengan pepatah, “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Karena saat ini ditataran para pelaku pendidikan di sekolah-sekolah telah melegalisasi kebiasaan korupsi dipenganggaran biaya UN. Dan muridlah yang menjadi korban atas tingkah polah pejabat pendidikan tersebut. Untuk itu, mari bertindak dan akhiri rantai korupsi yang telah lama membelenggu sekolah selama ini.


Catatan bahasa sasak:
Pengkura, Kama? Artinya, ada apa, kama?
Yaq naraq, Pak Guru. Artinya, tidak ada apa-apa, pak guru.
Yaq. Pasti araq masalahm Pe. Apa ino? Artinya, tidak, pasti ada masalahmu. Apa itu?

NB : Artikel ini saya ikut sertakan dalam kompetisi ANTI KORUPSI BLOGSPOT COMPETITION yang diselenggarakan oleh laman ceritainspirasi.net
Feb
23rd

Ok Mantap semangat :))

Files under | Leave a Comment
Ok Mantap semangat :))
Feb
23rd

Maju terus PD

Files under | Leave a Comment
Maju terus PD
Feb
22nd

Samudra Kasih Sayang

Files under | Leave a Comment
Pada sore hari, seorang istri dengan hati berbunga-bunga menanti suaminya yang hendak pulang dari kantor. Terbayang dibenak sang istri, mereka akan saling memeluk dan bertukar pikiran tentang apa yang telah terjadi siang hari.

Sementara suaminya dikantor terkena marah dari atasannya, hal itu membuat shock dirinya. Sesampai di rumah, suaminya ditegur dengan mesranya oleh sang istri. 'Sayang, apa yang sedang terjadi? Ceritakan kepadaku untuk meringankan beban dihatimu.'

Wajahnya terlihat kusut, lemah lunglai dengan nada kesal suaminya menjawab, 'Mengapa kamu harus berbicara setiap saat? Apa kamu nggak bisa diam? Aku sudah bosan, aku tidak ingin mendengarkan suaramu lagi.'

Sang istri terkejut dan terpukul, hatinya tergores dan membuatnya terluka. Tak terbayangkan betapa sakitnya apa yang telah diucapkan oleh suami yang dicintainya dengan sepenuh hati. Ia berjanji untuk tidak bicara lagi dengan suaminya, 'Suamiku tidak ingin mendengarkan suaraku lagi. Aku tidak akan berbicara dengannya lagi!' Ucapnya dalam hati.

Hal itu berlangsung selama 30 tahun. Suaminya penuh penyesalan. Berulangkali ia meminta maaf namun luka hati sang istri tidak pernah sembuh. Pada saat suaminya sedang sakit keras, ia memohon agar istrinya memaafkan. 'Istriku, biarkan aku mati dengan tenang. Sekali saja ucapkan bahwa kamu telah memaafkanku.' Sang istri tidak berdaya. Ia tidak dapat lagi mengucapkan kata-kata.

Begitulah realitas kehidupan sehari-hari, hati kita mudah sekali terluka tetapi bila hati seluas samudra penuh kasih sayang tentunya luka hati akan cepat sembuh. Alangkah indahnya bila kita menghargai seseorang dengan setulus hati. Terkadang kita menghargai seseorang hanya setelah ia meninggal dunia. Kita turut berbelasungkawa dan pertemuan duka cita untuk mengenangnya. Mari kita berbuat sesuatu untuk mereka yang kita sayangi selama mereka masih hidup dengan meluaskan hati seluas samudra yang dipenuhi dengan kasih sayang. Cintailah dan maafkanlah.

---
Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS. 25:74).
Feb
21st

SSMUN di Banjarbaru dan Martapura

Pada tanggal 13 Februari bertepatan hari Sabtu. Tim SSMUN berkesempatan untuk mendatangi dua kota sekaligus yaitu Banjarbaru dan Martapura. Pada jam 08.00 wita, tim yang berkekuatan Rini Andriani, Novia Winda, M. Rifqi, M. Rudiansyah, M. Iqbal, dan Rahmadani tiba di persinggahan pertama yaitu SMPN 2 Banjarbaru. Tim memberi sosialisasi dan materi pada kelas IX D, yang memberi materi adalah M. Rifqi. Sambutan baik dan meriah dari adik-adik kelas IX D yang didampingi gurunya memberikan kesan tersendiri bagi tim SSMUN.

Setelah selesai di Banjarbatu, tim bertolak ke Martapura menuju MAN 2 Martapura. Tim tiba pada jam 10.30 wita dan kegiatan dimulai pada jam 11.00 wita yang semua murid kelas XII MAN 2 Martapura ditempatkan di aula untuk mengikuti kegiatan SSMUN. Pemateri SSMUN di MAN 2 Martapura dipercayakan kepada sdri. Novia Winda. Suasana yang ramai menjadi bagian dalam kegiatan SSMUN. Pembagian souvenir untuk murid yang bertanya, menjawab, dan memberikan pendapat.
Feb
21st

SSMUN di Tanjung

Pada hari Sabtu, 30 Januari 2010, tim SSMUN menuju ke Tanjung. Sekolah yang didatangi oleh tim adalah MAN 1 Tanjung. Perjalanan yang terhambat karena sibuk mencari supir untuk mengantar tim ke Tanjung. Kali ini tim terdiri dari Rini Andriani, Kartini, Rahmadani, Zayed Norwanto, M. Rifqi, dan M. Iqbal. Tim tiba di sekolah pada jam 11 dan langsung masuk ke kelas untuk memberikan materi pada adik-adik kelas XII MAN 1 Tanjung. Pemateri SSMUN di MAN 1 Tanjung dipercayakan kepada sdr. Zayed Norwanto

Setelah selesai kegiatan di MAN 1 Tanjung, tim bergerak menuju Gedung Sarabakawa menemui sdr. Mahfuzh Amin (mantan Ketua PD HSU) yang sekarang bekerja di salah satu perusahaan di Tanjung. Pertemuan dengan sdr. Mahfuzh Amin merupakan silaturahmi untuk perekat ukhuwah sesama kader PII, walau sekarang tidak lagi aktif sebagai pengurus, sdr. Amin tetap mengikuti perkembangan PII di Kalimantan Selatan.
Feb
19th

Wacana Revitalisasi : Menggerakkan organ-organ Partai Bulan Bintang secara dinamis untuk menduplikasikan kader dan pemilih ideologis

Bismillahirrahmanirrahiim, Diakui atau tidak, Kiprah Badan Otonomi Partai selama ini masih perlu terus didorong serta dipacu agar keberadaannya menjadi lebih dikenal serta dirasakan manfaatnya ditengah-tengah masyarakat. Terkait Penguatan Badan Otonomi dan Organ eksternal/non struktural Partai ini kiranya kita perlu belajar banyak dari PKI dengan kepanjangan tangannya yang mampu bergerak dinamis dan efektif dalam menggelembungkan suara PKI pada [...]