Archive for Februari, 2010

Anak Tak Bermoral

encermati gerilya politik pansus akhir-akhir ini membuka ingatan saya pada pertemuan parpol koalisi pekan kemaren, 22 Februari, di Cikeas. Sebegitu gentingkah pansus menggerus posisi penguasa dan elit politik saat ini?

Pertemuan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat dinilai sangat menentukan eksistensi koalisi, mengingat pandangan akhir fraksi terkait penyelamatan Bank Century akan diumumkan besoknya.

Itu perkembangan pekan kemaren. Lalu? Saat ini yang mengejutkan adalah Kasus Politisi Golkar dan PKS Dibuka ke Publik, begitu headline yang saya baca di Liputan6.com via hape.

Sejumlah kasus yang menimpa politisi Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal dibuka ke hadapan publik. Pasti itu, menurut saya, sebagai tekanan terhadap laporan akhir skandal Bank Century.

Salah satu politisi yang kasusnya kembali diungkit adalah Andi Rahmat. Anggota Panitia Khusus dari Fraksi PKS ini tiba-tiba menjadi terlapor di Pengadilan Tata Usaha Negara dengan dugaan keanggotaan palsu di DPR. Hah?

Selain 108 anggota DPR RI -Komisi IX (52 orang) periode 1999-2004 dan Komisi XI (56 orang) periode 2004-2009- akan diadukan ke Markas Besar Polri pada Senin 1 Maret besok terkait kebijakan bailout Bank Century, beberapa politisi juga telah menjadi 'sasaran tembak' Komunitas Masyarakat Pecinta Indonesia -lihat glagat-glatnya sey mereka pro demokrat.

Jauh sebelumnya, kasus pengemplangan pajak juga telah menyasar Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Ketua Pansus Century dari Fraksi Golkar, Idrus Marham, juga tak lepas menjadi sasaran saat kasus vila ilegalnya diungkit-ungkit. Dan Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto tiba-tiba juga dibidik kasus korupsi Inkud.

Ada apa ini? Ini bisa jadi membuktikan kekhawatiran, ketakutan Si Pembawa gerbong koalisi dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua. Pasalnya, "Pemerintah tak dapat dipersalahkan dalam pengambilan keputusan saat mengatasi krisis keuangan, karena produk hukum itu dilahirkan oleh legislatif, yang kemudian dijalankan oleh eksekutif," kata M Jusuf Rizal, Ketua Komunitas Masyarakat Pecinta Indonesia.

Komunitas ini menilai bailout itu sudah berdasarkan analisis hukum dan tatanegara. Kebijakan itu diambil, kata dia, untuk menjalankan kebijakan atas produk hukum yang diambil oleh Komisi IX DPR RI periode 1999-2004 dan Komisi XI DPR RI periode 2004-2009.

Memang terlihat aneh kubu pendukung bailout akhir-akhir ini. Terlihat reaktif. Sampe-sampe Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam Andi Arief turun gunung membidik para politisi inisiator hak angket khusus Century dalam jerat hukum.

Sebut saja Misbakhun. Andi Arief getol mengungkapkan Letter of Credit bermasalah (LC) Bank Century milik Misbakhun, dari Partai Keadilan Sejahtera.

Selain akan melaporkan Misbakhun ke polisi, Andi juga aktif menemui tokoh-tokoh nasional. Aksi ini dinilai Akbar menggambarkan kepanikan Istana. "Kepanikan yang ditunjukkan secara telanjang," kata Akbar.

Saya aja yang nonton jadi panik. Lebih-lebih Pak Misbakhun. Tadi sore dengan jelas saya mendengar bantahan Misbakhun di tipi.

Ia menolak dituduh memiliki kepentingan dalam kasus Century, termasuk soal letter of credit (L/C) di bank tersebut sebesar 22,5 juta dolar Amerika Serikat. Wajar saja Misbakhun balik menyerang Andi Arief.

"Kita berhadapan dengan staf khusus yang orangnya bersifat penjilat. Kerjaannya apa? Tugasnya apa? Tapi urusannya apa. Dia mendapat SK sebagai staf khusus presiden bidang penanggulangan bencana dan bantuan sosial," ujarnya.

Ia juga menolak Andi Arief sebagai pelobi. "Lobi juga orang ini bukan kelas pelobi. Ini kelas penjilat. Kredibiltasnya tidak jelas. Seorang tokoh ulama Muhammadiyah yang terkenal pun mengatakan ini anak tidak bermoral," katanya.

Nah loh, ternyata makin terang-benderang - meminjam istilah Pak Beye - saja siapa yang tak bermoral dan siapa yang dikelilingi orang-orang tak bermoral selama ini. Ayoo.... People power dukung pansus bersih beridealisme - seruan saya dari atas gunung.

FOPERTA di Marabahan

FOPERTA merupakan singkatan dari Forum Perkenalan Anggota, ini adalah acara untuk mengenalkan Pelajar Islam Indonesia (PII) kepada pelajar ataupun yang ingin mengikuti kegiatan PII.

FOPERTA ini diadakan oleh PW PII KalSel untuk membuka kepengurusan daerah yang tidak aktif atau yang belum aktif sama sekali.

FOPERTA pertama ini diadakan di Marabahan, Barito Kuala pada tanggal 27-28 Ferbuari 2010. Kegiatan ini ditempatkan di Mesjid Agung Al Anwar.

PW PII Kalsel mengirimkan anggotanya yaitu M. Rifqi, Misliansyah, Rahmatun, M. Rudiansyah, Rahmadani dan Novia Winda.

MUHAMMAD TONAS, SE Berikhtiar Membangun SUMATERA BARAT dengan Semangat BARU

<<Muhammad Tonas, SE – Jujur dan Amanah>> Muhammad Tonas, SE yang lahir pada 13 Maret 1967 merupakan putera asli Minangkabau dari ibu yang berasal dari Sulit Air, Solok dan bapak yang berasal daru sianok, Bukittinggi. Menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, Jakarta dan aktif dalam berbagai kegiatan Kemahasiswaan, baik di dalam maupun di luar [...]

Sholat Tahajud Sebagai Sumber Kemuliaan

Di malam yang indah ini mari kita tunaikan sholat tahajud sebab sholat tahajud adalah sumber kemuliaan abadi. Bila pada umumnya orang bangga akan harta dan kedudukannya maka sholat tahajud adalah kemuliaan orang yang beriman. Sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Salallahu 'Alaihi Wassalam dalam sebuah hadist yang berbunyi,

Nabi bersabda, 'Jibril mendatangiku dan berkata, 'Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka karena engkau akan terpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang Mukmin adalah sholat waktu malam dan ketidakbutuhannya dimuliakan oleh orang lain (HR. Al-Hakim & Al-Baihaqi).

Mari kita tunaikan sholat tahajud agar memperoleh kemuliaan dalam hidup ini..

amin ya robbal alamin..

Dibodohi Bertahun-tahun

Banyak bencana yang terjadi saat ini disebabkan oleh perubahan iklim. Dalam film Inconvenient Truth, Al Gore mengatakan tahun 2050 atau 2100 akan terjadi ini itu. Tapi perubahan iklim datang lebih cepat 30-50 tahun. Rajendra Pachauri ketua IPCC PBB mengatakan bencana yang terjadi saat ini lebih buruk daripada skenario yang dibuat IPCC.


otongan pesan di wall group perubahan iklim itu ditulis Rumi Surya. Hampir tiap hari, sebagai member group perubahan iklim, saya menerima mesej dari admin.

Semua tentang faktor yang mampu meningkatkan perubahan iklim dunia saya terima, berikut sumber ilmiahnya. Tapi saya tidak berhenti di sana. Pertanyaan pun berseliweran di otak ini. Ada apa dengan dunia ini? Siapa Al Gore? Benarkah ada pemanasan global?

Di desa tempat saya tinggal akhir-akhir ini panas. Tidur di bawah, siang-siang mandi di sungai, atau sekedar rebahan di brugak depan rumah jadi solusi. Apa ini akibat pemanasan global? tanya saya.

Memang bukan itu saja yang membuat saya bertanya, otak saya tergelitik setelah membaca note "Project Management and Leadership Training on Climate Change 2010" dari temen blogger yang pernah menjadi utusan dari Indonesia dalam sebuah event internasional. Sebuah note yang mengajak para pemuda untuk ikut melindungi bumi dari pemanasan global.

Semua alasan tentang pemanasan global saya 'telen bulet-bulet'. Menurut ilmu pengetahuan, bersumber dari goup fesbuk, pemanasan global tidak hanya disebabkan oleh sektor kendaraan, listrik, atau energi saja; tapi juga oleh sektor peternakan.

PBB mengatakan bahwa daging adalah penyebab terbesar Pemanasan Global, World Watch Institut mengatakan bahwa setidaknya 51% gas rumah kaca global yang dihasilkan manusia berasal dari peternakan.

Penyebab utama pembabatan hutan tropis dunia adalah sektor peternakan. Fakta ini seperti "Inconvenient Truth" bagi kebanyakan orang karena rasa daging yang lezat ternyata membunuh iklim kita, maka seperti Dr. Rajendra Pachauri ketua IPCC PBB, Dr. James Hansen ketua Godard NASA, Yvo De Boer ketua UNFCCC, dan Al Gore adalah vegetarian. Tapi benarkah itu semua? Mari kita telisik satu per satu.

Pemanasan global adalah sebuah hoax, klaim para ilmuwan dari kubu kontra Gore. Suhu bumi sesungguhnya hanya berubah sekitar 1 derajat Fahrenheit dalam tempo satu abad. Plus, planet tercinta ini telah mengalami periode zaman es dan periode hangat tanpa ada campur tangan anda dan saya.

Ilmuwan yang beranggapan seperti ini, salah satunya adalah Steven Milloy yang memiliki gelar dalam bidang Natural Science dan gelar master dalam Biostatistik dari Universitas John Hopkins. Ia adalah salah satu juri bagi American Association for The Advancement of Science Awards dan ia pernah diminta oleh kongres Amerika untuk bersaksi mengenai masalah-masalah lingkungan.

Milloy berkata bahwa pemanasan global adalah "Ibu dari segala ilmu pengetahuan sampah". Ia merujuk kepada perubahan-perubahan suhu bumi yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia.

Milloy juga merujuk kepada protokol Kyoto yang dianggapnya sebagai suatu lelucon. Protokol ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas karbon dunia menjadi 8% pada tahun 2012. 8% adalah level emisi pada tahun 1990. Dan kita juga tahu, sekali lagi Amerika (dibawah Bush) menjadi anak nakal yang menolak protokol ini, kali ini ia juga mendapat dukungan negara-negara Eropa.

Well, Tentu saja Amerika dan Eropa akan bersikap seperti itu. Sebuah studi dari Rusia (bukan Amerika) menunjukkan bahwa konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer berada pada level sekitar 370 PPM (Parts per Million) dan bila protokol Kyoto diikuti, maka hal itu hanya akan merubah 1 atau 2 PPM saja pada tahun 2012.

Dengan menggunakan data yang disediakan oleh mereka yang mempromosikan Protokol Kyoto, jika setiap negara meratifikasi protokol tersebut, temperatur global rata-rata hanya akan berkurang sekitar 0,0015 derajat centigrades. Pada level ini, dibutuhkan 667 tahun dan $100 Trilyun untuk menurunkan suhu bumi sebanyak 1 derajat centrigades.

Dan satu lagi, ketika kita, manusia dianggap sebagai kambing hitam penyebab pemanasan global, EPA (Environmental Protection Agency) memperkirakan bahwa 25% emisi gas metana yang dilepas ke Atmosfer berasal dari kotoran ternak. Dan daging yang di konsumsi manusia seluruh dunia terus meningkat, artinya ternak tersebut di satu sisi tetap berkurang dan di sisi lain bertambah dengan angka yang berimbang. Lalu apa masalahnya?

Masalah lain yang dijadikan fakta oleh Al Gore dalam film adalah berkurangnya beruang kutub. Mari kita cross check.

Menurut teori, pemanasan global dapat menyebabkan mencairnya es yang merupakan habitat beruang kutub dan menurut para ilmuan (pendukung teori pemanasan global tentunya) populasi beruang kutub mulai berkurang.

Padahal kalau kita membaca data Polar Bears International, populasi beruang kutub telah meningkat sekitar 5.000-10.000 ekor pada tahun 1950 hingga sekitar 20.000-25.000 ekor pada tahun 2009.

Menurut para ilmuwan penentang Al Gore, pemanasan global memang pernah terjadi, namun itu disebabkan oleh alam dan tidak bisa diprediksi. Walaupun Al Gore mendapat dukungan luas dari para politisi dan media, namun kelihatannya momentum mulai bergeser menjauh darinya.

Saya pun berusaha bertanya pada mbah google, eh saya nemuin fakta yang membuat saya yakin, Al Gore telah menipu saya dan orang-orang kebanyakan. Baca saja berita Isu Perubahaan Iklim Cuma Konspirasi, 30 November tahun lalu yang saya temukan di okezone.com versi mobile.

Isu mengenai perubahan iklim yang meluas di berbagai belahan dunia, ternyata hanyalah sebuah konspirasi diantara para ilmuwan. Berita tersebut menyeruak setelah sebuah email bocor ke publik, yang menjelaskan kalau para ilmuwan tersebut telah merekayasa data.

Akibat email tersebut, George Monbiot, seorang ilmuwan menuntut Phil Jones, Direktur the Climatic Research Unit (CRU) agar mengundurkan diri dari Unit Penelitian Iklim. Dari email tersebut juga terungkap, para ilmuwan termasuk ahli iklim Amerika mengakui tidak menemukan bukti  yang kuat terhadap pemanasan global dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami tidak menemukan catatan yang tepat mengenai indikator-indikator pemanasan global seperti kenaikan permukaan laut, mencairnya gletser  dan es di Kutub Utara," tulis email tersebut, yang dikutip Guardian, Senin (30/11/2009).

Email dan dokumen yang dimanipulasi oleh beberapa ahli klimatologi terkemuka tersimpan selama 13 tahun di server University of East Anglia. Perihal mengenai bocornya email ini sendiri, dikarenakan ratusan pesan elektronik tersebut telah dicuri, versi pencurian email oleh hacker ini juga bisa di baca di sini.

Buat saya gak salah juga menjaga bumi ini dan memang harus, tapi di sisi lain ternyata para ilmuwan bahkan kita yang selalu mendengung-dengungkan pemanasan global telah terjebak dan dibodohi bertahun-tahun dalam konspirasi besarnya pemanasan global manipulatif.

Makna Sholat Tahajud

Tahajud artinya 'bangun dari tidur di malam hari.' Maka sholat tahajud dikerjakan di malam hari setelah tidur terlebih dahulu , walaupun tidurnya sebentar. Mengapa harus tidur dulu? Karena bangun tidur pikiran kita menjadi lebih segar dan fresh. Dengan tidur berarti proses pemulihan sel tubuh, penambahan kekuatan dan otak kita kembali berfungsi. Mengapa pula tengah malam atau sepertiga malam? Karena pada malam hari suasana hening dan tenang menunjang konsentrasi kita.

'Sesungguhnya bangun tengah malam adalah lebih mengena dan bacaannya lebih berkesan. Pasa siang hari engkau mempunyai urusan panjang. Sebutlah nama Tuhanmu dan beribadahlah kepadaNya dengan penuh ketekunan.' (QS. al-Muzzamil:1-8).

Menurut at_Tabari, bacaannya lebih berkesan, maksudnya bahwa sholat malam lebih membekas dihati kita. Ketika aktifitas kehidupan terhenti dan kebanyakan manusia tertidur lelap. Bangun tengah malam terhindarkan kita dari riya.' Sholat tahajud juga mengajarkan keikhlasan. Ia barometer bagi orang yang bersungguh-sungguh dalam ibadah. Sengaja bangun malam hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki keinginan niat kuat. Niat yang kuat didorong oleh motivasi yang kuat sehingga sholat tahajud akan dilaksanakan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh.

KETUM PW PII SUMUT : “PII SUMUT SEBAGAI ORGANISASI YANG PRODUKTIF, RESPONSIF, DINAMIS, DAN BERKEMBANG DI SUMATERA UTARA”


Sei Rampah/Redaksi Esensi

Demikiankah visi PII Sumatera Utara Periode 2009-2011 yang disampaikan Ketua Umum PW PII Sumatera Utara, Aidi Sasmita dalam kata sambutannya pada acara pembukaan Rapat Pleno Wilayah I (RPW I) PII Sumatera Utara yang bertempat di Aula Balai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu 26 Februari 2010.

“Kita dihadapkan dengan masalah yang menyebabkan kondisi PII Sumatera Utara mengalami penurunan, baik penurunan kuantitas maupun kualitas kader, stagnasi perkembangan yakni jumlah pengurus daerah yang ada pengurus PII nya hanya sepertiga dari 33 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara”. Ujarnya.

Selanjutnya, beliau menyatakan bahwa misi PW PII Sumatera Utara Periode 2009-2011 adalah revitalisasi kaderisasi, ekspansi jaringan, dan ekspansi teritori. Selain itu, Ketua Umum PW PII Sumatera Utara juga menyatakan agar seluruh kader PII Sumatera Utara agar bersatu padu, menyiapkan langkah UNTUK MENYAMBUT SUMATERA UTARA MENJADI TUAN RUMAH MUKTAMAR NASIONAL (MUKNAS) PELAJAR ISLAM INDONESIA (PII) KE-28 TAHUN 2012.

Kegiatan dihadiri sekitar 60 orang dari 7 delegasi pengurus daerah dari 9 pengurus daerah yang berhak hadir, yaitu PD PII Serdang Bedagai, PD PII Pematang Siantar, PD PII Tanjung Balai, PD PII Deli Serdang, PD PII Medan, PD PII Langkat, PD PII Binjai.

Sementara itu, Kakanda Zulkarnain selaku Perhimpunan KB PII Serdang Bedagai menyatakan mendukung penuh setiap aktifitas PII terutama yang diselenggarakan di Serdang Bedagai. “Generasi muda saat ini sudah teracuni, teracuni dengan hal-hal yang berdampak buruk. Oleh karenanya, kita harus memberikan penawar racunnya yakni salah satunya PII karena sebuas-buasnya Harimau, lebih buas lagi orang yang tak beragama”.

Kegiatan RPW I ini akan dirangkaikan dengan Pelantikan PD PII Serdang Bedagai Periode 2009-2010 serta Pelatihan PPA yang berlangsung pada tanggal 26-28 Februari 2010.

Tifatul Dan Curhat Twitter

atu lagi kali ini saya tulis mengenai efek jejaring sosial selain Facebook. Jejaring yang berhasil menyediakan media untuk berekspresi. Inilah Twitter. Walau dibatasi hanya sampai 140 karakter, tapi Twitter mampu menjadi telegram abad 21.

Gak hanya selebriti. Politisi pun banyak meraih sukses berkat Twitter. Pengguna Twitter yang paling banyak pengikutnya adalah Barack Obama, tercatat memiliki lebih dari 265.000 pengikut.

Twitter juga terbukti menjadi sumber berita berharga dan seringkali mengalahkan kecepatan media. Update pesan penggunanya bisa dilihat semua orang. Pasti itulah alasan mengapa mantan presiden PKS kerapkali ngetwet 'curhat'nya di ruang Twitter.

Dia bisa dibilang paling aktif meng-update status. Dari kabar kegiatan harian hingga menanggapi isu yang berkembang. Tidak kurang 30-an ribuan follower ada di akun sang menteri, seperti dilansir berita metrotvnews.com.

Memang, riuh RPM Konten belum juga mereda, kini Tifatul Sembiring sebagai Menkoinfo kembali 'berulah', ia meredang setelah pemberitaan yang tak seimbang, menurutnya, di Media Indonesia, begitu yang saya baca di inilah.com.

Status di Twitternyalah semua bermula. Sehari sebelumnya, ia protes dalam jejaring sosial terkait headline koran MI, Tifatul Tuduh Pers. Melalui akun jejaring sosial twitter miliknya ia keberatan dengan pemberitaan tersebut, yang dianggap telah memelintir berita.

"Sy protes HL MI kmrin, krn mlintir brita, itu rporter ngotot trus, sy blg jngan cari rezeki dg cr2 spt itu, lalu dimuat "tifatul tuduh pers," kata Tifatul lewat status Twitter.

Lalu muncullah ancaman twit-nya sekitar 18.37 :
Setelah saya protes berita gak seimbang, Saya diberi 'hadiah' lagi oleh MI hari ini dengan judul, "Tifatul lecehkan wartawan". Saya akan somasi !!


Tidak cukup via Twitter, somasinya pun melayang via pesan pendek :
Tolong dibaca isinya, agar jelas sebenarnya, saya bilang "anda", dirubah jadi 'pers', saya sudah beberapa kali, ditulis macam-macam, dan baru 1x ini protes via sms.


Memang Pak Tif dikenal sebagai tokoh Islam moderat. Pernyataannya mudah dipahami, santun tapi tidak dibuat-buat. Kritiknya kadang pedas, meski sering dibumbui lelucon. Tidak menghindar apalagi lempar tanggung jawab apabila terlibat polemik atau menghadapi tantangan lawan.

Sebagai orang yang turut meramaikan bursa pemilihan ketua dewan syuro PKS, ia sangat sensitif atas kasus-kasus yang melanggar kemerdekaan dan kebebasan warga negara sebagaimana dijamin konstitusi.

Namun seperti merusak susu sebelanga dengan nila setitik semua persepsi baik tersebut buyar setelah dia jadi menteri. Sungguh mengherankan, menurut Didik Supriyanto, di tengah kuatnya dukungan publik menolak kriminalisasi KPK, tiba-tiba dia melansir Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Penyadapan. Padahal jika RPP berlaku, KPK akan lumpuh, karena kegiatan penyadapan adalah kunci keberhasilan membongkar kasus korupsi.

Inilah yang menarik: Tifatul tampak tidak menjadi dirinya sendiri. Dia lempar tanggung jawab. Katanya, RPP dan RPM itu sudah dipersiapkan pendahulunya. Dirinya hanya meneruskan saja kebijakan lama.

Kebijakan dan aksi 'curhat' dengan ber-twet ria benar-benar telah diagendakan menjadi personal branding sang menteri. Jadi wajar saja pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia Effendi Gazali mengatakan, demam politisi menggunakan Twitter hanyalah sebuah kelatahan. Hal ini diamini oleh pemerhati sosial media Wimar Witoelar dan Fadjroel Rachman. Terlepas dari kelatahan atau berkampanye, Twitter bisa menjadi bumerang bagi pemiliknya. Seperti sebuah peribahasa "Twittermu harimaumu".

Dunia Islam Desak Penyelidikan Pencaplokan Tempat Suci


Kairo (ANTARA News) - Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu, Rabu, mendesak UNESCO agar menyelidiki keputusan Israel untuk memasukkan tempat suci Islam ke dalam daftar warisannya, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA.

Ketika berbicara kepada wartawan di ibukota Mesir, Kairo, sebelum bertolak ke Tripoli, Ihsanoglu mengatakan ia meminta UNESCO dan para duta besar negara Arab dan Islam agar menyelenggarakan pertemuan untuk menyelidiki perbuatan Israel termasuk untuk memasukkan Al-Haram Al Ibrahimi dan Makam Rachel, yang oleh umat Muslim dikenal sebagai Masjid Bilal, ke dalam daftar tempat warisannya.

"Kami mengadakan kontak diplomatik, terutama dengan UNESCO untuk mengajukan rancangan pernyataan guna menghadapi praktek Israel," kata pemimpin OKI tersebut.

Awal pekan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui satu deklarasi pemerintah Israel, yang menganggap Makam Rachel --Masjid Bilal-- di Bethlehem dan Al-Haram Al Ibrahimi di Al-Khalil sebagai tempat Yahudi yang suci bagi umat Muslim dan Yahudi.

Jordania, Senin, mengutuk rencana Israel untuk mencaplok tempat bersejarah yang berada di Tepi Barat ke dalam daftar warisannya, demikian laporan kantor berita resmi Jordania, Petra.

"Jordania menolak tindakan sepihak Israel ini. Kebijakan Israel yang juga berusaha mengubah lambang agama dan sejarah di lapangan di wilayah pendudukan ditolak dan bertentangan dengan prinsip hukum internasional," kata Menteri Negara Urusan Media dan Informasi Nabil Sharif sebagaimana dikutip.

Jordania dan Israel menandatangani kesepakatan perdamaian pada 1994. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel mengakui hak Kerajaan Arab itu untuk mengawasi tempat suci umat Muslim dan Kristiani di wilayah yang berada di bawah wewenang Palestina.(C003/A038)

Sholat Menata Akhlak

Allah berfirman, 'Dirikanlah sholat, Sesungguhnya sholat mencegah perbuatan keji dan munkar.' (QS. al-Ankabut:45). ayat ini menyiratkan bahwa sholat mencegah bagi kita yang melaksanakannya dari perbuatan keji dan munkar. jika tidak, sholat hanyalah gerakan olah raga tetapi tidak akhlaknya tidak makin membaik.

Dalam salahsatu hadist Qudsi Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, 'Aku hanya menerima sholat dari orang yang dengannya ia tawaduk pada keagunganKu, tidak menyakiti makhlukKu, berhenti maksiat padaKu, melewati siangnya dengan berdzikir kepadaKu, serta mengasihi orang fakir, orang yang berjuang dijalanKu, para janda dan orang yang tertimpa musibah.' (HR. al-Zubaidi).

Bukankah kita melihat hubungan antara sholat dengan akhlak, sifat tawadhu dan kasih sayang.? Maka jika sholat kita tidak membuat kita memiliki rasa kasih sayang terhadap orang lain, memaafkan orang-orang yang telah menyakiti hati kita dan peduli kepada penderitaan sesama berarti sholat kita tidak membuahkan hasil.

PENGANTAR E-BUSINESS

Oleh : Budi Prayogi,SE,MM

Referensi :
 Paul John Steinbart and Marshall B.Romney, Accounting Information System,Prentice Hall
 Mulyadi, Sistem Akuntansi, Salemba Empat

Kasus Integratif
Ashton melakukan review atas kinerja S&S bersama dengan Scott dan Susan. Dia menyelesaikan presentasinya dengan sangat puas, karena laba S&S pada tahun pertama operasinya berada pada tingkat yang patut membuat iri para pesaingnya. Scott dan

Susan merasa senang. “ Akan tetapi, kita tidak bisa tenang-tenang saja dengan dicapainya kemenangan ini. Para pesaing kita telah menghadirkan E-business. Saya pikir kita perlu memperluas usaha kita ke arah tersebut,” kata Susan. “Walaupun saya setuju bahwa kita seharusnya mungkin membangun e-business,” tambah Scott,” saya khawatir mengenai masalah keamanan. Saya tidak ingin S&S menjadi korban para hacker. Saya juga khawatir mengenai pembayaran yang kita dapat atas penjualan kita-saya pernah mendengar laporan tentang perusahaan kecil yang rugi karena penipuan kartu kredit oleh pelanggan online-nya.”
“Scott, hal-hal tersebut memang layak dikhawatirkan.,” kata Ashton,” tetapi, dapat ditangani. Biar saya persiapkan laporan untuk anda yang berisi garis besar bagaimana S&S dapat secara aman dan efektif masuk ke e-business. Sementara saya melakukan hal tersebut, sebaiknya anda dan Susan memutuskan jenis e-business apa tepatnya yang akan dilakukan S&S. Walaupun masalah berkaitan dengan keamanan adalah hal yang penting, kunci keberhasilan yang sebenarnya adalah mendesain aktivitas-aktivitas e-business secara hati-hati, agar dapat secara efektif dan akurat mengimplementasikan strategi keseluruhan perusahaan.”
Pendahuluan
Istilah e-business untuk merujuk pada seluruh penggunaan tingkat lanjut dalam teknologi informasi (IT), khususnya teknologi jaringan dan komunikasi, untuk meningkatkan cara organisasi melakukan seluruh proses bisnisnya. Jadi, e-business bukan hanya merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor, pemerintah, dan media massa, tetapi juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya. Sebaliknya, e-commerce adalah konsep yang lebih sempit, hanya merujuk pada pelaksanaan secara elektronik transaksi bisnis, seperti pembelian dan penjualan.
Model-model E-Business
Istilah e-business dapat merujuk pada interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi atau istilah lain Business to consumer (B2C). Akan tetapi, e-business tidak terbatas pada model B2C. Perusahaan, pemerintah, dan institusi pendidikan juga ikut serta dalam e-business satu sama lain, Bahkan, jumlah uang keseluruhan dalam e-commerce antar organisasi seperti itu jauh lebih besar daripada e-commerce B2C. B2C (Business to consumer). B2C memiliki karakteristik sebagai berikut: antar organisasi dengan perorangan; nilai uang yang dilibatkan lebih kecil;transaksi satu-waktu atau transaksi tidak sering terjadi; secara relatif sederhana. B2B (Business to business), B2G (Business to government), B2E (Business to education). Memiliki karakteristik sebagai berikut: antar organisasi; nilai uang dilibatkan lebih besar; hubungan yang kuat dan berkelanjutan;pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan; lebih kompleks
Pengaruh-Pengaruh E-Business atas Proses Bisnis
E-business melibatkan pemakaian teknologi komunikasi dan jaringan, daripada hanya dokumen kertas, untuk bertukar informasi. Electronic data interchange (EDI) adalah protokol standar untuk secara elektronik mentransfer informasi antar-organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. EDI memungkinkan keluaran (output) informasi suatu sistem secara elektronik ditransmisikan dan menjadi masukan bagi sistem lainnya. Dengan meniadakan kebutuhan untuk secara manual memasukkan kembali data, EDI meningkatkan tingkat akurasi dan mengurangi biaya melalui penurunan waktu dan pengeluaran yang berhubungan dengan pengiriman dokumen, proses dokumen, dan penyimpanan dokumen kertas.
Untuk mendapatkan seluruh manfaat EDI membutuhkan integrasi antara data EDI dengan SIA perusahaan. Sistem EDI yang berdiri sendiri hanya merupakan alternatif lain untuk nomor telepon atau sistem faks bebas pulsa. Di dalam ketiga kasus tersebut, pesanan yang masuk tetap harus dimasukkan secara terpisah ke dalam SIA, demikian pula dengan dokumen keluar yang harus terpisah dimasukkan ke dalam sistem EDI. Sistem EDI yang berdiri sendiri tidak hanya gagal merealisasikan seluruh potensi penghematan biaya dan peningkatan akurasi, tetapi juga gagal memaksimalkan pelayanan pada pelanggan. Oleh karena sistem tersebut tidak terintegrasi dengan SIA, sistem EDI yang berdiri sendiri tidak memungkinkan pelanggan untuk mengetahui, pada saat mereka menyampaikan pesanan, apabila barang yang diminta masih ada persediaannya atau akan perlu dipesan terlebih dahulu.
Pembelian dan Inbound Logistic
Internet dapat meningkatkan aktivitas pembelian dengan cara mempermudah perusahaan mengindentifikasi calon pemasok dan membandingkan harga. Data mengenai pembelian yang dilakukan sub unit organisasi yang berbeda dapat disentralisasi, sehingga memungkinkan organisasi untuk menetapkan pembelian total di seluruh dunia atas berbagai produk. Informasi seperti ini kemudian dapat dipergunakan untuk menegosiasikan harga yang lebih baik dengan para pemasok utama. Jumlah keragaman pemasok yang dipergunakan dapat dikurangi, sehingga menyerderhanakan aktivitas pembelian dan selanjutnya, memotong biaya. Lelang terbaik yaitu para pemasok berlomba-lomba mengajukan harga melawan harga rekan mereka untuk menyediakan barang atau pelayanan, memberikan peluang untuk mewujudkan penghematan biaya tambahan untuk beberapa jenis produk.
Operasi Internal,Sumber Daya Manusia, dan Infrastruktur
Teknologi komunikasi tingkat lanjut dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi operasi internal. Contohnya, pemasok peralatan mobil Group Antrolin mempergunakan baik teknologi nirkabel dan EDI untuk memproduksi 500.000 interior atap mobil, dalam lebih dari 80 variasi, untuk Ford Explorer. Ford mempergunakan EDI untuk mengirim informasi tentang jumlah dan rangkaian interior atap mobil yang dibutuhkan kepada Group. Informasi tersebut dikirim melalui frekuensi radio ke terminal yang mudah dipindahkan di bagian produksi sehingga para perakit tahu apa yang harus dibuat. Teknologi nirkabel juga dipergunakan untuk mengirim instruksi perakitan ke robot perakit, bukan dengan menyeluruh para pekerja untuk memasukkan data tersebut. Hal ini meniadakan sumber potensial kesalahan manusia. Sebagai hasilnya, operasi tersebut dapat menghasilkan satu rakitan per menit.
Kemajuan dalam teknologi komunikasi dan jaringan juga memperbaiki efisiensi dan efektivitas aktivitas pendukung sumber daya manusia dalam rantai nilai. Banyak sekali bagian transaksi di proses oleh fungsi sumber daya manusia dilakukan oleh karyawan, yaitu seperti pengururangan (witholding) baru, perubahan dalam alokasi dana pensiun, dan perubahan nama, Dengan memungkinkan karyawan untuk melakukan perubahan-perubahan ini akan membuat mereka dapat mengendalikan aspek-aspek ketenagakerjaan mereka, dan selanjutnya akan meningkatkan moral mereka. Hal ini juga dapat menghasilkan penghematan biaya yang siginifikan melalui pengurangan jumlah staf sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk memproses perubahan-perubahan tersebut. Selanjutnya, efektivitas fungsi sumber daya manusia dapat meningkat karena staf kini dapat memusatkan perhatian pada aktivitas bernilai tambah, seperti menegosiasikan syarat-syarat kontrak dengan penyedia jasa/manfaat bagi karyawan, daripada melakukan tugas-tugas administratif.
Outbound Logistic
Sebagaimana e-business dapat meningkatkan aktivitas inbound logistics, maka e-business juga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas aktivitas outbound logistic penjual. Akses yang tepat waktu dan akurat atas informasi rinci tentang pengiriman memungkinkan penjual mengurangi biaya transportasi melalui cara pengiriman gabungan ke para pelanggan yang dekat lokasinya satu dengan yang lainnya. Informasi yang lebih tepat waktu tentang penjualan dapat membantu pabrik mengoptimalkan jumlah persediaan yang ditanggungnya. Dalam hal barang-barang atau pelayanan yang dapat didigitalkan, fungsi outbound logistic dapat dilaksanakan secara elektronik, yang tidak hanya meniadakan biaya transportasi, tetapi juga menghindari waktu dan biaya yang berhubungan dengan pemilihan barang dan pengepakannya untuk pengiriman.
Penjualan dan Pemasaran
Pengaruh e-business yang paling nyata mungkin adalah atas aktivitas penjualan dan pemasaran organisasi. Perusahaan dapat menciptakan catalog elektronik di Website mereka untuk mengotomatisasikan input pesanan penjualan. Kemampuan ini tidak hanya memungkinkan para pelanggan menyampaikan pesanan saat mereka menginginkannya, tetapi juga dapat secara signifikan mengurangi jumlah staf dengan cara meniadakan telepon, surat-menyurat atau pengiriman faks. Contohnya, Website Cisco System yang memungkinkan staf penjualan dalam jumlah yang relatif kecil untuk memproses penjualan setiap tahunnya yang berjumlah milliaran dolar.
Akan tetapi, bahkan bagi perusahaan yang hanya menjual secara on-line, Website yang efektif tidak meniadakan seluruh biaya yang berhubungan dengan fungsi penjualan dan pemasaran. Para pelanggan akan masih memiliki pertanyaan dan membutuhkna bantuan untuk memilih produk. Oleh sebab itu, Website yang sangat efektif dan berhasil memberikan sejenis pilihan atau hubungan untuk berbicara secara langsung melalui nomor telepon bebas pulsa yang beroperasi 24 jam.
Pelayanan dan Dukungan Purnajual
E-business dapat secara signifikan meningkatkan kualitas dukungan purnajual ke para pelanggan. Contohnya mengatur Web page untuk memastikan bahwa setiap pelanggan menerima informasi yang konsisten. Pelanggan sering kali memiliki pertanyaan yang hampir sama. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat di daftar dalam fitur frequently asked questions (FAQ) ‘pertanyaan yang sering ditanyakan’ hingga mengurangi jumlah pertanyaan pelanggan yang harus ditangani oleh bagian pelayanan pelanggan. Tentu saja akan selalu masalah dan isu-isu yang tidak dapat diantasipasi saat mendesaian daftar FAQ hingga harus ditangani oleh bagian pelayanan pelanggan. Akan tetapi, dengan mempergunakan teknologi informasi untuk mengatasi isu-isu rutin dapat meningkatkan baik kualitas keseluruhan pelayanan dan mengurangi biaya. Contohnya, beberapa perusahaan (Contoh AT&T dan Nike) mempergunakan suatu rangkaian formulir yang dikendalikan oleh menu di Website mereka, untuk secara elektronik “mewawancarai” pelanggan mereka; hanya masalah yang paling kompleks saya yang perlu diteruskan ke bagian pelayanan pelangggan. Praktik-praktik semacam ini dapat secara signifikan mengurangi biaya yang berhubungan dengan dukungan ke pelanggan. Well Fargo, contohnya, menemukan bahwa pelanggan dengan akses on-line ke rekening membuat 40 persesn lebih sedikit telepon ke bank, daripada pelanggan yang tidak memiliki akses sejenis ini.
Faktor-faktor Keberhasilan E-Business
Terdapat dua factor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business. Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan. Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun yaitu validitas, integritas, dan privasi.
Infrastruktur untuk E-Business. Merupakan hal yang penting untuk diingat bahwa mengimplementasikan proses e-business bukan merupakan strategi dasar. Implementasi e-business hanya berarti mempergunakan teknologi informasi jaringan dan komunikasi secara lebih efisien dan efektif dalam melaksanakan proses bisnis. Nilai strategis untuk melakukan hal ini tergantung pada tingkat sejauh mana proses tersebut dapat membantu organisasi mengimplementasikan dan mencapai strategi keseluruhannya.
Sebagai contoh, desain website yang optimal bagi perusahaan yang mengejar strategi diffrerensiasi produk didasarkan pada kualitas pelayanan pada pelanggannya., tampaknya akan berbeda dengan desain bagi perusahaan yang melihat dirinya sebagai penyedia komoditas berbiaya rendah. Pada situasi kedua, Websitenya mungkin didesain untuk menggantikan, sebanyak mungkin, kebutuhan untuk memberikan pelayanan pada pelanggan secara langsung. Sebagai gantinya, fitur FAQ akan dikembangkan secara luas. Sebagai pendukung tambahan, pelanggan mungkin akan diminta untuk memberikan pertanyaan mereka melalui e-mail. Apabila terdapat nomor telepon bebas pulsa tersebut. Sebaliknya, Website perusahaan yang mengejar strategi differensiasi melalui pelayanan pada pelanggan yang superior, dapat mencakup bukan hanya daftar FAQ, tetapi juga fitur pertanyaan mereka. Dukungan berupa telepon tampaknya akan diberikan hanya melalui nomor bebas pulsa dan akan dikelola untuk meminimalkan waktu tunggu. Tiga Karakteristik Utama Transaksi Bisnis. Faktor penting kedua untuk keberhasilan e-business adalah memastikan bahwa proses e-business memiliki tiga karakteristik fundamental yang harus ada dalam tiap transaksi bisnis-yaitu validitas, integritas dan privasi (VIP). 1. Validitas. Kedua pihak dalam suatu transaksi harus dapat menyatakan keaslian identitas kedua belah pihak untuk memastikan bahwa transaksi tersebut valid dan sah. Pembeli yang tidak boleh menyampaikan pesanan yang membuat penjual harus menyediakan waktu dan sumber daya untuk memenuhi pesanan tersebut, dan kemudian menolak pesanan tersebut. Sebaliknya penjual tidak boleh dibiarkan untuk berusaha mendapat pesanan dan kemudian mengingkarinya. 2. Integritas. Kedua pihak dalam suatu transaksi harus yakin bahwa informasi yang dipertukarkan akurat dan tidak diubah selama proses transmisi. 3. Privasi. Privasi atau kerahasiaan transaksi bisnis dan informasi apa pun yang dipertukarkan dalam transaksi tersebut harus disimpan dengan baik, jika diinginkan oleh salah satu pihak.
Teknik Enkripsi. Enkripsi mencakup proses konversi pesan dari teks biasa menjadi kode rahasia. Teknik ini melibatkan penggunaan formula, yang dinamakan dengan kunci (key) untuk mengubah informasi aslinya. Ada dua jenis utama system enkripsi. Mereka berbeda dalam hal kunci-kunci yang dipergunakan dan cara kunci-kunci tersebut didistribusikan. Salah-satu jenis enkripsi adalah system kunci tunggal (single key system). Algoritma dan encryption standard (DES) adalah system kunci tunggal komersil yang banyak sekali dipergunakan. Sistem enkripsi kunci tunggal dinamakan demikian karena mempergunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan deskripsi pesan. Keunggulan utama dari system kunci tunggal adalah sederhana, cepat dan efisien. Akan tetapi, masalah utamanya adalah pengirim harus memberikan kunci rahasianya kepada penerima pesannya. Efektivitas system ini tergantung pada system pengawasan atas orang-orang yang mengetahui kunci rahasianya.
Contoh : Mempergunakan enkripsi untuk melakukan e-business
Langkah 1. Mempergunakan internet untuk masuk ke dalam website badan pemerintah. Scott dan Susan menekan tombol untuk mengumpulkan penawaran. Layar Browser memperlihatkan symbol kunci dan juga memperlihatkan sebuah pesan, yang mengindikasikan bahwa transaksi berikutnya sedang diproses dalam lingkungan yang aman melalui penggunaan enkripsi. Software enkripsi baik yang berada di computer S$S serta yang berada di Website badan pemerintah tersebut bertukar sertifikasi digital. Software di kedua computer tersebut mencari kunci public pihak yang berwenang untuk member sertifikasi, dan mempergunakannya untuk melakukan verifikasi validitas tanda tangan digital pihak yang berwenang untuk member sertifikasi, sehingga dapat menvalidasi informasi yang berada dalam sertifikat digital. Langkah 2. Scott dan Susan menekan tombol untuk mengirim penawaran lengkap ke badan pemerintah. Di balik layar, software enkripsi dalam computer S$S melakukan hal-hal berikut ini:
a. Mempergunakan program yang tersedia bagi public, untuk membuat ringkasan digital dari teks normal perusahaan tersebut.
b. Melakukan enkripsi intisari penawaran dengan mempergunakan kunci pribadi S&S. Intisari yang dienkripsi merupakan tanda tangan digital S&S.
c. Melakukan enkripsi penawaran dengan mempergunakan algoritma kunci tunggal data encryption standard. Hal ini dilakukan untuk menjamin privasi dan keamanan apabila ada pesaing yang mencoba memotong penawarannya.
d. Mempergunakan kunci public badan pemerintah yang diperoleh dari sertifikasi digital badan pemerintah di langkah 1, untuk melakukan enkripsi penawaran di langkah 2. Hal ini untuk memastikan bahwa hanya penerima penawaran yang dituju, yang akan memiliki kunci data encryption standard yang diperlukan untuk memecahkan kode pesan penawaran.
Langkah 3. Paket yang dikirim, termasuk tanda tangan digital S&S (yang dibuat dilangkah 2b), penawaran yang telah dienkripsi (dibuat di langkah 2c), dan kunci data encryption standard yang dienkripsi (dibuat di langkah 2d), dikirim ke Website badan pemerintah. Langkah 4. Komputer milik badan pemerintah menerima paket yang berisi bahan enkripsi dari S&S. Software enkripsi dalam computer milik badan pemerintah secara otomatis akan melakukan hal-hal berikut ini:
a. Mempergunakan kunci public S&S, yang diperoleh dari sertifikat digital yang dipertukarkan di langkah 1, untuk memecahkan kode tanda tangan digital yang dikirim &S. Langkah ini akan menghasilkan intisari yang dibuat oleh computer S&S di langkah 2a.
b. Mempergunakan kunci pribadi untuk memecahkan kode kunci data encryption standard yang dipergunakan S&S di langkah 2c, agar dapat melakukan enkripsi penawarannya.
c. Mempergunakan kunci data encryption standard tersebut untuk memecahkan kode pesan penawaran S$S.
d. Mempergunakan program yang tersedia secara public, seperti yang dipergunakan S&S dalam langkah 2a ketika membuat ringkasan digital penawaran S&S.
e. Membandingkan intisari yang telah dipecahkan dalam langkah 4a dengan ringkasan digital yang dibuat kembali di langkah 4d. Apabila keduanya sesuai, maka badan pemerintah yakin bahwa (1) penawaran tersebut dibuat dan dikirim oleh S&S, dan (2) penawaran tersebut tidak diubah atau rusak selama masa pengiriman.
Langkah 5. Badan pemerintah mengirim pemberitahuan secara elektronik kepada S&S untuk memberitahukan bahwa penawaran mereka telah diterima.

Doa Hendak Beraktifitas

Teman2 Yang Berbahagia..

Di pagi yang indah ini sambil menikmati indahnya mentari pagi. Izinkan saya menyapa teman2 semua... teriring doa, Semoga anda dan keluarga senantiasa sehat selalu..

Tentunya sebuah kebahagiaan tersendiri kita bisa mengawali hari untuk bisa beraktifitas. Beraktifitas keluar rumah untuk berangkat kerja, berhati-hati dijalan untuk menjaga keselamatan dan jangan lupa memohon keselamatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar bisa sampai di tempat kerja dan kembali ke rumah dalam keadaan sehat walfiat serta dijauhkan dari hal-hal yang tidak baik maupun yang tidak kita inginkan. Sebagaimana Nabi Muhamad mengajarkan kepada kita setiap hendak beraktifitas yang senantiasa memanjatkan doa berikut ini:

'Allahuma inni a'udzu bika an adhilla, au udhalla, au azilla, au azhlam, au ajhal, au yujhala 'alayya.'

Artinya, Ya Allah, sungguh aku berlindung kepadaMu agar tidak tersesat atau disesatkan atau aku tergelincir atau digelincirkan atau aku berbuat dzalim atau didzalimi atau aku berbuat bodoh atau dibodohi (HR. Nasa'i, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah).

Doa ini agar kita terhindar dari hal-hal yang buruk dalam perjalanan atau selama beraktifitas kita sehari-hari. Semoga kita semua dijauhkan dari hal-hal yang buruk.

Selamat Beraktifitas..

Kegiatan SSMUN diliput B-Post

Mau Sukses Ujian Nasional?


BANJARMASIN, BPOST- Kunci sukses menghadapi Ujian Nasional (UN) ternyata tidak rumit. Pintar mengatur waktu antara belajar dan bermain adalah salah satu rahasianya.

Demikian disampaikan Rini Andriani, mahasiswa STAIN Banjarmasin di sela seminar stimulan sukses menjelang UN 2010 yang dilaksanakan di SMAN 2 Banjarmasin, kemarin. Seminar digagas Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Kalsel.

Rini yang juga menjadi ketua panitia acara mengatakan kesiapan mental psikologis dan kesiapan materi dengan belajar sungguh-sungguh serta mampu memanajemen waktu adalah kunci sukses mengerjakan UN.

"Harus bisa membagi kapan waktu belajar atau bermain," ujarnya.

Menurut Rini, dengan membagi waktu dengan baik antara belajar dan bermain, siswa akan lebih siap mental dan tidak akan tegang. Dengan kondisi demikian, konsentrasi akan lebih mudah saat mengerjakan soal ujian.

Seminar kemarin juga ditujukan untuk memberi motivasi kepada siswa agar siap mental menghadapi UN.

Dijelaskan, PII sebagai penggagas acara tidak mendukung UN sebagai patokan kelulusan siswa. Kendati begitu, sebagai kegiatan yang harus dilalui siswa, PII merasa memiliki kewajiban membantu. "Kami kan pernah jadi siswa juga. Jadi kami mengerti apa yang menjadi kesulitan siswa," imbuhnya.

Ada sejumlah materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Pertama, sharing dengan siswa yang akan mengikuti UN. Materi ini bertujuan untuk melakukan pendekatan secara psikologi pada siswa. Khususnya soal masalah pribadi yang mereka hadapi dan berpotensi mengganggu konsentrasi menghadapi UN.

Jika secara mental mereka sudah dikuatkan, pemateri juga memberikan referensi buku stimulan dari tokoh-tokoh inspirator, sehingga siswa bisa belajar dari pengalaman mereka.

Siswa juga diberi pelatihan agar siap menghadapi UN. Instruktur yang didatangkan PII ada tiga orang. Ketiganya sudah berpengalaman dalam memberi pelatihan-pelatihan.

Kegiatan ini, bukan pertama kali dilakukan PII. SMAN 2 Banjarmasin tempat acara dilaksanakan adalah sekolah ke-13 yang dikunjungi untuk memberi stimulan sukses menjelang UN ini.

Sebelumnya, PII sudah menggelar kegiatan serupa di Kabupaten Tabalong, Balangan, Amuntai, Kandangan, Tapin, Banjarbaru, Martapura. Khusus di Banjarmasin, PII melakukannya di tiga sekolah, baik tingkat SMA maupun SMP.

Pemberian stimulan sukses menjelang UN ini mendapat sambutan baik dari sejumlah siswa. Puluhan siswa kelas III di sekolah setempat mengikuti kegiatan tersebut.

Wakil Walikota Banjarmasin, Alwi Sahlan yang membuka kegiatan ini meminta siswa mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi UN. Selain mempersiapkan dari segi kemampuan mengerjakan soal, Alwi juga meminta siswa menjaga kesehatan.

(hes)

SSMUN di Martapura (2)

Kali ini tim SSMUN menyambangi kota Martapura untuk kedua kalinya. Tim SSMUN mendatangi sekolah MTsN Model Darussalam Martapura. Tim yang digawangi oleh Rini Andriani, Novia Winda,Rahmadani, M. Rudiansyah dan M. Iqbal. Tim datang kesekolah jam 10.00 wita dan melaksanakan kegiatan SSMUN di musholla MTsN Model Darussalam.

Pemateri yang bergantian untuk memberi motivasi untuk siswa(i), selain itu ada juga kuis bagi siswa(i) yang diberi souvenir bagi yang dapat menjawab kuis itu.
Keep Spirit Forever!

UN Pun Dikorup

amaluddin terlihat lemas pagi itu. Tatapannya menerawang entah kemana. Duduk menyendiri, pipinya menempel di lipatan tangan di atas meja kelas. Pagi yang tidak biasa buat anak periang seperti Kama, panggilan akrabnya. “Apa yang dipikirkannya ya?” saya membatin.

“Pengkura, Kama?”
tanya saya dan duduk di depannya.
“Yaq naraq, Pak Guru,” jawab Kama, sedikit memalingkan wajahnya.
“Yaq. Pasti araq masalahm Pe. Apa ino?” selidik saya sebagai wali kelas kelasnya di kelas sembilan satu.

Dan Kama menceritakan kalau dia gak akan bisa ikut Ujian Nasional (UN) tahun ini. Alasannya sederhana, orang tuanya gak punya uang untuk membayar tes UN seperti surat edaran yang orang tuanya terima dari sekolah. Wajar saja, sebagai keluarga yang mengandalkan diri dari perputaran musim, Kama sekeluarga hanya bisa menikmati uang sisa upahnya sebagai buruh tani. Tidak lebih.

###


Hampir setahun saya sebagai guru dan wali kelas di sekolah ini. Sekolah menengah pertama di desa yang jauh dari pusat keramaian kabupaten. Dan tentunya saya sangat menikmati mengajar di sini dan berusaha menjadi solusi kependidikan seperti yang dialami Kama. Tahun ini menjadi ujian kedua kali yang saya lalui, UN dengan masalah yang sama di tahun sebelumnya. Ujian yang membuat saya bertanya-tanya, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama ini dikemanain?

Apa ini menandakan, pendidikan tidak bisa bebas biaya (free of cost) baik dalam teori maupun dalam praktek? Tidak. Pendidikan harus bebas biaya. Kan “Education shall be free, at least in the elementary and fundamental stages. Elementary education shall be compulsory,” seperti dalam salah satu pasal Universal Declaration of Human Rights tahun 1948. Lalu Kama? Itu masalah lain. Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara dan menjadi tugas utama pemerintah untuk membiayainya.

Saat menjadi tugas utama, seperti yang ditulis K. Tomaisevki dalam Free and Compulsory Education for All Children : The Gap between Promise and Performance, pemerintah haruslah menghilangkan hambatan finansial bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dasar agar dapat membuat semua anak dapat memenuhi pendidikan dasarnya.

Walau bagi pemerintah pembiayaan pendidikan merupakan anggaran utama dalam budget-nya. Tapi tetap saja orang tua harus membiayai secara rutin; biaya buku-buku, transportasi, baju seragam, alat-alat tulis, atau peralatan olahraga. Maka tak heran, beberapa murid saya harus membantu orang tuanya di sawah, ladang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan tidak dapat dibantah lagi, bahwa pendidikan adalah kewajiban asasi yang harus diwujudkan dalam menjalankan negara, sehingga rakyat akan mampu memberikan interaksi yang cerdas dalam bernegara.

Lalu berhasilkah Gerakan Peningkatan IPM yang dilaunching Bupati Lombok Timur M. Sukiman Azmy beberapa waktu yang lalu di pendoponya? Gerakan Peningkatan IPM dengan mewujudkan percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat : mempercepat pengentasan buta aksara, mempercepat peningkatan rata-rata lama sekolah, penurunan angka sekolah. Pertanyaan yang membutuhkan nalar panjang dan kejujuran untuk menjawabnya. Karena realisasi anggaran operasional sekolah dengan sasaran murid-muridlah kuncinya.

Bukan rahasia lagi, kehidupan masyarakat kabupaten Lombok Timur masih jauh dari sejahtera dan masih tertinggal dari daerah – daerah lain di Nusa Tenggara Barat, hal ini terlihat dari IPM Kabupaten Lombok Timur tahun lalu berada pada peringkat ke 7 dari 9 kabupaten/Kota se NTB belum termasuk Kabupaten Lombok Utara. Rendahnya Kesejahteraan masyarakat Lombok Timur disebabkan karena komposit pendidikan (lama sekolah 6,31 tahun dan melek aksara 79,81 tahun).

Padahal kalau kita lihat, pada tahun 2007/2008, jumlah sekolah pada jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK di Lombok Timur sebesar 843, 261 dan 172. Dengan jumlah murid SD/MI 152.692, SMP/MTs 56.383 dan SMA/MA/SMK 35.432. Tapi adanya lembaga belajar yang bernama sekolah ternyata belum bisa maksimal memberi pelayanan pendidikan terbaik dengan adanya BOS. Pantas saja Ivan Illich menyatakan, “Sekolah itu lebih berbahaya daripada nuklir! Ia adalah candu! Bebaskan warga dari sekolah!” jelasnya.

Nah, ternyata ada temuan masalah dalam pendidikan selama ini, seperti yang dialami Kamaluddin, murid saya. Fakta yang dilansir Ade Irawan, Manajer Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW), ternyata Depdiknas mencari penyakit dengan ngotot menyelenggarakan UN. UN yang dilaksanakan selama ini adalah cerminan logika terbalik pemerintah. Maksudnya? Saat ini pemerintah menginginkan mutu dan kualitas pendidikan, tapi tidak dimulai dengan standar pelayanan. Melainkan standar kelulusan.

Menjadi hal yang aneh, ketika Depdiknas tidak memulai menjalankan fungsinya sebagai penyedia pelayanan yang baik, dengan memperbaiki kualitas guru dan sarana. Eh, tiba-tiba ingin kualitas murid bagus. Analogi sederhananya seperti ini, Depdiknas punya pohon dan ingin berbuah bagus tapi tidak mau memupuk dan menyiram dulu. Pohon dipaksa langsung berbuah bagus. Mustahil bukan!

Seperti tulisan saya UN Tidak Memihak Siswa di salah satu koran lokal di Lombok, dari sisi pedagogis, UN sangat bermasalah. Padahal kalau mau mengukur secara holistik, murid harus diukur secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Tapi UN hanya mengukur aspek kognitif. Selain itu, ternyata ada anggaran pendidikan terputus di antara murid saya. Terputus hingga Kama, dan mungkin banyak murid lainnya, tidak mampu lagi menyelesaikan sekolahnya.

Bila melihat murid saya tersebut – ini menjelaskan dari sisi budgeting (penganggaran) – ternyata UN telah memobilisasi dana publik begitu besar hanya untuk kebijakan yang tidak menjawab masalah kemampuan ekonomi peserta ujian. Inilah masalah lain dalam pelaksanaan UN.

Padahal anggaran pendidikan tahun ini 195.636 triliun. Selain itu, untuk murid SMP disediakan BOS sebesar Rp 575.000 per murid per tahun. Dan anggaran UN tahun ini mencapai Rp 562,8 miliar. Tapi di sisi lain temuan ICW menunjukkan uang masyarakat tersebut telah keluar jauh-jauh hari sebelum UN. Contohnya biaya try out UN berkali-kali, dan les tambahan. Artinya, ICW menemukan modus baru dengan membayar ujian yang disamarkan.

Seperti yang diungkapkan Ade Irawan, uang publik yang dihabiskan untuk UN lebih dari Rp 1 triliun, di luar APBN dan APBD. Ini uang publik yang dipakai membiayai kebijakan yang tidak jelas. UN juga menjadi ajang baru untuk korupsi, terutama pada tingkat sekolah, apalagi di sekolah di pedesaan tempat saya mengajar sekarang.

Itu sebabnya, BOS selama ini dinyatakan gagal oleh ICW dengan dua indikator, pertama dana operasional yang sejatinya untuk mengurangi beban murid ternyata tidak mengurangi atau menghilangkan biaya yang selama ini dibebankan kepada orangtua murid. Kedua, BOS belum mampu memperbaiki kualitas layanan di bidang pendidikan.

Pantas saja Prof. DR. H. Buchari Alma, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia menulis dalam Pendidikan Anti Korupsi, kalau ujian hanya membentuk karakter murid yang korup. Tak jauh dengan pepatah, “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Karena saat ini ditataran para pelaku pendidikan di sekolah-sekolah telah melegalisasi kebiasaan korupsi dipenganggaran biaya UN. Dan muridlah yang menjadi korban atas tingkah polah pejabat pendidikan tersebut. Untuk itu, mari bertindak dan akhiri rantai korupsi yang telah lama membelenggu sekolah selama ini.


Catatan bahasa sasak:
Pengkura, Kama? Artinya, ada apa, kama?
Yaq naraq, Pak Guru. Artinya, tidak ada apa-apa, pak guru.
Yaq. Pasti araq masalahm Pe. Apa ino? Artinya, tidak, pasti ada masalahmu. Apa itu?

Ok Mantap semangat :))

Ok Mantap semangat :))

Maju terus PD

Maju terus PD

Malcolm Gladwell sebagai Model : Berbagi Pengalaman Menulis

Dari beberapa wawancara, Malcolm Gladwell, penulis buku What The Dog Saw dan tiga buku lainnya (The Tipping Point, Blink dan Outliers—ketiga-tiganya best-seller internasional yang mengantarnya sebagai penulis non-fiksi kenamaan), bercerita tentang pengalamannya sebagai penulis. Agar kisah menulisnya mudah diteladani, saya merinci hasil wawancara tersebut (tentu yang mewawancarai orang lain, bukan saya) dalam beberapa kiat. Moga-moga kiat yang saya rinci ini tidak melenceng dari yang sebenarnya ingin disampaikan Gladwell. Saya mencoba memahami bagaimana Gladwell bercerita tentang dirinya, sebagaimana Gladwell membiarkan narasumbernya bercerita padanya. Berikut ini Gladwell berbagi pengalaman tentang menulis. Selamat membaca.

1. Biarkan orang lain bercerita
“Satu hal yang telah saya pelajari dari sepanjang tahun saya di The Washington Post adalah bagaimanakah reportase sosial itu. Reportase sosial benar-benar berbicara kepada orang, mendapati orang-orang bercerita kepada Anda tentang sesuatu. Hal itu akan menjadi cara paling efisien dan berguna untuk menemukan sesuatu yang baru dan menarik. Anda harus menyingkap diri Anda sendiri sebisa Anda seperti beberapa orang yang menarik. Tidak ada jalan pintas untuk jenis proses tersebut.”

2. Menulislah dengan jelas, jernih dan elegan.
“Jika seseorang tidak memahami apa yang Anda tulis, segala yang Anda lakukan itu tidak berguna. Tidak relevan. Jika pembaca yang berpikir dalam dan penuh keingintahuan menemukan bahwa yang saya tulis tidak dapat dicerna mereka, saya telah gagal. Pujian terbesar saya adalah ketika seseorang menemui saya untuk berkata, “putri saya yang berumur 14 tahun atau putra saya yang berumur 12 tahun membaca buku Anda dan mereka menyukainya”. Saya tidak dapat merasakan pujian yang lebih besar dari itu—untuk menulis sesuatu yang orang dewasa merasa puas, tetapi juga yang menjangkau anak usia 13 atau 14 tahun. Itu model saya, dan jika itu model Anda, Anda harus menulis dengan cara yang dapat diterima. Menulis dengan jelas itu universal. Orang berbicara tentang menulis kepada para hadirin, saya kira itu nonsense. Jika Anda menulis dengan suatu cara yang membuat tulisan itu jelas, jernih, dan elegan, tulisan itu akan menjangkau siapapun. Tidak ada ide yang tidak dapat dijelaskan kepada anak usia 14 tahun. Jika anak usia 14 tahun tidak bisa menerimanya, itu kesalahan Anda, bukan kesalahan anak itu. Saya kira itu fakta yang sangat penting.”

3. Keingintahuan yang tinggi: membuat ruwet lalu menyederhanakan kembali.
“Saya seorang yang ingin tahu. Saya diseret pada ide yang penjelasannya banyak yang lebih menarik dan kompleks daripada yang saya kira. Gagasan tersebut mengalir melalui banyak tulisan saya, dan saya selalu tertarik dalam semacam keadaan yang meruwetkan sebelum saya menyederhanakannya lagi. Saya ingin agak membuat hal itu sedikit lebih kompleks hanya karena hal itu menarik dan menyenangkan, dan saya selalu berpikir, kita secara prematur menyederhanakan banyak fenomena yang berbeda. Semacam latihan yang sangat menyenangkan, karena kemudian Anda berurusan dengan semua bidang dimana Anda dapat menggali di sekitar bahan yang sebagian besar orang tidak benar-benar tahu tentang hal itu. Hal itu sangat cocok dengan saya, dan banyak kesenangan bermain detektif yang tidak bisa saya tolak.”

4. Percayalah dengan gagasan sendiri.
“Sebagai penulis, Anda tidak bisa mengontrol –Anda juga tidak ingin mengontrol—bagaimana orang lain menafsirkan hasil kerja Anda. ketika saya melihat seseorang yang membaca tulisan saya dan menggambarkan sesuatu yang sangat berbeda dari perspektif saya, saya kira hal itu benar-benar semacam ketenangan. Maksud saya, kadang-kadang bisa mencemaskan ketika Anda merasa mereka salah menafsirkan dengan buruk, tetapi hanya dengan mengatakan bahwa mereka sedang berpikir dan mereka sedang membawa tafsir mereka untuk berhubungan dengan tulisan saya, dan mereka segera berbeda dari Anda dari waktu ke waktu. Itu adalah bagian dari sesuatu yang sangat bagus tentang mengungkapkan kata pada dunia, dan jika saya khawatir tentang hal itu, saya tidak bisa menjadi penulis.”

5. Bermain-main dengan teori dan fakta—sebelum sampai pada kesimpulan.
“Saya pikir saya akan mendorong orang-orang untuk suka bermain dengan teori dan fakta. Saya ingin mereka akan melihat sesuatu, sejumlah cara yang berbeda dan mempertimbangkan dalam pikiran mereka dan bermain dengannya sebelum mereka menentukan kesimpulan.”

6. Sebagaimana pekerjaan lain, menulis butuh kerja keras.
“Ya, ini sesuatu yang agak menyederhanakan: Anda harus bekerja keras luar biasa untuk menjadi sukses dan hal itu tidak pernah berakhir. Orang berpikir jika Anda adalah penulis sukses, menulis akhirnya datang lebih mudah pada Anda. Faktanya, dalam beberapa hal itu berarti lebih keras. Tidak soal dalam bidang apa Anda berada, Anda perlu membuat yakin bahwa pekerjaan Anda sedang tumbuh dan berkembang. Saya tidak ingin buku baru ini (Outliers) menjadi salinan dari Blink atau The Tipping Point, sehingga saya harus sungguh-sungguh mendorong diri saya sendiri. Saya tidak menghitung, berapa jam yang saya habiskan untuk penelitian atau berapa banyak draft yang saya buat. Jika ada satu kunci bagi kesuksesan saya, itu adalah bahwa sekarang saya bekerja lebih keras daripada yang telah saya lakukan ketika saya berumur 24 tahun.”

7. Menulis sebagai kegiatan otonom.
“Saya tidak pergi ke kantor, saya menulis di rumah. Saya suka menulis pada pagi hari, jika itu mungkin. Itulah ketika pikiran saya dalam keadaan paling segar. Saya mungkin menulis untuk beberapa jam, dan kemudian saya keluar untuk makan siang dan membaca koran. Kemudian saya menulis sedikit lebih lama jika saya bisa, kemudian pergi ke perpustakaan atau menelpon. Setiap hari agak berbeda. Saya bukan seorang yang suka rutinitas, sehingga saya menghabiskan banyak waktu untuk keluyuran di sekitar kota New York dengan laptop di tas, memikirkan dimana saya akan mengakhiri waktu selanjutnya. Itu adalah gaya hidup ideal bagi beberapa orang yang suka menulis.”[]

Samudra Kasih Sayang

Pada sore hari, seorang istri dengan hati berbunga-bunga menanti suaminya yang hendak pulang dari kantor. Terbayang dibenak sang istri, mereka akan saling memeluk dan bertukar pikiran tentang apa yang telah terjadi siang hari.

Sementara suaminya dikantor terkena marah dari atasannya, hal itu membuat shock dirinya. Sesampai di rumah, suaminya ditegur dengan mesranya oleh sang istri. 'Sayang, apa yang sedang terjadi? Ceritakan kepadaku untuk meringankan beban dihatimu.'

Wajahnya terlihat kusut, lemah lunglai dengan nada kesal suaminya menjawab, 'Mengapa kamu harus berbicara setiap saat? Apa kamu nggak bisa diam? Aku sudah bosan, aku tidak ingin mendengarkan suaramu lagi.'

Sang istri terkejut dan terpukul, hatinya tergores dan membuatnya terluka. Tak terbayangkan betapa sakitnya apa yang telah diucapkan oleh suami yang dicintainya dengan sepenuh hati. Ia berjanji untuk tidak bicara lagi dengan suaminya, 'Suamiku tidak ingin mendengarkan suaraku lagi. Aku tidak akan berbicara dengannya lagi!' Ucapnya dalam hati.

Hal itu berlangsung selama 30 tahun. Suaminya penuh penyesalan. Berulangkali ia meminta maaf namun luka hati sang istri tidak pernah sembuh. Pada saat suaminya sedang sakit keras, ia memohon agar istrinya memaafkan. 'Istriku, biarkan aku mati dengan tenang. Sekali saja ucapkan bahwa kamu telah memaafkanku.' Sang istri tidak berdaya. Ia tidak dapat lagi mengucapkan kata-kata.

Begitulah realitas kehidupan sehari-hari, hati kita mudah sekali terluka tetapi bila hati seluas samudra penuh kasih sayang tentunya luka hati akan cepat sembuh. Alangkah indahnya bila kita menghargai seseorang dengan setulus hati. Terkadang kita menghargai seseorang hanya setelah ia meninggal dunia. Kita turut berbelasungkawa dan pertemuan duka cita untuk mengenangnya. Mari kita berbuat sesuatu untuk mereka yang kita sayangi selama mereka masih hidup dengan meluaskan hati seluas samudra yang dipenuhi dengan kasih sayang. Cintailah dan maafkanlah.

---
Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS. 25:74).

SSMUN di Banjarbaru dan Martapura

Pada tanggal 13 Februari bertepatan hari Sabtu. Tim SSMUN berkesempatan untuk mendatangi dua kota sekaligus yaitu Banjarbaru dan Martapura. Pada jam 08.00 wita, tim yang berkekuatan Rini Andriani, Novia Winda, M. Rifqi, M. Rudiansyah, M. Iqbal, dan Rahmadani tiba di persinggahan pertama yaitu SMPN 2 Banjarbaru. Tim memberi sosialisasi dan materi pada kelas IX D, yang memberi materi adalah M. Rifqi. Sambutan baik dan meriah dari adik-adik kelas IX D yang didampingi gurunya memberikan kesan tersendiri bagi tim SSMUN.

Setelah selesai di Banjarbatu, tim bertolak ke Martapura menuju MAN 2 Martapura. Tim tiba pada jam 10.30 wita dan kegiatan dimulai pada jam 11.00 wita yang semua murid kelas XII MAN 2 Martapura ditempatkan di aula untuk mengikuti kegiatan SSMUN. Pemateri SSMUN di MAN 2 Martapura dipercayakan kepada sdri. Novia Winda. Suasana yang ramai menjadi bagian dalam kegiatan SSMUN. Pembagian souvenir untuk murid yang bertanya, menjawab, dan memberikan pendapat.
KIRIM SMS GRATIS
Jejaring Sosial
Langganan Berita

Masukkan email anda:

Sponsor
Iklan
Februari 2010
S S R K J S M
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
KlikSaya