Archive for the ‘Internasional’ Category

Muslim, Yahudi, Kristen Bersatu Dukung Muslim Center


New York (ANTARA/Reuters) - Kelompok Muslim, Yahudi, Kristen dan masyarakat umum pada hari Rabu membentuk koalisi untuk mendukung rencana pembangunan sebuah pusat Muslim di dekat gedung World Trade Center, New York. Rencana pembangunan tersebut telah memicu perdebatan nasional yang memanas.

Pusat kebudayaan dan masjid itu telah menghadapi penentangan sengit dari para politisi konservatif dan orang-orang yang menganggap lokasinya tidak sensitif dengan keluarga hampir 3.000 orang yang tewas dalam serangan 11 September oleh gerilyawan Al Qaida pada 2001.

Tapi organisasi "Lingkungan New York untuk Nilai-nilai Amerika", yang baru dibentuk yang terdiri atas lebih dari 40 kelompok agama dan umum itu, mengatakan perdebatan itu telah menciptakan ketakutan dan pemisahan dan bahwa mereka akan berjuang untuk kebebasan konstitusi AS supaya lebih tegak.

"Kami tidak diserang oleh dunia Muslim," kata Donna O`Connor, jurubicara Keluarga 11 September untuk Perdamaian Besok, yang puterinya tewas saat hamil akibat serangan gedung WTC. "Kami 100 persen mendukung sepenuhnya pusat kebudayaan Islam di New York City."

Perdebatan itu mengarah ke tingkat nasional menjelang pemilihan November -- ketika orang-orang Republik berusaha untuk merebut kekuasaan di Kongres dari partai Demokrat -- dan banyak supir taksi Muslim di kota New York mengaitkan kontroversi itu dengan serangan terhadap seorang rekan mereka.

Supir Ahmed Sharif, imigran Bangladesh berusia 43 tahun, mengatakan ia telah dilukai di leher, wajah dan bahunya pada Selasa oleh seorang penumpang yang bertanya kepadanya apakah ia Muslim dan menjalankan (puasa) Ramadhan.

Polisi mengatakan serangan itu sedang diselidiki sebagai kejahatan kebencian dan bahwa seorang pria berusia 21 tahun telah ditangkap dan menghadapi beberapa tuduhan termasuk pembunuhan yang diupayakan dan serangan.

Bhairavi Desai, direktur eksekutif Aliansi Pekerja Taksi New York, mengatakan kontroversi mengenai pusat kebudayaan Muslim dan masjid itu telah membuat umat Islam New York rentan. Aliansi itu memperkirakan separuh dari supir taksi kota itu Muslim.

"Lingkungan bahwa semua rasa ketakutan dan pembodohan diciptakan, kami yakin secara tidak langsung bertanggungjawab atas kekerasan semacam itu," kata Desai.

Walikota New York Michael Bloomberg akan bertemu dengan Sharif di Balai Kota, Kamis. "Serangan ini berlawanan dengan segala yang warga New York yakini, tidak masalah apa Tuhan yang kita sembah," kata Bloomberg dalam satu pernyataan.

Jajak pendapat menemukan sedikitnya 60 persen orang Amerika menentang pembangunan pusat itu di dekat tempat gedung World Trade Center.

"Kami menolak pengekangan kebebasan beragama tapi tidak di halaman belakang saya," kata Donna Lieberman, direktur eksekutif Uni Kebebasan Sipil New York, pada konferensi pers untuk mengumumkan pembentukan organisasi baru tersebut.

Rencana itu adalah untuk membangun sebuah bangunan 13 lantai guna menampung auditorium, kolam renang, ruang-ruang pertemuan dan tempat shalat. Bangunan itu dari segi arsitektur sederhana datar dan tidak mencakup sebuah menara, kubah atau motif lainnya yang sering dihubungkan dengan masjid.

Bangunan di tempat itu sekarang ini telah digunakan sebagai tempat shalat. New York menampung sekitar 800.000 Muslim, sekitar 10 persen dari penduduk kota itu. Ada sekitar 100 masjid di seluruh lima sektor kota itu.

Beberapa penentang proyek itu telah mengambil tindakan hukum, berupaya menghindari keputusan yang akan membolehkan pembangunan itu berlangsung, sementara sejumlah pekerja bangunan telah melancarkan "Hard Hat Pledge", janji untuk tidak bekerja pada proyek itu.

Mall Gaza, Simbol Bisnis di Tengah Isolasi


Jakarta (ANTARA News)- Wewangian dari Hugo Boss, Dunhill, dan Givenchy berjejer di rak-rak sebuah toko kosmetik.

Salah satu dari dua toko busana perempuan memajang sebuah manekin dalam balutan kaos merah jambu yang seksi dan jeans berpinggang rendah.

Di dalam lemari pendingin pasar swalayan terdapat es krim Nestle, rak-raknya penuh dengan jajanan asin dan berkeju yang biasanya menjejali kantung-kantung belanjaan kaum berduit.

Gaza, yang penuh dengan kisah sedih, kini mempunyai sebuah pusat perbelanjaan. Tempat itu dibuka sebulan lalu dengan publikasi sepantasnya, kamera-kamera televisi Palestina terus mengikuti seorang pejabat Hamas yang dengan bangga berkeliling pertokoan baru yang penuh dengan barang-barang impor itu.

Bagi Hamas dan organisasi-organisasi yang terkait dengan para investor setempat yang berada di belakang perusahaan itu, mall dua lantai yang dilengkapi dengan pendingin ruangan terpusat dan tempat parkir bawah tanah itu memiliki simbol nilai yang dalam.

Itu adalah bukti bahwa, meski Israel dan Mesir terus berusaha mengisolasi daratan itu, mereka tetap bisa membangun dan berkembang. Pesannya jelas, 'Kami tidak akan dikalahkan'.

Tetapi simbol adalah bisnis yang berisiko dan para pendukung Israel dengan sengit mulai memanfaatkannya.

'Inikah tanah penuh kekurangan yang selama ini kalian dengar?' Bagaimana mereka bisa membangun sebuah mall jika tidak ada bahan bangunan yang diizinkan masuk ke Gaza? Semiskin apakah sebuah daerah yang baru saja mendirikan sebuah mall mewah?'

Mereka terus bertanya-tanya sambil memegang selembar foto pusat perbelanjaan itu.

"Kapal-kapal bantuan kemanusiaan itu pasti keliru berlayar," pikir mereka.

Para pemilik kompleks yang terdiri dari 10 toko itu memilih nama 'Gaza Mall' sembari berharap pusat perbelanjaan itu bisa menyamai pusat-pusat perbelanjaan di negara-negara maju.

Di negara maju pusat perbelanjaan seperti itu terbentang sepanjang mata memandang, lengkap dengan merk-merk terkenal dan bioskop-bioskop, tiap lantainya dihubungkan dengan eskalator yang dikelilingi oleh kolam bertingkat dua, beraneka panganan di food court terlihat serasi dengan butik-butik dan toko-toko pakaian yang menggoda.

Gaza Mall mungkin terinspirasi dengan tempat-tempat seperti itu. Tetapi, sayangnya, bangunan itu tidak mirip pusat kehidupan di metropolis-metropolis dunia itu.

Berdiri di atas lahan seluas 1000 meter persegi, Gaza Mall hanya pantas disandingkan dengan kompleks perumahan di pinggir-pinggir kota Amerika Serikat.

Bahkan tangga-tangga pusat perbelanjaan itu tidak bergerak.

Musik-musik yang diperdengarkan melalui corong bernuansa Islami. Pusat perbelanjaan itu juga tidak menjual peralatan elektronik, tidak ada layar bioskop, dan hanya satu restoran yang menjual makanan yang digoreng. Lantai pertama bangunan itu digunakan seluruhnya untuk pasar swalayan, sesuatu yang jarang ditemukan di Gaza.

"Kami hanya seukuran salah satu tempat perbelanjaan kelas menengah di Amerika," kata Salahudin Abu Abdu, manajer gaza Mall dengan sedikit tersipu.

Akan tetapi ada beberapa fakta yang perlu diketahui oleh mereka yang belum pernah melihat pusat perbelanjaan itu secara langsung.

Jika ada yang menuduh bahwa mall itu adalah bukti Gaza memiliki bahan bangunan, maka mereka harus tahu bahwa bangunan itu telah berusia 20 tahun.

Anda mengira itu bangunan raksasa dengan desain 'futuristik'? Sekali lagi Anda salah. Gaza Mall adalah bangunan kecil dan sedikit kuno.

Dan untuk Danny Ayalon, Deputi Kementrian Luar Negeri Israel yang menulis bahwa mall itu 'tidak akan cocok untuk salah satu ibu kota pun di Eropa'. Anda salah.

Lebih luas lagi, apa yang para pendukung Israel itu suarakan -bahwa kemiskinan di Gaza sering disalahartikan, disengaja, atau malah tidak disengaja- memang benar.

Kepedihan di Gaza tidak sama seperti di Haiti atau Somalia. Kepedihan itu tentang kemerdekaan, keterpasungan, dan kehilangan harapan, bukan karena kekurangan materi.

Gerakan kapal bantuan bukan semata-mata tentang bantuan material tetapi tentang kemerdekaan Palestina dan perlawanan terhadap Israel.

"Kemiskinan di Gaza bukan seperti yang dipikirkan oleh orang-orang di luar," kata Nida Wishah (22), mahasiswa teknologi informasi yang sedang mengunjungi mall itu pada suatu sore belum lama ini.

"Anda tidak bisa menyamakannya dengan kemiskinan di Afrika," tukas Wishah.

Meski sederhana kompleks mall itu tetap menyenangkan dan penuh keceriaan, terutama bagi Gaza. Puluhan ribu orang telah melewatinya, menikmati pendingin ruangannya, mungkin sekedar melihat-lihat, dan tentu saja barang-barang buatan Israel juga dijual ditempat itu.

Israel sebelumnya tidak menjual barang-barangnya di Gaza selama tiga tahun tekanannya atas Hamas, organisasi yang memerintah di Gaza.

Tetapi beberapa bulan lalu, ketika enam kapal bantuan berusaha menembus blokade laut Israel atas Jalur Gaza, pasukan komando Israel mengahalanginya dan bahkan membunuh sembilan relawan. Akibatnya dunia internasional berang dan mulai mengubah kebijakan mereka.

Beberapa minggu kemudian banyak barang-barang Israel yang masuk ke Gaza meski perekonomian di Gaza masih terpuruk dan hanya sebagian kecil rakyat yang bisa membeli barang-barang mewah itu.

"Ini hanya untuk kaum elit, uang yang Anda lihat di sini milik hanya segelintir orang," tutur Abu Abdu.

Tetap saja, sedikit membingungkan melihat bahwa di dalam pasar swalayan baru itu terdapat berkotak-kotak hummus Israel, makanan khas wilayah Timur Tengah, dan toples madu-madu Israel.

Hummus banyak tersedia di setiap sudut Gaza, yang juga terkenal dengan madunya yang lezat.

"Produk Israel mengandung bahan pengawet dan bisa bertahan lebih lama meski sering terjadi kerusakan listrik," manager Gaza Mall berbicara tepat di bawah naungan papan iklan Pringles, cemilan khas Amerika Serikat.

Bagi warga Gaza berbelanja di tempat itu memang memberi sedikit kebanggaan, meski sebenarnya tidak menguntungkan bagi mereka.

"Rasanya lebih beradab di sini," ungkap Othman Turkman (26) yang bergiat di bidang resolusi konflik.

"Tentu saja ini bukan untuk semua orang. Banyak orang di Gaza yang miskin dan tidak bisa menikmati mall ini. Tetapi mereka menetapkan harga yang sama dengan toko-toko yang lain dan itu artinya bagus," Turkman meneruskan.

Sementara bagi Inas al-Hayak yang bekerja pada toko busana perempuan sambil membaca Al Qur'an, sesuatu yang lazim dilakukan umat Muslim selama Bulan Ramadhan, Gaza Mall adalah 'sumber kebanggaan bagi Gaza'.

Berbusana khas Muslim yang bersahaja di dalam toko yang tampak lebih glamour, perempuan itu menegaskan:

"Dengan membuka mall ini, kami memecahkan kepungan dan kami akan terus melawan Israel dengan berbagai cara."
(Ber/A038/ART)
(Sumber: The New York Times)

Biden: Terlalu Dini Sebut Perang Afghanistan Gagal


Washington (ANTARA News/AFP) - Wakil Presiden Joe Biden pada Senin bersikukuh bahwa perang pimpinan Amerika Serikat di Afghanistan menjanjikan dan terlalu dini menilainya gagal.

Biden, yang berbicara kepada veteran tentara, juga menyatakan tenggat Juli 2011 bagi awal penarikan pasukan bukan tanda kepergian Amerika Serikat, tapi hanya awal serah-terima bertahap kepada pasukan keamanan Afghanistan.

Perang di Afganistan diabaikan pada masa lalu dan Washington baru saja menempatkan siasat jelas dan cukup pasukan, kata Biden kepada Veteran Perang Luar Negeri di Indianapolis, Indiana.

"Jadi, teman, jangan percaya `kita gagal di Afghanistan`. Kita baru saja mulai dengan jenderal dan jumlah pasukan tepat untuk mencapai tujuan," kata Biden, mengacu pada panglima baru diangkat Jenderal David Petraeus.

Wakil Presiden Amerika Serikat itu menunjukkan nada yakin pada Afghanistan dan penurunan peran Amerika Serikat di Irak dalam sambutannya, meskipun dukungan rakyat terhadap perang Afghanistan menurun dan jumlah korban meningkat.

Biden menyebut Presiden Barack Obama menambah lebih dari tiga kali lipat tentara Amerika Serikat di Afghanistan sejak berkuasa pada 2009, dengan 100.000 serdadu sekarang di negara terkoyak perang itu.

Dengan kekuatan cukup dikerahkan, Amerika Serikat "membuat kemajuan terukur" terhadap gangguan dan mengalahkan Alqaida di Afghanistan, katanya.

Tentang jadwal Juli 2011 bagi awal penarikan tentara, Biden menyatakan penentuan tenggat itu sangat penting untuk menyampaikan kepada pemimpin Afghanistan mengenai keperluan mengambil tanggung jawab keamanan.

"Mereka harus menjalankan kedaulatan jika akan menang dan kami juga menyatakan itu sebagai tujuan bahwa kita harus memperjuangkan," katanya, dengan mengatakan tenggat sama memaksa rakyat Irak bangkit," katanya.

"Kita tidak bisa menginginkan perdamaian dan keamanan di Afghanistan lebih dari yang mereka inginkan," tambahnya.

Pemerintah Obama berjuang menjelaskan tenggat tengah 2011 di dalam dan luar negeri, dengan pejabat memberikan tafsir berbeda dan pengecam menuding sasaran itu menciptakan kebingungan tidak perlu.

Menteri Pertahanan Robert Gates menyatakan tenggat Juli 2011 itu sudah ditabalkan, sementara panglma Amerika Serikat dan NATO di Afghanistan, Petraeus, menyatakan mungkin menyarankan penarikan tidak tergantung pada keadaan lapangan.

Dukungan rakyat Amerika Serikat pada perang Afghanistan dan penanganan Presiden Barack Obama atas kemelut itu mencapai tingkat terendah sesudah kebocoran naskah rahasia tentara, kata jajak pendapat pada awal Agustus.

Peringkat keseluruhan Obama juga turun ke titik terendah, dengan hanya 41 persen orang Amerika Serikat mengatakan menerima kinerjanya, kata jajak pendapat USA Today/Gallup yang menunjukkan citra terburuknya sejak berkuasa pada Januari 2009.

Persentase orang Amerika Serikat, yang mengatakan negaranya melakukan kesalahan dalam mengirimkan pasukan ke Afghanistan, meningkat menjadi 43 persen jika dibandingkan dengan 38 persen sebelum penyiaran puluhan ribu naskah rahasia tentang perang itu.

Kepercayaan masyarakat pada kebijakan perang Obama juga anjlok menjadi 36 persen, turun dari 48 persen dalam jajak pendapat pada Februari, katanya.

Peningkatan keraguan rakyat atas perang Afghanistan terjadi saat tentara Amerika Serikat tewas pada Juli mencapai angka tinggi 66 orang. (B002/K004)

Hati-hati Kurma Keluaran Israel!



Tahukah Anda, ketika menikmati kurma di bulan Ramadhan, bisa jadi kurma yang Anda nikmati keluaran Israel

Hidayatullah.com--Setiap tahun Israel melakukan panen awal saat bulan Ramadhan. Mereka memanen kurma yang ditanam orang-orang Palestina, di bumi Palestina dengan buruh orang Palestina, yang dijual ke seluruh penjuru dunia - terutama Eropa, dan kemudian dibeli dan dinikmati oleh orang-orang muslim.

Tahun 2004, Pengadilan Internasional memutuskan bahwa pemukiman penduduk Israel di Palestina adalah ilegal. Mereka membangun rumah, gedung, dan menanam di atas tanah rampasan milik orang Palestina.

Di tanah itu pula mereka menanam kurma, yang merupakan tanaman utama pertanian mereka. Hampir separuh dari pertanian kurma itu terletak di Lembah Jordan. Semuanya dikontrol oleh orang Israel. Jika panen melimpah, tentu mereka yang akan menikmati hasilnya.

Memanen buah kurma bukanlah pekerjaan ringan. Pekerjaan itu sangat sulit dan melelahkan. Israel membawa buruh-buruh Palestina untuk dipekerjakan di perkebunan kurma tersebut. Setiap pukul 5 pagi, para buruh itu diangkut dengan mobil derek dan dijatuhkan di pepohonan kurma yang tingginya bisa mencapai 8-12 meter, setinggi bangunan 4 lantai.

Mereka dibiarkan bergelantungan di pohon-pohon kurma setiap harinya, bisa hingga 8 jam. Tanpa ada waktu beristirahat, tanpa ada alat yang bisa membantu mereka turun dari pohon. Mereka baru bisa turun jika mobil derek datang menjelang senja.

Para buruh Palestina itu harus bekerja memenuhi target hanya dengan satu tangan, karena tangan satunya digunakan untuk berpegangan di pohon. Mereka sama sekali tidak bisa berhenti, bahkan hanya untuk membuang hajat kecil.

Jika mengeluh atau tidak memenuhi target yang ditetapkan, mereka akan kehilangan pekerjaan. Akibatnya keluarga mereka akan kelaparan.

Orang-orang Palestina yang menjadi buruh itu bukanlah orang-orang dewasa yang bertubuh kekar. Kebanyakan anak-anak. Mereka terpaksa putus sekolah dan bekerja di sana karena miskin.

Israel sendiri sengaja memilih anak-anak untuk dijadikan buruh pemetik kurma. Bahkan mereka mengeluarkan surat izin kerja untuk bocah-bocah itu.

Israel lebih menyukai anak-anak kecil sebagai buruh karena mereka lebih lincah, bisa memanjat pohon lebih cepat, dan mudah untuk dicurangi serta dilecehkan.

Sebagian besar kurma-kurma Palestina itu, sekitar 80%, diekspor ke luar negeri dengan tujuan utama Eropa. Di Eropa, kurma hasil penderitaan rakyat Palestina itu merajai 10% pasar Eropa. Tahun 2005, kurma-kurma itu menjadi hasil pertanian ekspor utama bagi Israel.

Dua perusahaan terbesar di antara banyak perusahaan Israel yang mengelola pertanian kurma di Palestina adalah Agrexco dan Hadiklaim.

Agrexco dimiliki separuhnya oleh pemerintah Israel. Perusahaan itu menangani 60-70% dari seluruh produk yang dihasilkan dari wilayah pendudukan. Kurma yang dikelolanya diberi merek dagang Carmel, Jordan Plains, dan Jordan Valley.

Hadiklaim menjual 65% dari total kurma yang dihasilkan Israel. Kurmanya diberi merek dagang King Solomon dan Jordan River. Mereka juga mensuplai kurma tanpa merek, yang kemudian diberi merek sendiri oleh penjualnya. Toko-toko yang menjual kurma Israel dengan merek toko mereka, di antaranya Marks & Spencer's, Sainsbury's, Tesco's, and Waitrose.

Terkadang, kurma-kurma itu diberi label “produced in the West Bank (diproduksi di Tepi Barat)”.

Maka perhatikanlah wahai Muslim atas apa yang kita makan. Jangan beli kurma-kurma Israel!

Boikot Kurma Israel

Muslim Inggris sedang mengkampanyekan boikot kurma Israel untuk berbuka puasa selama bulan Ramadhan sebagai protes pendudukan yang terus berkelanjutan di wilayah Palestina.

Kampanye yang diorganisasikan oleh Friends of Al Aqsa dengan harapan untuk memboikot usaha-usaha sebelumnya untuk menekan Israel, memanfaatkan perhatian yang diberikan kepada nasib Palestina oleh serangan mematikan Israel atas armada yang membawa bantuan ke Gaza pada akhir Mei lalu.

Fokusnya kampanye ini adalah kurma keluaran Israel sebelum dikonsumsi kaum muslim di saat bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi.

"Pada saat kita berpikir tentang orang-orang yang kurang beruntung dari diri kita sendiri, akan munafik dan penghinaan, tidak hanya untuk mengabaikan apa yang terjadi terhadap Palestina, tetapi juga untuk mendukung dengan membeli kurma dari Israel. Anda sedang memicu penindasan," kata Shamiul Joarder, dari Friends of Al Aqsa.

Kampanye ini mendapat dukungan luas di Inggris, termasuk dari serikat pekerja Inggris.

Tiap menjelang bulan Ramadhan, seruan boikot atas kurma Israel selalu bergema sebagai bagian untuk membantu para petani Palestina juga.

Aktivis Pro-Palestina percaya, sekitar 15% ekspor Israel ke Uni Eropa dan pendapatan dari hasil buah setiap tahun sekitar € 80 juta (£ 66m).

Penyelenggara juga meyakini, sebagian besar pendapatan itu berasal dari pembelian kurma dari kaum muslim selama bulan Ramadan.

Dengan jumlah lebih dari 2 juta umat Islam Inggris, mereka mengatakan memiliki kekuatan ekonomi yang merugikan industri Israel.

Tapi Duta Besar Israel untuk Inggris, Ron Prosor, mengatakan akan terus mengekspor kurma.

"Israel akan terus berhasil mengekspor kurma, sedangkan yang lain memilih untuk mengekspor kebencian," katanya. Lebih jauh, Duta Yahudi ini juga berharap kaum muslim mengabaikan seruan yang dinilainya sebagai ‘omong kosong’ ini.

Kampanye juga mengatakan bahwa kurma yang ditanam di wilayah-wilayah pendudukan yang diproduksi di pemukiman Israel, meskipun beberapa orang Palestina bekerja di sana, mereka bekerja keras dalam kondisi yang keras dan dieksploitasi. Bahkan menurut para aktivis, banyak dari pekerja ini adalah buruh anak.

Ikut aktif dalam kampanya boikot ini organisasi pembela Palestina, Palestine Solidarity Campaign (PSC). Para penyeru boikot ini mencoba membuka kesadaran kaum muslim melalui pemasangan poster, leaflet, menggunakan situs jejaring sosial, seperti Facebook dan YouTube.

Kampanye ini terutama ditujukan pada konsumen, namun juga mendekati aktifis grosir dan toko-toko. Di Bradford, PSC juga berencana akan menyebarkan brosur berisi daftar nama dan mempermalukan toko-toko yang tetap menjual kurma Israel. [grd/cha/hidayatullah.com]

Biadab!, Belanda Akan Coba Larang Al Qur’an dan Pajak Bagi Wanita Berjilbab


DEN HAAG - Partai Demokratik Kristen (CDP) Belanda setuju untuk berunding dengan Partai Kebebasan, yang dikenal karena pandangan-pandangan yang paling radikal anti-Islam. Sebelumnya, CDA menolak kemungkinan perundingan seperti itu, tetapi sekarang mereka berubah pikiran, lapor agen berita Rusia Blagovest.

Pemimpin CDA Maxime Verhagen mengatakan negosiasi untuk saat ini akan diselenggarakan untuk saling mengenal pandangan satu sama lain. Namun, jika berencana untuk membentuk koalisi antar partai kemudian, menurut Verhagen, Partai Kristen Demokrat akan meminta beberapa syarat kepada Partai Kebebasan.

Seperti yang Verhagen jelaskan, akan perlu klarifikasi isu-isu sengketa yang berkaitan dengan "hubungan antara kedua pihak, prinsip konstitusional dasar negara kita dan hak asasi manusia".

Verhagen mengatakan bahwa CDA tidak akan bekerja di pemerintah, di mana hak-hak ini dilawan.

Perlu diingat bahwa Partai Kebebasan terkenal berkat pemimpinnya, Geert Wilders, yang menyamakan Islam dengan fasisme dan menyerukan pelarangan Alquran di Belanda.

Geert Wilders, Belanda Liberal dan Kristen Demokrat, mengadakan pembicaraan resmi pertama mereka pada hari Senin.

Pemimpin CDA Maxime Verhagen setuju untuk bergabung dengan pembicaraan awal mengenai pembentukan koalisi (anti-Islam) sayap kanan. Tapi dia menegaskan bahwa pemimpin PVV Geert Wilders harus menyerahkan rencananya untuk memperkenalkan pajak bagi muslim yang memakai jilbab, pendaftaran etnis dan larangan al-Qur'an untuk setiap prospek aliansi formal.

Perlu diingat bahwa Wilders sebelumnya telah menciptakan aliansi "apa yang disebut anti-Islam International", yang salah satu tujuan utamanya adalah untuk melarang umat Islam berimigrasi ke negara-negara Barat.

Wilders bertindak dengan slogan "Stop Islam, Pertahankan Kebebasan!". Pembenci Islam ini bersikeras bahwa slogan ini tidak hanya relevan bagi Belanda, tetapi juga bagi seluruh dunia Barat.

Pada pemilihan bulan lalu di Belanda, partai Wilders 'adalah yang ketiga dalam daftar pemenang dan mendapat 24 kursi di parlemen.

Semakin jelaslah kebencian Wilders ini kepada Islam, namun semakin benci ia kepada Islam maka ancaman kematian terhadap dia juga semakin besar. Kenapa ia tidak belajar dari pendahulunya yang juga asal Belanda, seniman Theo van Gogh yang dibunuh seorang pemuda Muslim setelah penghinaannya yang berkali-kali kepada Islam. [muslimdaily.net/kc]

Sungai Raksasa Ditemukan di Dasar Laut Hitam


VIVAnews - Sebuah sungai raksasa, yang bahkan layak dinobatkan sebagai sungai keenam terbesar di dunia baru-baru ini ditemukan oleh ilmuwan Inggris.

Yang luar biasa, sungai ini ditemukan di dasar Laut Hitam, sebuah laut dalam antara Eropa tenggara dan Asia Kecil.

Para ilmuwan dari Leeds University mengerahkan kapal selam robot untuk meneliti dan memindai dasar laut di dekat Turki itu.

Seperti halnya di daratan, sungai di bawah laut itu memiliki saluran, anak sungai, dataran banjir, aliran deras air, dan bahkan air terjun.

Sungai yang ditemukan di dasar Laut Hitam, memiliki kedalaman 115 kaki dan lebarnya lebih dari setengah mil.

Jika berada di daratan, para ilmuwan memperkirakan, perairan yang ditemukan di Laut Hitam, adalah sungai keenam terbesar di dunia, dalam hal jumlah air yang mengalir.

Aliran air, yang membawa air asin dan sedimen, 350 kali lebih besar dari Sungai Thames di Inggris.

Ini adalah satu-satunya sungai bawah laut aktif yang ditemukan. Letaknya di Selat Bosphorus yang mengalir dari Mediterania ke Laut Hitam. Aliran air sungai bawah tanah itu disebabkan perbedaan kadar garam.

Ini menyebabkan air Mediterania mengalir seperti sungai, yang menciptakan alur-alur dan genangan yang dalam.

Penemuan ini akan membantu menjelaskan bagaimana kehidupan bisa bertahan di kedalaman laut, yang jauh dari perairan kaya nutrisi karena jauh dari tanah. Sungai bawah laut lah yang bertugas membawa sedimen dan nutrisi.

Menurut Dr Dan Parsons, pemimpin tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Bumi dan Lingkungan, Universitas Leeds, kepada Sunday Telegraph, mengatakan, "Kepadatan air di sana lebih padat dari air laut di sekitarnya karena memiliki salinitas yang lebih tinggi dan membawa begitu banyak sedimen."

"Sungai itu mengalir dari beting laut dan keluar melalui daratan abisal, seperti halnya sungai di darat," demikian penjelasan Parsons seperti dimuat laman Daily Mail, Minggu 1 Agustus 2010.

Dataran abisal di laut mirip seperti di gurun pasir, bedanya dataran air ini bisa menyediakan nutrisi dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mahluk yang hidup di dalamnya.

"Itu memiliki peran yang penting, seperti arteri, yang memberikan kehidupan di laut dalam."

Perbedaan utama sungai di bawah laut ini adalah bahwa aliran air berlawanan dengan sungai-sungai di darat.

Para ilmuwan telah lama menduga bahwa keberadaan sungai dasar laut sangat masuk akal, setelah pemindai sonar mengungkapkan adanya saluran berkelok-kelok di banyak lautan di dunia.

Di antara yang terbesar, adalah sungai bawah tanah di perairan Brazi, di mana aliran Amazon memasuki Samudera Atlantik.

Saluran di Laut Hitam, meskipun jauh lebih kecil, adalah satu-satunya yang ditemukan masih mengalir dan membuktikan bahwa saluran ini misterius dibentuk oleh sungai di bawah air.

Tidak seperti parit laut, yang formasi geologi yang terbentuk pada bagian terdalam dari laut akibat pergerakan lempeng tektonik, saluran sungai berkelok-kelok di dasar laut dibentuk melalui proses pengikisan endapan lumpur.


Sungai bawah laut di dasar Laut Hitam

Dr Parsons menemukan bahwa sungai bawah tanah di dasar Laut Hitam mengalir dengan kecepatan sekitar empat mil per jam, mengalirkan 22.000 meter kubik air per detik. Ini 10 kali lebih besar dari sungai terbesar Eropa, Rhine.

Sungai bawah laut ini Sungai mengalir hanya sekitar 37 mil hingga mencapai tepi beting laut sebelum menghilangke laut dalam. (umi)

Dua Jaringan TV AS Tolak Iklan Anti-Masjid “Ground Zero”


Dua jaringan televisi di AS menolak menayangkan iklan yang isinya mengecam rencana pembangunan masjid di dekat bekas lokasi serangan 11 September 2001 di New York.

Iklan berjudul "Kill the Ground Zero Mosque" menyebut rencana pembangunan masjid di dekat bekas berdirinya menara kembar World Trade Center itu akan memicu munculnya serangan-serangan "teroris" di AS. Iklan yang dibuat dan didanai oleh kelompok National Republican Trust ini juga diunggah ke situs Youtube dan sudah disaksikan oleh 100.000 orang.

Baru dua jaringan televisi AS yang menolak iklan tersebut, yaitu CBS dan NBC. Sejauh ini belum ada indikasi bahwa jaringan televisi lainnya akan melakukan hal yang sama. Situs berita Politico mengutip pernyataan Manajer Standar Iklan NBC Jennifer Riley yang mengatakan bahwa iklan "Kill the Ground Zero" tidak sesuai dengan acuan standar iklan yang boleh ditayangkan NBC sehingga pihaknya menolak iklan tersebut. Riley dalam pernyataannya juga menyatakan bahwa iklan itu tidak membedakan antara kelompok teror dengan organisasi keagamaan yang berada dibalik rencana pembangunan masjid di dekat Ground Zero.

Iklan berisi kampanye untuk menentang pembangunan masjid itu menampilkan gambar dramatis serangan ke World Trade Center disertai gambar-gambar kelompok militan Islam yang seakan terlihat bergembira ria atas serangan tersebut. Iklan itu juga menggunakan latar belakang suara berupa bacaan salat.

Narasi dalam iklan tersebut juga provokatif, berbunyi, "Pada 11 September, mereka mendeklarasikan perang terhadap kita, dan untuk merayakan kematian 3.000 warga Amerika, mereka ingin membangun masjid 13 lantai di Ground Zero. Tempat ini sakral. Tempat kita menangis, tapi mereka bergembira. Masjid itu adalah monumen kemenangan buat mereka dan sebuah undangan untuk lebih banyak (serangan) lagi."

Organisasi National Republican Trust yang mendanai iklan itu merupakan sebuah komite aksi politik yang dibentuk untuk mempromosikan isu-isu tertentu.

Rencana pembangunan masjid di dekat Ground Zero juga ditentang keras oleh sebagian besar masyarakat Manhattan. Sekelompok masyarakat berusaha keras untuk menggagalkan rencana pembangunan masjid yang disebut-sebut akan menjadi "monumen kota" itu.

Anggota Kongres dari Partai Republik, Peter King dan kandidat gubernur New York Rick Lazio mendesak agar dilakukan penyelidikan siapa penyandang dana pembangunan masjid yang menuai kontroversi itu. Sementara Walikota New York Michael Bloomberg cenderung bersikap netral dan menolak pernyataan yang menyebut bahwa pembangunan masjid itu sangat "tidak Amerika." (ln/bbc)

Alasan Sesungguhnya Mengapa AS Menyerang Iraq (1)


Amerika Serikat tidak menyerang Iraq untuk minyak. Kenyataannya mereka telah menghabiskan miliaran dolar untuk perang ini dan yang paling banter mereka dapatkan ketika keluar dari Iraq adalah untuk mendapatkan uang mereka kembali. Jadi minyak hanyalah sebagai kompensasi besar saja.

Yang benar adalah bahwa sama seperti Israel yang menyerang Libanon untuk membuat Hizbullah terlihat seperti pahlawan, AS menyerang Iraq sebenarnya untuk membuat Muqtada al-Sadr sebagai pahlawan Iraq.

Lihatlah, sejak Pemerintah Saddam Hussein dihancurkan oleh AS, Moqtada al-Sadr didudukkan untuk mengambil alih Iraq. Inilah sebabnya mengapa kita melihat bahwa media mainstream (yang dikendalikan oleh orang yang sama yang mengontrol Pemerintah) berbicara tentang menentang perang dan pertentangan itu dikendalikan oleh begitu banyak golongan kiri palsu.

Perang di Afghanistan dibungkam oleh media kiri palsu dan mengatur protes yang mengabaikan Afganistan, dan hampir seluruhnya berkonsentrasi ke Iraq sebagai gantinya.

Kita juga melihat bagaimana penyiksaan Abu Ghurayb tersebar di semua surat kabar utama dan TV. Ini adalah surat kabar dan saluran TV yang sama yang telah menyensor 99% kebenaran tentang peristiwa dunia dan menutupi sebagian besar kejahatan Pemerintah barat. Semua orang tiba-tiba tampaknya berbalik melawan perang Iraq.

Kita juga melihat bagaimana Pemerintah AS menuduh Iraq memiliki WMDs (Weapon Of Mass Destruction), tapi sampai saat ini tak pernah terbukti.

Ini adalah pemerintah yang sama yang telah menutupi apa yang sebenarnya terjadi pada 9 / 11. Setelah serangan WTC, Pemerintah Amerika Serikat segera menyalahkan Al-Qaeda, dan Osama bin Laden. Segala cara dilakukan untuk mencoba dan meyakinkan orang bahwa bin Laden bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Tetapi sekali lagi, ketika menyangkut masalah Iraq, hal-hal itu menjadi berbeda. Para politisi AS baru saja keluar dan mengakui bahwa mereka tidak menemukan WMDs, sehingga dengan sengaja dan kebetulan membuat perang tidak populer.

Bush juga menuduh Saddam terlibat dalam 9 / 11, tapi aneh, ia kemudian menyangkalnya. Kenapa dia menyangkal? Jika dia berbohong di fase pertama, mengapa ia tidak terus berbohong? Jika ia tidak punya bukti di fase pertama, mengapa tidak ia terus berbohong tanpa bukti? Atau mungkinkah bahwa dia dengan sengaja ingin dilihat sebagai pembohong, sehingga perang Iraq dan sayap kanan AS akan dilihat sebagai sesuatu yang lebih tidak populer lagi.

Collin Powell mengakui bahwa Iraq sama ssekali tidak memili WMDs. Dan pertanyaan yang sebenarnya adalah, mengapa Amerika Serikat khawatir tentang senjata Kimia dan bom Hayati Iraq, ketika justru sebalijnya Iran telah lama diduga membuat bom nuklir?

Tentu senjata nuklir harus menjadi perhatian yang lebih besar. Tapi anehnya Amerika dan media Barat hanya berbalik mata terhadap Iran setelah jelas bagi seluruh dunia bahwa Iraq tidak memiliki WMDs.

Dengan kata lain, jika sekarang Amerika Serikat menuduh Iran membuat WMDs, tidak ada yang percaya karena mereka telah berbohong tentang Iraq.

Tetapi pertanyaan sebenarnya adalah mengapa mereka tidak menyerang Iran sebelum Iraq? Padahal, menurut kabar entah darimana, Iran konon adalah musuh terbesar AS saat ini terbesar di Timur Tengah, dan sementara Saddam bekas sekutu AS.

Iran juga merupakan tetangga Afghanistan, sehingga lebih mudah bagi AS untuk memindahkan pasukan dari Iran ke Afghanistan dan begitu pula sebaliknya dari Afghanistan ke Iran.

Sekarang media berlomba-lomba memberitakan kepada kita agar berpikir bahwa Amerika ingin menyerang Iran setelah Iraq. Mungkin dalam hal ini sebenarnya ada sesuatu yang lain. AS tidak menyerang Iran karena mereka sama sekali tidak ingin menyerang Iran.

Jika kita masih ingat, mungkin kita akan ingat bahwa ketika pertama AS menyerang Iraq, seorang ulama Syiah dengan nama Moqtada al-Sadr muncul, dan mengklaim bahwa rakyat bangkit melawan penjajah dan membebaskan Irak.

Media tiba-tiba berkonsentrasi pada dirinya, meskipun ia dan pasukannya telah melakukan sangat sedikit usaha dalam memerangi tentara Amerika. Tentara Moqtada al-Sadr, yang ia sebut sebagai "Tentara Mahdi," terlihat sebagai kekuatan yang serius yang harus diperhitungkan. Mereka dipandang sebagai "Hizbullah" dari Iraq. Kenyatannya, mereka erat bersekutu dengan "Hizbullah" dan mereka selalu memuji Hasan Nasrallah.

Tidak diragukan lagi bahwa Moqtada al-Sadr dimaksudkan untuk menjadi Nasrallah dari Iraq. Dengan kata lain, rencananya bahwa ia akan bangkit melawan AS, dan AS kemudian akan meninggalkan Iraq dnegan tiba-tiba. Sadr kemudian akan dianggap sebagai pahlawan dan penyelamat Iraq, dan dengan perginya Saddam pergi, Sadr akan mengambil alih Irak dan akhirnya menyerahkannya kepada Iran. Inilah skenario terburuk yang pernah dibayangkan oleh semua pengamat politik.Bersambung
(sa/islamicawakening)

Pendiri Facebook Anggota Illuminati?


Pernahkah Anda penasaran, mengapa pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg begitu senang memakai hoodie (jaket bertudung-red)?

Pekan lalu, saat diwawancarai oleh Kara Swisher dan Walt Mossberg dari All Things Digital, di konferensi D8 di Rancho Palos Verdes, California, Zuckerberg menyingkap 'rahasia' jaketnya.

Saat dihujani pertanyaan mengenai privasi, keringat Zuckerberg mengucur deras sehingga ia pun melepas jaket tudungnya itu.

Ternyata jaket itu menarik perhatian Kara Swisher, karena di dalam jaket itu terdapat simbol bergambar lingkaran beserta anak panah yang menuju ke enam penjuru arah mata angin. Di titik pusat keenam anak panah itu, terbentuk lambang bintang daud.

"Apa ini, apakah kamu ikut semacam pemujaan setan," kata Kara Swisher sambil melihat jaket milik Zuckerberg, dikutip dari situs SFWeekly.

Swisher juga menambahkan bahwa gambar di jaket itu mengingatkan dia pada simbol illuminati. Sementara Gawker.com menambahkan bahwa simbol itu juga mempresentasikan wajah iblis Beelzebub pada mitologi Yahudi.

Zuckerberg sendiri sudah banyak diketahui sebagai anak keturunan dari pasangan keluarga Yahudi-Amerika, Edward dan Karen Zuckerberg.
Saat kuliah di Di Harvard, pria yang kini berusia 26 tahun itu, juga bergabung dengan Alpha Epsilon Pi, sebuah organisasi persaudaraan Yahudi.

Namun, menurut sumber SF Weekly, belum ada bukti-bukti yang cukup kuat bahwa terdapat ritual-ritual rahasia semacam yang dilakukan oleh kelompok illuminati, di Facebook.
Logo di dalam jaket Mark Zuckerberg

Logo tersebut hanya digambarkan sebagai pernyataan misi tak resmi Facebook, karena tulisan di gambar itu senada dengan apa yang selalu ditekankan oleh Zuckerberg. "Facebook, Making the World Open dan Connected."

Namun, jaket tersebut keburu menghebohkan. Menurut laporan dari TechCrunch, salah seorang yang juga memiliki jaket yang sama persis, melelangnya lewat eBay.

"Ini adalah edisi terbatas, cuma dimiliki oleh karyawan. Saya diberikan jaket ini oleh salah seorang karyawan Facebook, namun sekarang bisa Anda miliki," kata pelelang jaket ini di eBay.
Sampai berita ini diturunkan, jaket ini sudah ditawar seharga US $1,525 atau sekitar Rp 14 juta.
sumber : viva

Israel Izinkan Coca-Cola dan Junk Food Masuk Gaza


Barang-barang penting dilarang masuk, makanan sampah tak bergizi justru diperbolehkan

Hidayatullah.com--Israel tidak mengizinkan bahan makan pokok, bahan bangunan, perlengkapan listrik, obat-obatan dan alat kesehatan masuk ke Gaza, tapi justru memperbolehkan masuk Coca-Cola dan aneka jenis junk food (makanan sampah).

Seperti dilansir Ynet (10/6) pejabat Israel dan Palestina mengatakan bahwa hari Rabu pemerintah Isreal telah memperbolehkan masuk sebagian barang makanan yang dilarang masuk ke Gaza.

Pejabat penghubung Palestina, Raid Fattuh mengatakan Israel telah mengangkat larangan masuk atas soda, jus, selai, bumbu, krim cukur, keripik, kue-kue ringan dan permen. Katanya, hari Rabu kemarin sebagian produk itu telah masuk ke Gaza.

Ketika pemerintah Israel mulai memberlakukan blokade penuh atas Jalur Gaza pada tahun 2007, mereka membuat sebuah daftar berisi nama 4.000 barang yang dilarang masuk ke wilayah pesisir Palestina itu. Sebagian besar barang yang masuk dalam daftar adalah bahan makanan pokok dan serta segala hal yang dibutuhkan untuk kebutuhan pangan, sandang dan papan. Dengan ditambahkannya "makanan sampah" dalam daftar barang yang diijinkan masuk, maka ada 150 barang yang bisa didapat warga Gaza, menyisakan 3.850 lainnya yang masih dilarang.

"Kami ingin Israel mengangkat larangan masuk atas tekstil, pakaian, peralatan kantor, produk kertas, dan perlengkapan sekolah," kata Fattuh.

"Tapi yang paling kami inginkan, Israel memperbolehkan pengiriman semen dan besi, karena ini merupakan material yang sangat esensial." tambahnya.

Rabu sebelumnya, PM Netanyahu dan para menteri G7 mendiskusikan tentang tragedi Freedom Flotilla dan kemungkinan pemberian konsesi ke Gaza, namun pengumuman resmi mengaenai hal tersebut belum diumumkan secara resmi hingga saat ini.

Mengutip Ynet, pejabat Israel yang berbicara secara anonim mengatakan, penundaan pengumuman resmi dilakukan untuk meredam tekanan internasional atas serbuan Israel ke Freedom Flotilla.

Sementara sumber-sumber Palestina di Gaza menyangkal berita tersebut, dan mengatakan bahwa pernyataan Israel itu sengaja dibuat untuk menutupi tindak kejahatan pembajakan yang dilakukannya. Hingga saat ini tidak ada perubahan keadaan.

Awal pekan ini, para aktivis Israel menggunakan isu Gilad Shalit sebagai barter dengan izin barang masuk ke Gaza.

Shimshon Libman, yang memimpin aksi aktivis Isarel itu mengatakan, "Tidak bisa diterima, jika Israel memperbolehkan barang dalam jumlah besar masuk ke Gaza, sementara Gilad Shalit membusuk di tempat bawah tanah Hamas." Blokade atas Gaza menurut Libman, adalah sebuah cara untuk menekan Hamas agar membebaskan prajurit Israel tersebut.

Alasan dipilihnya Coca-Cola sebagai barang yang diperbolehkan masuk ke Gaza sudah barang tentu mudah ditebak. Minuman bersoda ini diproduksi oleh perusahaan pemberi donasi terbesar bagi negara Zionis Israel (baca berita wawancara sebelumnya: Coca Cola & Israel : Is Not the Real Thing). Sementara junk food adalah makanan ringan yang tidak memiliki gizi, tetapi sangat digemari orang banyak dan cenderung menimbulkan ketagihan. Konsumsi kedua macam jenis makan ringan itu biasanya meningkat tajam ketika ada event semacam piala dunia sepakbola.

Sementara itu ada tetangga Palestina menyatakan diri sebagai "pahlawan". Setelah 3 tahun bekerjasama dengan Israel dalam memblokade Gaza, Mesir membuka jalur perbatasannya dengan wilayah Palestina.

Lucunya, pemerintah Mesir seakan ingin menunjukkan jasanya membebaskan Gaza dari blokade Israel.

"Mesir yang membuka blokade itu," kata jurubicara Menlu Hossam Zaki. "Kami tidak akan membiarkan kekuatan penjajah lepas dari tanggungjawabnya."

Padahal dunia tahu, Mesir dengan bantuan penuh dari Amerika Serikat yang merupakan sekutu dekat Israel, baru saja selesai membangun tembok baja bawah tanah agar warga Gaza tidak bisa memasukkan barang lewat terowongan. Dan pintu perbatasan Rafah dibuka setelah kecaman dunia internsonal datang bertubi-tubi atas insiden berdarah di atas konvoi bantuan kemanusian Freedom Flotilla. [di/imc/ynet/www.hidayatullah.com]

“Inspired by Muhammad” Kampanye Tangkal Islamofobia


Muslim terinsprasi oleh kepribadian Nabi Muhammad dalam menjalani kehidupan yang damai, kira-kira begitu pesan yang ingin disampaikan

Hidayatullah.com--Sebuah kampanye guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Islam dan muslim diluncurkan di London pada Senin (7/6/2010), menyusul hasil jejak pendapat yang menunjukkan pandangan negatif masyarakat Inggris terhadap Islam.

Kampanye yang diberi nama "Inspired by Muhammad" berupaya menunjukkan bagaimana muslim dipengaruhi oleh keimanan mereka untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Kampanye itu menitikberatkan pada masalah hak-hak wanita, keadilan sosial dan lingkungan.

Presenter televisi Kristiane Backer adalah orang yang berada di balik kampanye ini. Dengan mengendarai sebuah taksi yang dihiasi dengan logo kampanye, ia meluncurkan “Inspired by Muhammad” di depan Tower Bridge di Sungai Thames.

Kampanye yang didukung penuh oleh Exploring Islam Foundation (EIF) itu akan mencakup pemasangan iklan di halte-halte bus, stasiun kereta api, dan taksi-taksi yang menjadi ikon dari kota London. Sebuah situs web www.inspiredbymuhammad.com juga telah diluncurkan untuk menjelaskan prinsip-prinsip ajaran Islam.

Dalam laman situs tersebut pengunjung disajikan informasi mengenai inti ajaran Islam, diajak mengenal Nabi Muhammad, dan ditunjukkan bahwa Islam mempengaruhi berbagai aspek kehidupan penganutnya, serta telah memberi kontribusi positif kepada masyarakat, individu dan lingkungan hidup.

Pengunjung tidak akan menjumpai gambaran tentang Islam yang dikaitkan dengan peperangan dan pembahasan hukum Islam yang kadang dianggap rumit oleh sebagian orang.

Situs itu ingin menunjukkan bahwa Islam mewarnai kehidupan sosial sehari-hari penganutnya. Tidak heran jika Anda akan melihat penampilan muslim dengan pakaian jubah, tunik, kerudung dan kopiah, serta muslim dalam pakaian ala Barat. Warna-warna yang dipilih untuk menyajikan materi kampanye juga tidak monoton hitam dan hijau, melainkan menampilkan warna-warna cerah menyegarkan.

Hasil jajak pendapat yang melatarbelakangi diadakannya kampanye ini dapat dibaca pada berita Hidayatullah.com lainnya "Survei di Inggris: Minim Info, tapi Asosiasikan Islam dengan Keburukan". [di/ibm/www.hidayatullah.com]

Islamofobia Dipicu Oleh Politisi dan Media


Peserta konferensi mengajak agar masyarakat Inggris menghentikan perang atas muslim

Hidayatullah.com--Para aktivis, jurnalis dan serikat dagang mendesak agar berbagai komunitas di seluruh penjuru Inggris melawan Islamofobia yang disebutnya sebagai "bentuk rasisme yang diterima secara sosial" oleh masyarakat.

Seperti dilansir Morning Star, dalam konferensi "Stop Islamophobia" yang digelar Sabtu lalu, para pembicara menyoroti hubungan antara serangan terhadap muslim yang terjadi setiap hari yang didukung oleh kelompok politik arus besar dengan kampanye "war on teror" yang dilakukan oleh media.

Menurut peserta konferensi yang didukung oleh sejumlah organisasi termasuk Stop The War Coalition, British Muslim Initiative dan Unite itu, merebaknya paranoia atas Islam dan menjamurnya English Defence League bukanlah sebuah kebetulan belaka.

Tokoh politik muslim Salma Yaqoob mengatakan, sikap Islamofobi tidak hanya terdapat di partai-partai berhaluan kanan-jauh seperti BNP dan Ukip, tapi juga meluas ke ranah arus besar politik.

"Mengejutkan, sebuah negara seperti Swiss yang kita anggap netral dan progresif begitu paranoid sehingga melarang pembangunan masjid dengan menara, meskipun di negara itu hanya baru ada empat buah saja," katanya.

Seumas Milne yang merupakan seorang jurnalis mengatakan, "politisi kulit putih di Eropa mendikte kaum perempuan pakaian apa yang harus mereka kenakan dengan alasan nilai-nilai kebebasan dan liberal." Hal itu sesungguhnya merupakan pengulangan apa yang dilakukan oleh bangsa ketika dulu Inggris dan Perancis menjajah Afrika Utara.

"Mereka berusaha untuk melarang hijab dengan alasan kemajuan dan kebebasan, padahal sebenarnya atas nama penjajahan dan penindasan," katanya.

"Dalam inkarnasi Islamophobia moderen, itu merupakan akibat langsung dan merupakan ideologi yang mendukung perang imperialisme moderen, penjajahan dan intervensi," tegas Milne.

Moazzam Begg, sebagai seorang mantan tahanan Guantanamo dan korban serangan brutal atas muslim, menggambarkan betapa Islamofobia menyebabkan muslim mendapat perlakukan yang tidak adil, dipenjara tanpa disidang, dan dilecehkan oleh petugas intel. Serta menjadi korban dari peraturan perundangan anti-teror, kebijakan dan ide-ide lain yang belum pernah ada sebelumnya.

Anggota parlemen dari Partai Buruh, James Corbyn, menenkankan perlunya menyoroti kaitan antara perang imperialis, peningkatan jumlah pencari suaka dari negera konflik, resesi dan meningkatnya sikap-sikap fasis.

"Ini adalah masalah identitas, budaya, ras, dan juga tentang solidaritas kelompok, untuk melindungi pelayanan, dunia kerja dan masyarakat kita dari hal-hal yang akan memecahbelahnya," kata Corbyn.[di/ms/www.hidayatullah.com]

Ground Zero Bakal Jadi Masjid


NEW YORK, KOMPAS.com — Sebuah rencana ambisius untuk membangun sebuah masjid di dekat Ground Zero di New York telah membuat marah warga kota itu. Ground Zero merupakan sebutan untuk lokasi bekas menara kembar yang runtuh ditabrak dua pesawat teroris dalam serangan 11 September 2001.

Para pendukung proyek itu mengatakan, rencana pembangunan pusat Islam yang berupa gedung bertingkat tersebut akan mengubah citra jalan Manhattan dan cara orang Amerika berinteraksi dengan umat Islam, sejak hampir 3.000 orang tewas dalam serangan pada 11 September itu. Telegraph, Senin (17/5/2010), melaporkan, masjid itu akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, teater, dan tempat penitipan anak, serta terbuka bagi semua pengunjung demi menunjukkan bahwa umat Islam merupakan bagian dari komunitas Amerika, bukan merupakan elemen masyarakat yang terpisah.

Namun, karena lokasi masjid yang diusulkan tersebut hanya sejengkal dari lubang menganga Ground Zero, rencana itu kontan bikin marah sejumlah warga lokal. "Kemarahan berlanjut," tulis situs web www.nomosquesatgroundzero.wordpress.com dengan gambar close-up retuntuhan Twin Towers.

Dalam situs itu dikatakan, keberadaan pusat Islam itu akan "memberi bayangan tidak sopan atas Ground Zero". Yang lain membandingkan ide itu dengan membangun sebuah pusat budaya Jerman di Auschwitz. "(Itu sama dengan) meludahi wajah setiap orang yang tewas pada 9/11," tulis Blitz, yang mendeskripsikan dirinya sebagai harian antijihad.

Tingkat kemarahan itu tidak biasa di antara warga New York yang menyalahkan Islam ketimbang hanya Al Qaeda atau kelompok militan lain atas peristiwa 9/11 dan konfrontasi global terhadap Amerika Serikat. "Ini merupakan lingkungan yang salah untuk membangun masjid," kata Scott Rachelson (59) saat ia pergi ke kantornya. Rachelson, yang bekerja dengan orang-orang yang mencari kompensasi terkait kerusakan atas serangan 9/11, mengatakan, hidupnya berubah selamanya sejak hari ketika dua pesawat yang dibajak menabrak Manhattan.

"Saya di sini. Bagi saya, dan semua orang yang ada di sini, kami mengalami gangguan stres pascatrauma," katanya. "Rasanya seperti baru saja kemarin."

Seorang wanita yang tinggal di apartemen di sebelah rencana lokasi masjid itu mengatakan, dia tidak bisa menerima proyek tersebut. "Saya berbohong jika saya mengatakan itu tidak membuat saya sedikit gugup," kata Jennifer Wood (36) saat ia membawa anaknya berjalan-jalan.

Di Eropa Ditekan, Jilbab di Kanada Justru Berkembang


Berawal dari sebuah keinginan, Dikra Ait Nancere kemudian membuat produk dengan label N-ti. Dalam bahasa Arab berarti Anda (perempuan). Melalui produk ini, ia ingin memenuhi kebutuhan rancangan jilbab bagi perempuan Muslim yang ada di Montreal, Kanada. Sebagian besar mereka adalah perempuan aktif dan pekerja.

Berdasarkan pengamatannya, ia waktu itu merasa belum menemukan rancangan jilbab yang mampu memenuhi kebutuhan perempuan Muslim modern di kota tersebut. Maka, tahun 2007, menjadi langkah awal baginya untuk memenuhi hasratnya. Ia merancang pakaian kasual untuk perempuan Muslim di basement rumahnya.

Rancangan perdana yang dibuat, ia tunjukkan kepada kalangan terbatas. Sejumlah teman ia undang untuk melontarkan komentar. Bahkan, ia juga membentuk sebuah kelompok yang secara khusus diminta memberikan masukan atas rancangan yang telah ia buat.

"Mereka menyukai ide saya itu dan saya melihat ada potensi bisnis di sana," katanya seperti dikutip Arab News, akhir April 2010 lalu. Dan, sejarah pun tertoreh. Pada Mei 2008, ia menghadiri perayaan pembukaan butik N-ti yang pertama. Butik yang menawarkan pakaian simpel dan trendi bagi Muslimah.

Nancere, perempuan Kanada asli Maroko yang kini memimpin N-ti itu, mengatakan jilbab ada di seluruh dunia. Setiap negara memiliki gaya uniknya sendiri-sendiri. Ada jilbab bergaya Arab Saudi, Maroko, Mesir, dan juga bergaya Kanada.

Menurut dia, di Kanada masih jarang jilbab yang kasual dan praktis bagi para perempuan Muslim. Nancere menambahkan, banyak perempuan Muslim di Montreal yang bekerja. Melalui N-ti, ia ingin menyuguhkan beragam pilihan pakaian yang mungkin cocok bagi mereka.

"Saya berkewajiban menawarkan pilihan pakaian untuk perempuan pekerja dan pakaian itu praktis bagi pekerjaan mereka," ujar Nancere. Ia mengakui, keberhasilan mendirikan sebuah butik jilbab itu bukanlah hal mudah untuk dilalui. Banyak rintangan yang harus ia taklukkan.

Nancere mengungkapkan, ia menghadapi masalah keuangan dan merek setelah ia mendaftarkan butiknya sebagai toko busana Muslim. Ia mengatakan, banyak toko yang telah berdiri menjual makanan halal hingga buku-buku Islam. Tetapi, toko yang ia dirikan, merupakan yang pertama menjual pakaian Muslim di Montreal.

Namun, tantangan itu tak membuatnya kendur. Ia berhasil membuka butiknya dengan suntikan dana dari sejumlah sumber, baik teman maupun keluarganya. Pada 2009, ia memutuskan memperbesar usahanya dengan menjadikan tokonya sebagai sebuah perusahaan, N-ti Inc. Sang suami, pun memberi sokongan operasi perusahaan ini.

Nancere mengakui, risiko memang menghadang pilihannya itu. Namun, ia sejak awal telah yakin bahwa pilihannya itu tak salah. Dalam kurun waktu satu tahun setelah berdirinya N-ti Inc, ia menyiapkan untuk ketiganya koleksi pakaian musim semi dan panas.

Menurut Nancere, koleksi ini tak hanya dipajang untuk para langganan butiknya. Namun, pakaian rancangannya juga dikenakan para model di panggung peragaan busana. Koleksi pakaian untuk para perempuan Muslim yang bertema 'Wind of Sand' itu, ditampilkan dalam peragaan busana pertama yang digelar N-ti.

Acara tersebut digelar pada awal April lalu di Montreal. Acara yang menampilkan rancangan hijab itu rencananya akan digelar secara reguler. Model non-Muslim Kanada kelahiran Prancis, Audrey Gueria, Elsa Desloges, dan Mariam, mengenakan koleksi N-ti dalam peragaan itu.

Mereka mengungkapkan, ini merupakan pengalaman menarik. "Saya berasal dari wilayah sub-urban, dengan peragaan ini saya berkesempatan mempelajari sebuah kultur baru. Bagi saya, ini sangat menarik," ujar Audrey. Mereka berjalan di panggung diiringi musik Islami.

Di belakang saat mereka berjalan menyusuri panggung peragaan, musik milik Outlandish dan Sami Yusuf diputar. Sementara, Shaima Mahmoud, seorang pegawai bank, mengatakan pertunjukan pakaian itu berjalan dengan baik. Ia mengatakan, N-ti menawarkan pakaian untuk para ibu dan perempuan yang ingin tetap gaya.

Lalu, bagaimana masa depan N-ti selanjutnya. Nancere mengatakan, ia akan mengembangkan sistem waralaba untuk usahanya itu. "Dalam kurun waktu setahun ini, saya berkeinginan bisa membuka sebuah toko di Toronto," katanya. Ia memiliki mimpi, ada satu toko di setiap kota besar.

Titik terang bagi perkembangan busana Muslim ini begitu kontras dengan kondisi yang kini terjadi di Eropa. Jilbab sedang menjadi 'musuh bersama' di wilayah tersebut. Berbagai negara di Eropa pun berlomba untuk melarang Muslimah mengenakan jilbab di tempat umum. Saat di Eropa menghadapi tekanan, jilbab di Kanada justru terus mengundang minat.
Red: irf
Rep: ferry kisihandi

April Mop: Hari Dimana Umat Islam Dibantai


Maret akan segera usai. Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?

Sejarah April Mop

Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.

Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.

Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine’s Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.

Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April’s Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.

Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur’an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.

Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur’an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.

Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.

Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.

Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April’s Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.

Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.

Jadi, perhatikan sekeliling Anda, anak Anda, atau Anda sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop tanpa kita sadari. (sa/berbagaisumber)

2 Tokoh Ateis Ingin Paus Benediktus Ditangkap


Dua tokoh ateis di Inggris tengah mengupayakan agar pihak berwenang bisa menahan Paus Benediktus XVI saat dia mengunjungi Inggris September mendatang. Menurut mereka, pemimpin Gereja Katolik Roma se-Dunia itu turut bertanggungjawab dalam sejumlah skandal pelecehan seksual anak-anak yang melibatkan para rohaniwan Katolik di Amerika dan Eropa.

Laman harian The Guardian, Minggu 11 April 2010, mengungkapkan bahwa dua tokoh ateis, Richard Dawkins dan Chistopher Hitchens, telah menyewa konsultan hukum untuk meneliti apakah ada dasar hukum yang tepat di Inggris untuk menahan Paus begitu tiba di negara itu.

Dua tokoh dari kaum yang tidak percaya akan adanya Tuhan itu menuding bahwa Paus, sebagai pemimpin di Tahta Suci Vatikan, harus bertanggungjawab karena berupaya menutup-nutupi pelecehan seksual yang melibatkan rohaniwan Gereja Katolik sehingga dia harus ditangkap karena terlibat "kejahatan atas kemanusiaan," demikian menurut konsultan hukum yang disewa Dawkins dan Hitchens.

Guardian mengungkapkan adanya sepucuk surat yang ditulis Paus - yang bernama asli Joseph Ratzinger - pada 1985. Saat itu yang bersangkutan masih menduduki jabatan Kardinal.

Dalam suratnya, Ratzinger meminta agar seorang uskup di AS, yang terjerat kasus pedofilia, untuk tidak disorot demi kebaikan gereja. Kepada harian The Times, Dawkins, yang merupakan penulis buku "The God Delusion" menilai bahwa itu merupakan upaya Ratzinger untuk menutup-nutupi skandal itu sekaligus meminta korban untuk tidak berbicara.

Sedangkan Hitchens, penulis buku "God Is Not Great," mengatakan bahwa Paus bukanlah orang yang di atas atau di luar hukum. Dia menilai bisa saja Paus ditangkap seperti halnya saat Inggris menahan mendiang diktator Cile, Augusto Pincohet, saat mengunjungi negara itu pada 1998.

Sementara itu, Vatikan menegaskan bahwa Paus tidak ada kaitannya dengan segala skandal yang terjadi dan tidak bisa ditindak secara hukum karena statusnya setara dengan kepala negara.

"Paus adalah kepala negara dan dia punya status hukum yang sama dengan semua kepala negara," kata Giuseppe Dalla Torre, ketua mahkamah Vatikan.

Hamas Peringatkan Soal Skema Penghancuran Generasi Muda Palestina


GAZA (SuaraMedia News) – Gerakan perlawanan Islam Hamas mengatakan bahwa sejak pemerintah Perdana Menteri Salam Fayyad dan Presiden Mahmoud Abbas berkuasa di Tepi Barat, universitas-universitas Palestina masuk dalam pengawasan musuh.

Zionis dan Amerika Serikat berniat untuk membunuh dan mengubur semangat gerakan perlawanan dalam hati dan pikiran generasi penerus Palestina, yaitu para mahasiswa universitas.

Gerakan tersebut mengomentari mengenai meningkatnya ketegangan di Universitas Nasional An-Najah, yang membuat para petinggi universitas dievakuasi dan diungsikan dari kampus untuk mengendalikan bentrokan yang pecah antara mahasiswa dan para pemimpin dan anggota gerakan pemuda Fatah.

Sebuah perdebatan di situs jejaring sosial Facebook berubah menjadi buruk setelah para mahasiswa Universitas An-Najah terlibat bentrok satu sama lain dan mengakibatkan puluhan orang terluka.

Setelah berdebat di situs tersebut, mahasiswa An-Najah di Tepi Barat mengeluarkan rantai dan tongkat besi dan mulai terlibat tawuran pada hari Minggu lalu.

Banyak di antara mereka harus dirawat di rumah sakit, kata para polisi seperti dikutip oleh RIA Novosti pada hari Selasa.

Kantor berita Palestina, Ma’an, menyebutkan bahwa seisi kampus dievakuasi dan keamanan kampus didatangkan.

Bentrokan tersebut awalnya dipicu oleh perdebatan panas antara para mahasiswa minggu lalu, namun perdebatan tersebut mereda.

Akan tetapi, argumen kembali mengemuka dan meluas menjadi bentrokan pada hari Minggu. Beberapa orang mahasiswa mengalami luka memar dalam insiden tersebut, kata Makram Daraghma, ketua Senat mahasiswa An-Najah.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas menyebutkan: “Tidak diikutsertakannya blok Islam dan pembekuan aktivitas mereka, ditambah dengan penculikan putra putri serta para pemimpinnya oleh kelompok-kelompok Abbas dan Israel merupakan bagian dari skema kotor. Blok Islam adalah baris pertahanan universitas. Dan jika pertahanan itu tidak ada, maka akan ada banyak penyalahgunaan di universitas.

Hamas menambahkan, “Ada kekhawatiran mengenai upaya membuat lupa budaya tanah tumpah darah di kalangan mahasiswa yang turut berperan dalam Intifada sebelunya, di mana ada ratusan orang martir dan ribuan tahanan yang saat berjuang dapat mengancam para penjajah.”

Hamas mengatakan: “Lebih dari separuh mahasiswa di Birzeit dan Hebron membenarkan bahwa dikeluarkannya blok Islam tidak mempengaruhi keberadaan dan popularitas gerakan. Namun bisa mengorganisir gerakan dari luar negeri, menyusun rencana untuk melawan Zionis dan Amerika serta para sekutunya guna memproklamirkan negara Palestina baru.”

Kesimpulannya, Hamas mengatakan, “Para petinggi universitas dan departemen harus menjaga anak didiknya dan menghentikan apa yang terjadi di depan mata mereka. Dengan skema penghancuran yang ditujukan kepada mahasiswa, serta mengembalikan peranan universitas dalam menghasilkan para ilmuwan dan pemikir, serta pemimpin gerakan perlawanan dan politik.” (dn/im/sf)

AS Tekan Indonesia Soal HAM


Hidayatullah. com–Belum lama ini, di beberapa mailing list (forum diskusi internet) tersebar surat elektronik yang berisi desakan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakuan perbaikan penegakan HAM di Indonesia.

Jika benar, surat yang disinyalir berasal dari Amnesty International USA itu termasuk “tekanan” tersebulung pihak asing kepada Indonesia.

Isi surat yang sempat dirilis di situs kelompok Aliansi Bhinneka Tunggal Ika (www.anbti.org) itu berisi desakan agar Obama melakukan “tekanan” kepada SBY menyangkut kerjasana militer AS-Indonesia, dan memastikan pengembangan kemampuan profesional petugas keamanan Indonesia harus dikaitkan dengan membawa para pelanggar HAM ke pengadilan, khususnya dalam upaya akhir-akhir ini untuk menggaet Pasukan Khusus Kopassus.

Setidaknya, surat yang bertanda, Executive Director of Amnesty International USA Larry Cox, ini berisi setidaknya 7 poin desakan Amerika terhadap Indonesia. Di antaranya; desakan penyelesian kasus Timor Timur, mendesak dilakukan sidang militer terhadap pelanggar HAM, mempertanyakan lolosnya UU Rajam untuk Homo di Aceh, desakan pembebasan tahanan politik Papua,kelanjutan kasus pengadilan orang-orang hilang, desakan agar memenjarakan orang-orang FPI akibat kasus Perguruan Tinggi Setia pada bulan Juli 2008. Juga desakan penghapusan UU Penodaan Agama dengan dalih kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Pada poin desakan penghapusan UU Penodaan Agama, Amnesty Internasional menemukan ada 8 orang yang dipenjara berdasarkan peraturan hukum ini.

Atas temuan itu, Amnesti mendesak agar pemerintah Indonesia didesak untuk memperbolehkan kebebasan beragama dan menghapus UU Penodaan Agama tersebut.

Agenda AS

Menanggapi berita ini, mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Munarman, menilai, jika memang benar itu surat itu dikeluarkan oleh Amnesti Internasional yang berkedudukan di Amerika Serikat, berarti hal ini telah membuktikan bahwa pemerintahan SBY tak lain adalah boneka yang hanya
menjalankan agenda besar Amerika di Indonesia.

"Sekali lagi, ini memperjelas bukti bahwa SBY hanyalah boneka yang menjalankan agenda besar Amerika di Indonesia," tegas Munarman, saat dimintai pendapat oleh Hidayatullah. com.

Menurut Munarman, surat amnesti tersebut merupakan tekanan buat Indonesia. Amnesti yang berisi desakan sebagaimana tersebut di atas, kata Munarman, memang sudah menjadi bagian agenda Amerika untuk menabalkan hegemoninya di negara ibu pertiwi ini. Sebab Indonesia dinilai sebagai negara yang strategis untuk upaya-upaya itu.

"Indonesia penting sekali bagi mereka. Kita punya sistem geopolitik, ekonomi, sosial, dan agama yang strategis," jelas Munarman.

Dalam aspek ekonomi misalnya, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk melawan dominasi ekonomi China, yang notabene adalah saingan berat Amerika Serikat saat ini. Secara ekonomi, Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar dan potensial.

Sedangkan dari bidang geo-politik, Indonesia menempati posisi yang strategis untuk menghantam saingan-siangan ekonomi Amerika tersebut.

Agenda yang telah dicanangkan dalam Amnesti itu, jelas Munarman, tujuan akhirnya
adalah menciptakan kondisi agar di Indonesia tidak ada lagi semangat solidaritas, khususnya yang berasal dari umat Islam.

"Agar yang pernah di jihad Afghan ditangkapi, agar umat Islam tidak bisa lagi berjihad membela saudara-saudaranya, " ujar Munarman, yang juga Ketua Laskar Pembela Islam (LPI), ini. [ain/www.hidayatull ah.com]

Pembantaian Muslim di Srebrenica oleh Serbia Terkait Gay?


WASHINGTON--Seorang jenderal purnawirawan AS pada hari Kamis menyebut-nyebut homoseksualitas sebagai salah satu penyebab kegagalan Pasukan PBB asal Belanda dalam mencegah tragedi pemusnahan etnik di Srebrenica pada tahun 1995.Seperti diberitakan AFP, John Sheehan, mengemukakan bahwa salah satu penyebab kegagalan pasukan Belanda adalah karena tentara mereka menerima kaum gay sebagai anggota.

Sheehan, mantan komandan NATO dan perwira tinggi angkatan laut, mengemukakan hal itu saat memberi kesaksian di senat demi menentang rencana Presiden Barack Obama yang akan mengakhiri larangan bagi mereka yang mengaku gay untuk bergabung dengan militer AS.Sheehan mengatakan bahwa setelah Perang Dingin berakhir, militer di Eropa berubah dan berpikir bahwa ."sudah tidak perlu lagi punya kemampuan bertempur aktif."

Dia mengatakan proses sosial yang terjadi antara lain "homoseksualitas terbuka" dan "fokus pada operasi sebagai penjaga perdamaian, karena mereka yakin bahwa Jerman atau Soviet tidak akan menyerbu kembali."

"Kasus yang jadi rujukan saya adalah ketika Belanda diminta untuk menjaga Srebrenica dari Serbia," katanya. Pasukan PBB asal Belanda saat itu diberi tugas melindungi masyarakat sipil Muslim Bosnia."Batalion mereka lemah, kepemimpinannya buruk, dan saat Serbia masuk, mereka memborgol tentara-tentara itu ke telepon umum lalu membariskan masyarakat Muslim kemudian mengeksekusi mereka."

Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat, Carl Levin, melakukan penajaman untuk mengklarifikasi komentar Sheehan tentang Srebrenica."Apakah para petinggi Belanda mengatakan kepada Anda bahwa (jatuhnya Srebrenica) adalah karena ada prajurit gay?" tanya Levin."Ya," kata Sheehan lalu melanjutkan: "Mereka memasukkan hal itu sebagai bagian dari permasalahan."

Sheeha yang pensiun dari militer pada tahun 1997, mengatakan ia diberitahu oleh mantan kepala staf tentara Belanda.Levin dengan keras menolak dugaan Sheehan dan mengatakan bahwa menghubungkan pembantaian di Srebrenica dan gay di militer Belanda adalah "terlalu jauh."

Kegagalan pasukan PBB Belanda untuk menangkis serangan Serbia "tidak ada hubungannya dengan orientasi seksual " tapi terkait dengan "latihan dan aturan pelibatan," kata Levin.
Hampir 8.000 pria Muslim Bosnia dan anak laki-laki tewas setelah pasukan Serbia menangkap mereka di Srebrenica pada 11 July 1995. Pembantaian itu adalah yang terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Sumber Berita:
ant/AFP


Paus Bakal Tanggapi Skandal Asusila


DEN HAAG--Paus Benedictus XVI mendapat banyak tekanan akibat sejumlah kasus pelecehan seksual yang terjadi di dalam gereja Katolik-Roma. Harian Belanda, de Telegraaf, menulis, Jumat (19/3) ini Paus dijawalkan bakal menanggapi masalah tersebut.

Selain mengutip soal rencana Paus, harian tersebut juga memuat pernyataan Kanselir Jerman, Angela Merkel terkait skandal asusila di gereja Katolik. Angela Merkel menyatakan, cuma ada satu cara mengatasi tekanan tersebut: gereja harus buka-bukaan. Merkel menuntut 'kejujuran dan kejelasan' gereja Katolik-Roma.


Terbukanya kasus pelecehan seksual pendeta-pendeta Katolik-Roma terhadap sejumlah bocah laki-laki di Irlandia, Jerman, Belanda, Austria, Meksiko, Brasil, Amerika Serikat, Kanada dan Australia mengguncang gereja Katolik-Roma sampai ke akarnya. Paus sebagai pemimpin tertinggi kelompok keagamaan ini akhirnya memutuskan untuk angkat bicara.

Yang menarik adalah, Paus sama sekali tidak bicara soal kasus di negeri kelahirannya, Jerman.
Menurut uskup Jerman Stephen Ackerman, gereja Katolik-Roma di negaranya memilih bungkam soal skandal asusila tersebut.

Ackerman - yang belum lama ini menjadi kontak untuk pengaduan mengenai pelecehan seksual di Jerman - menyatakan, sama sekali tidak ada usaha dari gereja untuk menyelesaikan kasus ini. Menurut Ackerman, seperti ditulis de Telegraaf, gereja Katolik-Roma khawatir reputasi mereka rusak jika kasus ini benar-benar dibuka.

Radio Netherland

KIRIM SMS GRATIS
Jejaring Sosial
Langganan Berita

Masukkan email anda:

Sponsor
Iklan
September 2010
S S R K J S M
« Agu    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
KlikSaya